STIE Ekuitas Gandeng Ubaya

STIE Ekuitas Gandeng Ubaya

STIE Ekuitas Gandeng Ubaya

STIE Ekuitas Gandeng Ubaya
STIE Ekuitas Gandeng Ubaya

BANDUNG – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas menggandeng Universitas Surabaya

(Ubaya) untuk pengembangan pendidikan. Kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua STIE Ekuitas Ina Primiana dan Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomi Ubaya Suyanto di Kampus STIE Ekuitas, Jalan PH. H. Mustofa, Kota Bandung, belum lama ini.

Ina mengatakan, kerja sama ini sebagai wadah saling belajar antara kedua pihak. ”Ini sebagai penyelenggaraan kerja sama Tri Dharma Pendidikan yang berupa penelitian bersama, pertukaran dosen dan pertukaran mahasiswa,” ujar Ina.

Dia menambahkan, Ubaya memiliki fakultas ekonomi yang sama dengan STIE Ekuitas.

Dengan demikian, bisa sama-sama meningkatkan kualitas pendidikan.

Ina menambahkan, selain dengan Ubaya, pihaknya juga sudah banyak melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk mahasiswa STIE yang mengambil program double degree di luar negeri, bisa mendapat pinjaman lunak dari kampus. Misalnya, mahasiswa pertukaran di Korea selain mendapat beasiswa juga mendapat pinjaman untuk biaya hidupnya.

Sementara itu Wakil Ketua Bagian Akademik STIE Ekuitas Martha Fani Cahyandito mengatakan,

Ubaya merupakan salah satu perguruan terbaik di Indonesia. Menurut dia, akan ada sharing antara STIE Ekuitas dan Ubaya

”Kita kuat di ekonomi keuangan, perbankan dan kewirausahaan. Sementara saya melihat Ubaya bagus di bidang publikasi dan sudah memiliki international class. Termasuk, kita juga akan membantuk kelas unggulan di tahun ajaran baru nanti,” ujar Fani.

Terkait Kelas Unggulan, pihaknya akan menyaring pelajar berprestasi dari beberapa SMA. Kemudian, mereka akan diberikan beasiswa penuh hingga lulus kuliah.

Kelas Unggulan STIE Ekuitas nanti akan memperkuat communication skill dan presentation skill. ”Kelas Unggulan nanti untuk program D3 sebanyak 20 orang dan S1 sebanyak 20 orang. Jadi totoalnya 40 orang yang akan diberi beasiswa penuh. Kita akan kuatkan kemampuan komunikasi, presentasi, bahasa, adab, akhlak serta karakternya,” ujar Fani. (

 

Baca Juga :

Gelontorkan TPP Rp 1,5 T

Gelontorkan TPP Rp 1,5 T

Gelontorkan TPP Rp 1,5 T

Gelontorkan TPP Rp 1,5 T
Gelontorkan TPP Rp 1,5 T

Bandung – Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelontorkan Rp1,5 triliun pertahun dari APBD

untuk Tunjangan Tenaga Pendidik (TPP) kepada para guru SMA, SMK dan SLB baik PNS maupun non PNS se-Jawa Barat. Itu semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru di Jawa Barat,

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi, anggaran TPP di 2017

hanya Rp 16 miliar. Sedangkan di 2018 menjadi Rp 1,5 triliun.

Kenaikannya memang siginifikan, hal ini mengingat pasca pemberlakukan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang memberi amanah alih kelola kewenangan SM/SMK dari pemerintah kota/kabupaten ke provinsi Jawa Barat. Salah satunya aspek kewajiban provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan para guru PNS dan non-PNS.

”Setelah alih kelola, tunjangan guru PNS mengalami kenaikan dan ini berlaku untuk semua guru baik itu PNS dan non-PNS,” tutur Hadadi di kantornya, kemarin (2/2).

Lebih lanjut dia menjelaskan, melalui kebijakan peningkatan anggaran TPP diharapkan para guru PNS

dan non PNS dapat meningkatkan kualitas kerjanya. Output itulah yang Dinas Pendidikan Jabar harapkan. Sebab, tidak bisa dipungkiri faktor kesejahteraan para guru sangat erat kaitannya dengan kualitas guru tersebut dalam mengajar.

