1.500 Siswa Bersaing Ketat di OSA-UKA Al Azhar 2019

1.500 Siswa Bersaing Ketat di OSA-UKA Al Azhar 2019

1.500 Siswa Bersaing Ketat di OSA-UKA Al Azhar 2019

1.500 Siswa Bersaing Ketat di OSA-UKA Al Azhar 2019
1.500 Siswa Bersaing Ketat di OSA-UKA Al Azhar 2019

Sebanyak 1.500 siswa dari 61 sekolah Al Azhar se-Indonesia mengikuti Olimpiade

Sains Al Azhar (OSA) dan Unjuk Kreasi Al Azhar (UKA) 2019 di Sukoharjo, 24-26 Januari 2019. Mereka akan bersaing di 12 mata pelajaran (mapel) yang dilombakan, sedangkan untuk UKA ada 24 cabang lomba yang dipertandingan.

Penanggung jawab kegiatan lokal OSA dan UKA 2019, Kartika Dewi Anggraini mengatakan jika kegiatan ini akan berlangsung seru dan menarik. Karena akan diikuti sekitar 1.500 siswa Al Azhar se-Indonesia.

“Ini kompetisinya levelnya tingkat SMP dan SMA. Untuk kepanitiaannya itu dari Al Azhar Jakarta, dari Al Azhar Solobaru hanya mempersiapkan tempat dan acara karena kebetulan sebagai tuan rumah,” ujarnya, Kamis (24/1).
OSA-UKA Al Azhar Solobaru

PEMBUKAAN: Sebanyak 1.500 siswa dari 61 sekolah Al Azhar se-Indonesia

mengikuti Olimpiade Sains Al Azhar (OSA) dan Unjuk Kreatifitas Al Azhar (UKA) 2019 di Sukoharjo. (Istimewa)

Lewat OSA dan UKA ini, siswa Al Azhar dari berbagai provinsi akan unjuk bakat dan kemampuan sainsnya. Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik di 12 mapel dan 24 cabang lomba yang dipertandingkan. Mereka yang ikut pastinya siswa-siswa kreatif dan berprestasi yang di sekolah Al Azhar di berbagai daerah.

“Event ini daya tariknya sangat luar biasa. Persiapan para peserta juga luar biasa dan matang untuk tampil di OSA dan UKA ini. Untuk perlombaannya ada di Hotel Best Western dan sekolah,” sambung Direktur Pendidikan Al Azhar Solobaru, Sukoharjo ini.

Dengan olimpiade ini diharapkan output dari peserta yang mengikuti lomba ini

bisa maju sampai ke tingkat internasional mewakili Indonesia untuk ajang yang sama. Sejauh ini sudah cukup banyak siswa–siswa Al Azhar yang mengikuti Olimpiade tingkat internasional.

“Dari siswa Al Azhar sudah sering mewarnai untuk olimpiade sains tingkat nasional maupun internasional. Mereka berasal tidak hanya dari satu sekolah saja tapi beberapa sekolah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Al Azhar Solobaru, Hilmi Zulkarnain menambahkan pelaksanaan OSA memperlombakan 3 mata pelajaran SMP dan 9 untuk SMA. Sementara untuk UKA, ada 24 cabang lomba, masing-masing 12 untuk tingkat SMP dan SMA.

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung/

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan
Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Ilmu gizi dan pangan saat ini semakin penting di tengah dunia menghadapi ancaman krisis pangan. Dengan ilmu itu masyarakat bisa diedukasi dan pemahaman pentingnya pemenuhan gizi untuk membangun kualitas generasi penerus. Salah satunya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari jalur pendidikan.

Meneruskan jalur pendidikan gelar master atau S-2 dengan bidang ilmu gizi dan pangan, bisa dilakukan di Jepang. Ajinomoto selama ini setiap tahunnya mengirim mahasiswa Indonesia kuliah S2 di perguruan tinggi negeri sakura itu.

Pengiriman mahasiswa itu melalui Ajinomoto Foundation.

Pada 2019 ini Ajinomoto memberikan beasiswa program pascasarjana kepada mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di enam perguruan tinggi di Jepang. Keenam perguruan itu yakni, Tokyo University, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University dan Waseda University.

Chevia Nadia, 25, adalah salah seorang penerima program beasiswa Ajinomoto. Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menuturkan, sejak lulus dari S-1 di program studi Teknologi Pangan di IPB, dia melanjutkan pendidikan ke Jepang melalui program beasiswa Ajinomoto pada 2017.

“Saya memilih The University of Tokyo (Todai). Selama hampir satu tahun menjadi research student, saya mendapatkan banyak pengalaman belajar tentang bahasa dan budaya Jepang. Tentunya saya saya serta dengan kehidupan di Tokyo,” kata Chevia kepada JawaPos.com.

Untuk diketahui, Ajinomoto mengirimkan mahasiswa ke Jepang

berlangsung sejak 2010. Pada waktu itu Ajinomoti membuat program Beasiswa Penuh. Pada program ini mahasiswa mendapatkan sejumlah tunjangan.

Mulai dari tunjangan sebanyak JPY 150 ribu. Lalu ditambah dengan tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta tiket pesawat ke Jepang. Hingga saat ini Ajinomoto sudah mengirimkan 10 orang mahassiswa terbaik dari Indonesia untuk studi Master.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan beasiswa bisa memenuhi syaratnya. Yakni, calon mahasiswa harus tertarik melanjutkan studi master pada bidang Gizi, Kimia Murni, Biologi, Kesehatan Masyarakat, dan Teknologi Pangan. Ketika di S-1 calon mahasiswa itu telah memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.

Lalu untuk usia maksimal 35 tahun. Lebih penting lagi,

calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta punya motivasi yang tinggi untuk belajar.

Lebih jauh Chevia menuturkan, program bimbingan beasiswa yang diberikan yakni bimbingan penyampaian progress report penelitian setiap tahunnya.

Tahun ini Ajinomoto telah membuka pendaftaran beasiswa penuh untuk program 3th Research student program plus Master student program. Ajinomoto menyediakan 6 perguruan tinggi favorit. Yakninya, Tokyo University, Kyoto University, Nagoya University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Waseda University. Batas akhir pendaftaran tanggal 15 Maret 2019.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/apresasi-adalah/

Rekomendasi KDEI Taipei soal Kuliah-Magang, Hentikan Program IAC

Rekomendasi KDEI Taipei soal Kuliah-Magang, Hentikan Program IAC

Rekomendasi KDEI Taipei soal Kuliah-Magang, Hentikan Program IAC

Rekomendasi KDEI Taipei soal Kuliah-Magang, Hentikan Program IAC
Rekomendasi KDEI Taipei soal Kuliah-Magang, Hentikan Program IAC

Tidak semua kegiatan kuliah sambil magang melalui program Industry

Academia Collaboration (IAC) di Taiwan bermasalah. Ada sebagian yang berjalan baik. Khususnya yang tidak terlalu melibatkan banyak agensi atau yayasan dan sejenisnya.

Kondisi itu diakui Kepala Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan Fajar Nurhadi. Dia bercerita cukup lama ketika ditemui Jawa Pos di kantor KDEI di Distrik Naihu, Taipei, kemarin sore (9/1).

“Rekrutmennya berserakan. Dugaan saya, individu saja bisa

(mengirim mahasiswa program kuliah-magang ke Taiwan, Red),” tuturnya. Menurut dia, sistem rekrutmen yang berserakan dan tidak termonitor pemerintah Indonesia tersebut tidak baik. Pembenahan rekrutmen, antara lain dengan keterlibatan agensi, menjadi salah satu saran perbaikan dari pihak KDEI.

Fajar menjelaskan, agensi yang terlibat dalam pengiriman mahasiswa magang IAC tersebut tidak hanya berada di Indonesia. Ada juga agensi lagi di Taiwan. Misalnya yang dialami sejumlah mahasiswa program IAC di Chia Nan University of Pharmacy and Science. Dia juga mendengar ada mahasiswa Indonesia peserta program IAC di kampus tersebut yang ditempatkan satu asrama bersama pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI.