”Maka dari itu, kebijakan ini (meningkatan anggaran TPP) sebagai bentuk perhatian kami kepada guru yaitu meningkatkan kesejahteraannya yang akan berdampak terhadap kualitas guru,” jelasnya.

Detail Tunjangan Tenaga Pendidik ini terang dia, Dinas Pendidikan akan memberikan TPP kepada 81.403 guru baik PNS maupun non PNS yang terdiri atas; 23.928 orang guru PNS dan 14.401 guru non PNS di sekolah negeri. Selebihnya, 23.928 guru non PNS di sekolah swasta.

”Memang ada peningkatan jumlah guru setelah alih kelola SMA/SMK ini, semula hanya 4.240 orang kini menjadi 81.403 orang,” terangnya.

Adapun besaran kenaikan TPP yang diberikan ungkap dia, pertama untuk guru PNS dari awalnya Rp 600.000 menjadi Rp 1,2 juta per orang. Begitu juga dengan tunjangan kepala sekolah dan tenaga pengawas, kepala sekolah Rp 4 juta dan tenaga pengawas Rp 4,5 juta perorang.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/

Perpustakaan Cimahi Bidik e-Book

Perpustakaan Cimahi Bidik e-Book

Perpustakaan Cimahi Bidik e-Book

Perpustakaan Cimahi Bidik e-Book
Perpustakaan Cimahi Bidik e-Book

CIMAHI – Kondisi perpustaan milik kota Cimahi makin sempit saking banyaknya buku,

namun terbatasnya ruang. Menyikapi hal itu pemerintah kota Cimahi berencana melakukan penerapan peminjaman buku via online (e-Book).

Sekretaris Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Mochamad Ronny membenarkan terkait hal itu. Kata dia untuk pembuatane-Book akan direalisasikan triwulan II tahun 2018. Untuk pembuatan e-Book ini, pihaknya menganggarkan Rp150 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2018.

”Tahun sekarang sudah dianggarkan. Kemungkinan triwulan II siap terealisasi,”

katanya saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, kemarin (9/2).

Menurut Ronny, sebenarnya rencana penerapan E-Book sudah dilakukan sejak tahun 2017. Namun, karena tidak teranggarkan, akhrinya realisasinya akan dilaksanakan tahun ini. ”Aplikasinya kita sebut Elektronik Book (E-Book). Nantinya, para peminjam hanya cukup membaca buku lewat aplikasi dengan jenis buku yang telah disiapkan oleh Perpustakaan Kota Cimahi,” ujarnya.

Ronny menjelaskan, dengan aplikasi e-book, akan memudahkan warga untuk meminjam buku. Sebab dengan e-book warga yang ingin membaca buku tidak usah datang ke Perpustakaan Umum Kota Cimahi. Warga cukup membuka situs via telepon genggam atau laptop, akses buku yang diinginkan akan langsung tersedia. ”Jadi nanti baca bukunya lewat hp atau laptop juga bisa,” jelasnya.

Untuk bisa memanfaatkan fasilitas E-Book, lanjutnya, warga diharuskan menjadi anggota Perpustakaan

Umum Kota Cimahi. “Kalau yang belum, harus daftar dulu lewat Perpustakaan Umum Kota Cimahi,” imbuhnya.

Ronny menyebutkan, hingga tahun 2017, stok buku yang terdapat di Perpusatakaan Kota Cimahi mencapai 19.383 eksemplar. Jumlah tersebut belum ditambah dengan pengadaan buku tahun 2017 sebanyak 1.200 eksemplar. ” Kalau jumlah anggota Perpustkaan sampai saat ini ada sekitar 2.269,” sebutnya.

 

Sumber :

https://egriechen.info/

Paradox Hati dan Pikiran

Paradox Hati dan Pikiran

Paradox Hati dan Pikiran

Paradox Hati dan Pikiran
Paradox Hati dan Pikiran

Ketika kesendirian membuat perasaan mati karena sepi. Ketika ilusi semakin menampakan bayangannya menawarkan kebahagiaan yang semu, kebahagiaan yang mudah sekali apabila kita bermimpi ini itu. Aku bertanya ikhwal hal dan sesuatu apa yang berada didalam hatiku ini, Semakin dalam kuresapi apa isi hati itu lebih dalam lagi dan lagi, semakin aku rasakan bahwa didalamnya tidak ada rasa apapun, tidak ada sesuatu pun, tidak ada seorangpun. Kosong, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan semuanya.

Kosong ini aku rasakan semakin memuncak akhir-akhir ini. Memaksaku menulis beberapa kata agar puncak itu meluap dan sedikit demi sedikit memudar dari pikiran kedalam tulisan. Agar beban didalam pikiran tidak terlalu berat. Entahlah, aku sendiri tak tahu beban apa yang sebenarnya aku rasakan, karena kenyataannya aku sama sekali tak memiliki beban didalam pikiran. Mungkin ini gejala psikosomatis beban pikiran, merasa punya beban akan tetapi tidak memiliki beban apa-apa.

Anda adalah apa yang anda pikirkan.  Akan tetapi aku mendapatkan pikiranku ini sedang tidak memikirkan apa-apa, padahal untuk mengetahui bahwa aku sedang tidak memikirkan apa-apa itu maka aku haruslah memikirkan apa yang berada didalam pikiranku sendiri. Mungkin masalahnya adalah aku terlalu memikirkan apa yang ada didalam pikiranku sendiri sedangkan didalam pikiranku tidak ada yang lain selain memikirkan pikiranku sendiri. Maka terciptalah paradox yang membuat hatiku merasa kosong.

Ya, anda adalah apa yang anda pikirkan. Karena pikiranku merasa kosong maka keseluruhan jiwa dan hati ini ikut menjadi kosong. Ah persetan dengan kosong, bukankah kosong itu berarti masih suci dan bersih karena belum terisi oleh hal-hal yang kotor. Maka sekarang aku sudah tidak merasa kosong karena akhirnya pikiranku ini telah kuisi dengan sesuatu tentang pengertian bahwa kosong itu suci dan bersih karena belum terisi oleh hal-hal yang kotor. Anda adalah apa yang anda pikirkan, maka jiwa dan hati ini telah terisi oleh keinginan untuk tidak mengisinya dengan hal-hal yang kotor.

Baca juga ;

Konkurensi adalah

Konkurensi adalah

Konkurensi adalah

Konkurensi adalah
Konkurensi adalah

Konkurensi adalah proses-proses (lebih dari satu proses) yang terjadi pada saat bersamaan. Konkurensi merupakan landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses berada pada saat yang sama. Pada proses-proses konkuren yang berinteraksi mempunyai beberapa masalah yang harus diselesaikan:
1.    Mutual Exclusion
2.    Sinkronisasi
3.    Deadlock
4.    Startvation

A.    Prinsip-prinsip Konkurensi
Konkurensi meliputi hal-hal sbb:
•    Alokasi waktu pemroses untuk proses-proses
•    Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumber daya
•    Komunikasi antarproses
•    Sinkronisasi aktivitas banyak proses.

Konkurensi dapat muncul pada konteks berbeda, antara lain:
1.    Banyak aplikasi (multiple application).
Multiprogramming memungkinkan banyak proses sekaligus dijalankan. Proses-proses dapat berasal dari aplikasi-aplikasi berbeda. Pada sistem multiprogramming bisa terdapat banyak aplikasi sekaligus yang dijalankan di sistem komputer.
2.    Aplikasi terstruktur.
Perluasan prinsip perancangan modular dan pemrograman terstruktur adalah suatu aplikasi dapat secara efektif diimplementasikan sebagai sekumpulan proses. Dengan sekumpulan proses, maka tiap proses menyediakan satu layanan spesifik tertentu.
3.    Struktur sistem operasi.
Keunggulan strukturisasi dapat juga diterapkan ke pemrograman sistem. Beberapa sistem operasi aktual yang dipasarkan dan yang sedang dalam riset telah diimplementasikan sebagai sekumpulan proses. Sistem operasi bermodelkan client/server menggunakan pendekatan ini.
4.    Untuk Strukturisasi Satu Proses.
Saat ini untuk peningkatan kinerja maka satu proses dapat memiliki banyak thread yang independen. Thread-thread tersebut harus dapat bekerjasama untuk mencapai tujuan proses.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Mutual Exclusion