Menurut dia, ada kasus satu agensi di Taiwan yang menangani program magang untuk sejumlah kampus. “Contohnya, agensi untuk kampus Chia Nan itu sama dengan kampus Far East University,” tuturnya. Tetapi, dengan alasan tertentu, akhirnya kampus Far East memutuskan untuk mengelola sendiri mahasiswa magangnya. Saat ini kuliah sambil magang di Far East University relatif berjalan baik.

Fajar menjelaskan, lalu lintas perjalanan mahasiswa program magang IAC

tersebut tidak diketahui KDEI. Begitu tiba di Taiwan, mereka langsung dibawa agensi. Kemudian diserahkan ke kampus.

Menurut dia, sampai saat ini, KDEI Taipei tetap merekomendasikan program IAC dihentikan sementara. Baik perekrutan maupun pengiriman. Sebab, pengoperasian program itu harus ditata terlebih dahulu. Dia menegaskan bahwa KDEI sudah bertemu dengan Kementerian Pendidikan Taiwan. Mereka siap mengakomodasi masukan Indonesia.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Taipei Sutarsis juga mengungkapkan peran agensi dalam program IAC yang banyak bermasalah itu. Dia menjelaskan, pihak agensi bahkan bisa mengatur atau mengendalikan jurusan yang dipilih mahasiswa. Banyak kasus jurusan yang dipromosikan agensi yang ternyata tidak sesuai dengan jurusan di kampus.

Kemudian, pungutan biaya pemberangkatan yang sangat bervariasi oleh agensi-agensi. “Sebaiknya ada standardisasi,” jelasnya.

 

Baca Juga :

Pengertian BPJS Ketenagakerjaan

Pengertian BPJS Ketenagakerjaan

Pengertian BPJS Ketenagakerjaan

Pengertian BPJS Ketenagakerjaan
Pengertian BPJS Ketenagakerjaan

 

Seputar Pengertian BPJS Ketenagakerjaan.

 

Badan penyelenggara jaminan social ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) adalah badan hokum public yang bertanggungjawab kepada presiden dan berfungsi menyelenggarakan program jaminan hari tua, jaminan pension, jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja bagi seluruh pekerja indoensia termasuk orang asing yang bekerja paling cepat 6 Bulan di Indonesia. Atau juga dapat dikatakan sebagai program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraan nya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

 

 

 

BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bernama Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja)

yang dikelola oleh PT. Jamsostek (Persero), namun sesuai UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT. Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak tanggal 1 Januari 2014.

BPJS Kesehatan dahulu bernama Askes bersama BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. Untuk BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi sejak 1 Juli 2015.

Maka Dapat disimpulkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai berikut:

  1. BPJS Ketenagakerjaan adalah pengganti PT Jamsostek.
  2. BPJS Ketenagakerjaan adalah

program SJSN yang dikhususkan untuk pelayanan bagi tenaga kerja

atau karyawan dalam bentuk jaminan asuransi untuk hari tua. Jadi intinya BPJS Ketenagakerjaan fokus untuk jaminan pensiunan bagi para karyawan.

  • BPJS Ketenagakerjaan dalah program khusus untuk tenaga kerja dan pegawai, baik negeri maupun swasta.
  • Untuk jenis jenisnya serta nominal iurannya masih belum ditentukan karena baru akan diumumkan di awal tahun 2015.

Visi dan Misi BPJS Ketenagakerjaan
Visi : Menjadi Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) berkelas dunia, terpercaya, bersahabat dan unggul dalam Operasional dan Pelayanan.

Misi : Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi:

  1. Tenaga Kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga
  2. Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas
  3. Negara: Berperan serta dalam pembangunan

 

Filosofi Badan Penyelenggara Jamian Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan dilandasi filosofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi risiko sosial ekonomi. Kemandirian berarti tidak tergantung orang lain dalam membiayai perawatan pada waktu sakit, kehidupan dihari tua maupun keluarganya bila meninggal dunia. Harga diri berarti jaminan tersebut diperoleh sebagai hak dan bukan dari belas kasihan orang lain. Agar pembiayaan dan manfaatnya optimal, pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara gotong royong, dimana yang muda membantu yang tua, yang sehat membantu yang sakit dan yang berpenghasilan tinggi membantu yang berpenghasilan rendah.