Mutual Exclusion

Mutual Exclusion

Mutual Exclusion
Mutual Exclusion

Mutual exclusion adalah jaminan hanya satu proses yang mengakses sumber daya pada satu interval waktu tertentu. Sumber daya yang tidak dapat dipakai bersama pada saat bersamaan.

Sering terjadi pada peralatan pencetakan (printer). Daemon printer adalah proses yang melakukan penjadwalan dan pengendalian pencetakan berkas-berkas di printer. Ruang disk ini disebut direktori spooler. Direktori spooler membagi disk menjadi sejumlah slot. Slot-slot diisi berkas yang akan dicetak. Terdapat variabel in yang menunjuk slot bebas pada ruang disk yang akan dipakai untuk menyimpan berkas yang ingin dijadwalkan untuk dicetak. Bagian program yang sedang mengakses memory atau sumber daya yang dipakai bersama disebut critical section. Jika proses pada critical section memblokir proses-proses lain dalam antrian, maka akan terjadi startvation dan deadlock.

Kesuksesan proses-proses konkurensi memerlukan pendefinisian critical section dan memaksakan mutual exclusion di antara proses-proses konkuren yang sedang berjalan. Pemaksaan mutual exclusion merupakan landasan pemrosesan konkuren. Fasilitas atau kemampuan menyediakan dukungan mutual exclusion harus memenuhi kriteria sbb:
•    Mutual exclusion harus dijamin, bahwa tidak ada proses lain, kecuali dirinya sendiri. Di sini terjadi proses tunggal.
•    Proses yang berada di noncritical section, dilarang mem-blocked proses-proses lain yang ingin masuk critical section. Hal ini bisa terjadi startvation.
•    Harus dijamin bahwa proses yang ingin masuk critical section tidak menunggu selama waktu yang tak terhingga. Ini bisa mengakibatkan masalah deadlock dan antrian proses bertambah panjang.
•    Ketika tidak ada proses pada critical section, maka proses yang ingin masuk critical section harus ijinkan masuk tanpa waktu tunda.
•    Tidak ada asumsi mengenai kecepatan relatif proses atau jumlah yang ada.
•    Proses hanya tinggal pada critical section selama satu waktu yang berhingga

Sumber : https://filehippo.co.id/

Gencarkan Gerakan Literasi di Masyarakat

Gencarkan Gerakan Literasi di Masyarakat

Gencarkan Gerakan Literasi di Masyarakat

Gencarkan Gerakan Literasi di Masyarakat
Gencarkan Gerakan Literasi di Masyarakat

Dalam Rangka Gebyar Pendidikan, Balai Bahasa Jawa Barat dibawah Kementrian Pendidikan

meng­gelar Gerakan Literasi Nasio­nal Tahun 2019.

Dalam gelaran tersebut se­dikitnya 350 peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMA, SMK dan MA Bandung Raya,Duta Bahasa, Duta Kam­pus, Perusahaan, Komunitas Penulis, Kelompok Kerja Li­terasi Kota Bandung, MGMP Bahasa Indonesia Cimahi, dan penggiat literasi masyarakat se Bandung Raya, ikut meria­hkan acara.

Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Dr. Sutejo menuturkan, acara ini dilakukan secara rutin dalam setiap tahunnya. Gerakan Literasi Nasional ini merupakan tugas dan amanat dari badan pengembangan bahasa Jawa Barat untuk me­ningkatkan minat literasi.

”Kegiatan dalam rangka gebyar pendidikan ini se­muanya akan bermuara di literasi Jawa Barat.