Suaka Dan Pencari Suaka

Suaka Dan Pencari Suaka

Suaka Dan Pencari Suaka

Suaka Dan Pencari Suaka
Suaka Dan Pencari Suaka

 

Pengertian Suaka Dan Pencari Suaka. Indonesia merupakan

salah satu negara yang harus berhadapan dengan permasalahan orang asing seperti banyaknya pencari suaka yang singgah dan bahkan tinggal di Indonesia. Dengan konsekuensi letak geografis yang strategis, Indonesia merupakan tempat persinggahan favorit bagi gelombang pencari suaka ke negara tujuan yaitu Australia.
Suaka adalah bentuk perlindungan dari dipulangkannya seseorang ke suatu Negara yang ditakuti, yang memungkinkan pengungsi dapat memenuhi syarat untuk menetap disuatu Negara yang pada akhirnya dapat menjadi penduduk tetap yang sah. Kadangkala Seorang pencari suaka adalah seseorang yang menyebut dirinya sebagai pengungsi.

Menurut Kamus Besar

Bahasa Indonesia Suaka berarti   tempat mengungsi (berlindung), menumpang atau menumpang hidup dengan meminta kepada Negara lain.
Pencari suaka adalah orang yang telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan perlindungan namun permohonannya sedang dalam proses penentuan. Apabila permohonan seorang pencari suaka itu diterima, maka ia akan disebut sebagai pengungsi, dan ini memberinya hak serta kewajiban sesuai dengan undang-undang negara yang menerimanya.

Penentuan praktis apakah seseorang disebut pengungsi atau tidak

diberikan oleh badan khusus pemerintah di negara yang ia singgahi atau badan PBB untuk pengungsi (UNHCR). Prosentase permohonan suaka yang diterima sangat beragam dari satu negara ke negara lain, bahkan untuk satu negara yang sama. Setelah menunggu proses selama bertahun-tahun, para pencari suaka yang mendapatkan jawaban negatif tidak dapat dipulangkan ke negara asalnya, yang membuat mereka terlantar. Para pencari suaka yang tidak meninggalkan negara yang disinggahinya biasanya dianggap sebagai imigran tanpa dokumen. Pencari suaka, terutama mereka yang permohonannya tidak diterima, semakin banyak yang ditampung di rumah detensi.

Sangat tidak memungkinkan bagi pencari suaka untuk meninggalkan negeri

asal mereka tanpa membawa dokumen yang memadai dan visa. Maka, banyak pencari suaka terpaksa memilih perjalanan yang mahal dan berbahaya untuk memasuki negara-negara secara tidak wajar di mana mereka dapat memperoleh status pengungsi.

Seputar Pengertian Geografi

Seputar Pengertian Geografi

Seputar Pengertian Geografi

Seputar Pengertian Geografi
Seputar Pengertian Geografi

 

Seputar Pengertian Geografi. “Geografi” berasal dari bahasa Yunani

asal kata ”geo” berarti ”bumi” dan ”graphein” yang berarti ”lukisan” atau ”tulisan. Menurut Eratosthenes, ”geographika” berarti ”tulisan tentang bumi” (Sumaatmadja, 1988: 31). Pengertian ”bumi” dalam geografi tersebut, tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja, melainkan juga meliputi segala gejala dan prosesnya, baik itu gejala dan proses alamnya, maupun gejala dan proses kehidupannya. Oleh karena itu dalam hal gejala dan proses kehidupan, di dalamnya termasuk kehidupan tumbuh-tumbuhan, binatang, dan manusia sebagai penghuni bumi tersebut.

Menurut Richoffen (Hartshorne, 1960: 173) bahwa

 “Geography is the study of the eart surface according to its differences, or the study of different areas of the earth surface…, in term of total characteristics”. Bagi Richoffen bahwa bidang kajian geografi tidak hanya mengumpulkan bahan-bahan yang kemudian disusun secara sistematik, tetapi harus dilakukan penghubungan bahan-bahan tersebut untuk dikaji sebab akibatnya dari fenomena-fenomena dipermukaan bumi yang memberikan sifat individualitas sesuatu wilayah. Sebab ruang lingkup geografi tidak sekedar fisik, melainkan juga termasuk gejala manusia dan lingkungan lainnya. Begitu juga menurut Vidal de la Blache (1845-1919) dari Prancis yang dikenal sebagai “Bapak Geografi Sosial Modern”, mengemukakan bahwa “geography is the science of places, concerned with qualities and potentialities of contries”(Hartshorne, 1960: 13). Kemudian Karl Ritter misalnya menyatakan bahwa “geography to study the earth as the dwelling-place of man”. Dalam pengertian “the dwelling-place of man” tersebut bahwa bumi tidak hanya terbatas kepada bagian permukaan bumi yang dihuni manusia saja, melainkan juga wilayah-wilayah yang tidak dihuni manusia sejauh wilayah itu penting artinya bagi kehidupan manusia.

Berikut adalah Pengertian Geografi Menurut beberapa Ahli adalah :

  1. Menurut Claudius Ptolomaeus Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi
  2. Menurut Ullman (1954) Geografi adalah interaksi antar ruang.
  3. Menurut Strabo (1970) Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemudian disebut konsep Natural Atrribut of Place
  4. Menurut Ekblaw dan Mulkerne Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi, dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni, dan tempat rekreasi yang kita nikmati

Menurut Paul Vidal de La Blance Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini

 

 

Menurut Prof. Bintarto (1981) Geografi mempelajari

hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

  • Menurut Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988) Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan, dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan, dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
  • Menurut Von Rithoffen Geografi adalah studi tentang gejala, dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala, dan sifat tersebut.
  • Menurut Haris (2012) Geografi adalah suatu ilmu yang mengkaji segala aspek-aspek yang ada di permukaan bumi dengan konsep spasial untuk pemanfaatan pembangunan yang ada dipermukaan bumi.
  • Menurut Bernhardus Varenius, Dalam karyanya yang berjudul GEOGRAPHIA GENERALIS, dia membagi geografi menjadi, Geografi absolute, Geografi relative dan Geografi komparatif

Secara sederhana dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi

terbagi menjadi empat hal, seperti yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35), maupun Lounsbury (1975: 1-6), sebagai berikut:
  1. Geografi sebagai suatu sintesis. Artinya pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaan tentang; “what, where, when, why, dan how”. Proses studi semacam itu pada hakikatnya adalah suatu sintesis, karena yang menjadi pokok penelaahan mencakup: apanya yang akan ditelaah, di mana adanya, mengapa demikian, bilamana terjadinya, serta bagaimana melaksanakannya ?
  2. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan. Dalam hal ini geografi berperan sebagai pisau analisis terhadap fenomena-fenomena baik alamiah maupun insaniah. Selain itu dalam geografi juga berperan sebagai suatu kajian yang menelaah tentang relasi, interaksi, bahkan interdependisinya satu aspek tertentu dengan lainnya .
  3. Geografi sebagai disiplin tataguna lahan. Di sini titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus makin ditingkatkan. Sebab, pertumbuhan penduduk yang begitu pesat dewasa ini, menuntut peningkatan sarana yang menunjangnya baik menyangkut kualitas maupun kuantitasnya. Perluasan sarana tersebut, seperti tempat pemukiman, jalan raya, bangunan publik, tempat rekreasi, dan sebagainya, semuanya membutuhkan perencanaan yang lebih cermat dan matang.
  4. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian. Hal ini dimaksudkan agar dua hal bisa tercapai, yaitu: Pertama; meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geogafi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Oleh karena itu dalam tataran ini perlu dikembangkan lebih jauh tentang struktur ilmu (menyangkut fakta, konsep, generalisasi, dan teori) dari ilmu yang bersangkutan. Kedua, meningkatkan penelitian  praktis  untuk  kepentingan  kehidupan  dalam  meningkatkan kesejahteraan umat manusia umumnya (Sumaatmadja, 1988: 41).

Sumber : http://umpnuac.com/tips-menggali-bakat-anak-di-usia-dini/

Pembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum Maksimal

Pembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum MaksimalPembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum Maksimal

Pembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum Maksimal

Pembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum MaksimalPembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum Maksimal
Pembiayaan BPJS Bagi Pasien Belum Maksimal

BANDUNG- Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin

Bandung (RSHS), dr. Rudi Kurniadi Kadarsah, Sp.An., MM., M.Kes. menilai bahwa pembiayaan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, hingga saat ini belum maksimal, meski program ini telah dilaksanakan sejak 1 Januari 2014 lalu.

Menurut Rudi, sebelum BPJS Kesehatan diberlakukan, pengobatan

untuk pasien kanker dapat terfasilitasi melalui sistem yang berlaku sebelumnya, namun setelah sistem diganti dengan BPJS Kesehatan, pengobatan tidak sepenuhnya terfasilitasi.
“Dulu saat dikelola PT Askes, pasien yang melakukan kemoterapi dalam terfasilitasi hingga belasan juta, sekarang pasien baru dapat terfasilitasi sekitar 3 juta saja,” ucapnya.

Rudi mengatakan, dengan diberlakukannya BPJS Kesehatan, masyarakat

yang akan berobat ke rumah sakit umum pemerintah dengan kartu BPJS harus mendapat rujukan dari dokter, klinik/puskesmas atau rumah sakit umum daerah.

“Hal ini yang masih belum dipahami oleh masyarakat, tak jarang pihaknya yang dimarahi pasien karena dipandang tidak becus memberikan layanan kesehatan,” ujar Rudi, dalam diskusi “Unpad Merespons: Diskusi Pandangan Unpad terhadap BPJS” di Ruang Executive Lounge Gedung Rektorat Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (28/01).
Padahal menurut Rudi, RSHS sebagai Unit Pelaksana Teknis BPJS, RSHS yang dikategorikan sebagai rumah sakit tersier (subspesialis), kita harus melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan umum.

“Banyak masyarakat belum tahu, ketika sudah datang ke rumah sakit tersier harus mendapatkan rujukan. Hal ini tentu memberatkan bagi pasien,” katanya.

 

Baca Juga :

Pemprov. Jabar Ungkap Rencana Pembangunan Monorel

Pemprov. Jabar Ungkap Rencana Pembangunan Monorel

Pemprov. Jabar Ungkap Rencana Pembangunan Monorel

Pemprov. Jabar Ungkap Rencana Pembangunan Monorel
Pemprov. Jabar Ungkap Rencana Pembangunan Monorel

BANDUNG. Pemprov. Jabar mengungkapkan rencana pembangunan monorel di wilayah Metropolitan

Bandung. Penjelasan tersebut diungkapkan Kadishub Jabar, Deddy Taufik dalam keterangannya kepada wartawan (6/2). Deddy, atas rencana tersebut memaparkan, dari sisi wilayah yang menjadi sasaran pembangunan monorel adalah area Bandung Raya. Adapun jalur monorel yang disiapkan adalah untuk koridor Tanjungsari-Leuwipanjang.

Dengan terbangunnya jalur monorel tersebut, setidaknya dapat mengatasi kepadatan lalu lintas khususnya di sekitar Jalan Soekarno-Hatta. Berkenaan dengan rencana tersebut, Pemerintah Daerah berkewajiban untuk membebaskan lahan.

Sehubungan dengan rencana tersebut, beberapa minggu yang lalu telah diselenggarakan

pertemuan dengan beberapa daerah antara lain : Pemkab Sumedang, Pemkab KBB, Pemkab Bandung, Pemkot Bandung dan Pemkot Cimahi . Dari pertemuan tersebut seluruh daerah tersebut mendukung terealisasinya pembangunan monorel di area wilayah Metropolitan Bandung, termasuk diantaranya upaya pembebasan lahan.

Sementara itu, berapa luas lahan yang akan dibebaskan kini dalam tahapan perhitungan.

Namun, untuk dana yang dibutuhkan pembangunan monorel jalur Tanjungsari-Leuwipanjang mencapai Rp.5 trilyun sehingga untuk aspek pendanaannya akan didanai oleh investor.

Demikian juga untuk Pembuatan FS, juga akan dilaksanakan oleh pihak swasta. Tentang target selesainya pembangunan monorel tersebut, mengingat ditahun 2018 harus terbangun sistem transportasi terpadu secara nasional dari Jakarta-Bandung-Cirebon-Surabaya, maka monorel yang dibangun di wilayah Metropolitan Bandung juga harus sinegis dengan rencana sistem transportasi terpadu nasional.

Sejalan dengan rencana pembangunan monorel, FS untuk pembangunan kereta api listrik dari Padalarang-Cicalengka juga siap dibuat. FS ini dibuat oleh pihak swasta yang didatangkan dari Negara Perancis.

Harapannya, dengan pembuatan sistem transportasi terpadu diantaranya monorel dapat terbangun sarana transportasi yang menjamin kondisi aman, nyaman dan selamat kepada masyarakat. Sehubungan dengam harapan tersebut,ujar Deddy  stasiun terpadu juga diwujudkan. (Nur)

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18981/apa-itu-fabel

 

Wabub dr.Cellica, Kritik dan Keluhan Masyarakat Harus Dijawab

Wabub dr.Cellica, Kritik dan Keluhan Masyarakat Harus Dijawab

Wabub dr.Cellica, Kritik dan Keluhan Masyarakat Harus Dijawab

Wabub dr.Cellica, Kritik dan Keluhan Masyarakat Harus Dijawab
Wabub dr.Cellica, Kritik dan Keluhan Masyarakat Harus Dijawab

KARAWANG-Badko Guru yang terdiri dari guru PGQ-TKQ-TPQ DAN TQA se-Jabar

mengadakan silahturahim akbar yang berlokasi di Islamic Centre Kab Karawang Sabtu (8/2). Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati dr.Cellica hadir sebagai perwakilan Pemerintahan didampingi Kabag Kesra Setda Kab Karawang Drs Ade Machmud.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karawang dr.Cellica mengatakan, bahwa menurutnya penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan sangat diperlukan.

Dengan pengelolaan pendidikan, menghasilkan kemampuan untuk

mewujudkan pertumbuhan, perubahan, pembaharuan dan kelangsungannya secara simultan serta terus menerus, jelasnya.

Menurut Wabub Cellica, para pengelola pendidikan harus menyikapi kritik-kritik dan keluhan-keluhan masyarakat terhadap mutu pendidikan. Harus dijawab dan diantisipasi, terutama oleh para penanggung jawab, penyelenggara dan pengelola pendidikan”, tuturnya

Keberadaan para pelaku pendidikan, khususnya para penanggungjawab

dan para guru, dituntut untuk lebih mampu mengembangkan keberdayaannya, di samping yang paling penting adalah memiliki kompetensi dan kapabilitas serta akuntabilitas yang tinggi” demikian Wabub Cellica.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18986/klasifikasi-tumbuhan-paku

Dari Musik Melayu ke Dangdut

Dari Musik Melayu ke Dangdut

Dari Musik Melayu ke Dangdut

Dari Musik Melayu ke Dangdut
Dari Musik Melayu ke Dangdut

Orkes Melayu yang asli menggunakan alat musik seperti gitar

rebana, akordeon, gambus dan seruling. Pada tahun 1950-an dan 1960-an banyak berkembang orkes-orkes Melayu di Jakarta yang memainkan lagu-lagu Melayu. Pada masa ini mulai masuk unsur India dalam musik Melayu.

 

Gaya bermusik masa ini masih terus bertahan hingga 1970-an, dimana pada saat itu terjadi

perubahan besar di kancah musik Melayu yang dimotori oleh Soneta Grup pimpinan Rhoma Irama.

 

Dangdut modern

berkembang pada awal tahun 1970-an, memasukkan alat-alat musik modern Barat seperti gitar listrik, organ elektrik, perkusi, terompet dan lain-lain untuk meningkatkan variasi dan sebagai lahan kreativitas pemusik-pemusiknya. Pengaruh rock sangat kental terasa pada musik dangdut.

Baca Juga :