Kami ber­harap dengan kegiatan ini akan tumbuh sikap positif, artinya setia, sadar dan bang­ga terhadap bahasa indonasia” tutur Sutejo, di Hotel Crowne Jalan Tamblong No. 19 Bandung, belum lama ini.

Menurutnya, dalam rang­ka menggencarkan literasi di masyarakat, Balai Ba­hasa memberikan pembi­naan bagi penggiat literasi. Tidak hanya itu, pihaknya juga memilih tiga orang terbaik untuk dididik jadi penyuluh.

”Literasi juga harus tumbuh didalam keluarga, upaya pelatihan, sosialisasi, moti­vasi masyarakat

untuk mem­baca dan menulis harus ada keteladanan dari keluarga,” ujarnya.

Dijelaskan Sutejo, hingga saat ini tingkat literasi di In­donesia masih rendah. Dari hasil survei yang dilakukan pihaknya, dengan cara me­nanyakan kepada siswa be­rapa banyak buku yang sudah mereka baca dalam satu tahu, tak ada satu siswa pun yang bisa menjawab.

”Untuk itu kita targetkan anak sekolah didorong untuk membuat satu tulisan yang akan di bukukan, juga kom­petisi lomba menulis cerita,” jelasnya.

 

Baca Juga :

Rp 168 M untuk Honor Guru

Rp 168 M untuk Honor Guru

Rp 168 M untuk Honor Guru

Rp 168 M untuk Honor Guru
Rp 168 M untuk Honor Guru

Pemerintah Kota Bandung, menyiapkan anggaran sebesar Rp 168 miliar untuk keperluan honorarium guru dan tenaga administrasi sekolah non PNS dari mulai tingkatan PAUD formal dan non formal, SD, serta SMP Negeri maupun swasta.

“Totalnya untuk 12.000 orang guru dan tenaga administrasi sekolah non PNS. Datanya yang sudah ada di Dapodik (Data Pokok Pendidikan),” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Mia Rumiasari di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).

Menurut Mia, proses pencairan tersebut diatur dalam rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal)

yang mengatur dan sudah memasuki tahap akhir. Dia menjelaskan, saat ini Perwal honorarium peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dalam tahap finalisasi. Kalau sudah ditandatangani, maka akan segera proses pencairan. “Semoga minggu ini selesai, dan akan diproses di minggu depan. Anggarannya sudah dialokasikan,” katanya.

Besaran yang diberikan, kata Mia, berbeda satu sama lain tergantung kriteria. Kriteria A yakni untuk yang pendidikan linear jenjang S1 masa kerja sebelum 31 Desember 2005 dan memenuhi minimal 24 jam pelajaran. Mereka akan menerima honor sebesar UMK sekitar Rp 3,1 juta. “Kriteria B1 sama saja, bedanya bisa tidak linear pendidikannya. Besaran yang diterimanya di bawah UMK,” ujarnya.

“Sementara Kriteria B2 masa kerjanya terhitung dua tahun, mengajak minimal 18 jam pelajaran

, dan pendidikannya boleh linear atau tidak linear. Besarannya lebih kecil lagi. Minimal itu untuk PAUD di angka Rp750.000,” lanjutnya.

Mia menerangkan, besaran itu merupakan “take home pay” jadi pasti ada pengurangan tergantung honor yang diterima di sekolah selama ini. Bisa jadi yang diterima dari Pemerintah Kota besarannya tidak akan sama. Apalagi antara sekolah negeri dan swasta biasanya lebih besar sekolah swasta.

“Kalau sudah selesai prosesnya, jumlah yang dibayarkan terhitung sejak bulan Januari.

Kalau sudah ditandatangani langsung dikeluarkan. Ke depan akan upayakan per bulan dengan persyaratan dari sekolah sudah masuk antara lain kehadiran dan laporan evaluasi kinerja masing-masing,” pungkasnya. (mg1)

SEGERA CAIR: Pemkot Bandung segera akan mencairkan honor bagi guru non PNS dalam waktu dekat. Terlihat juga seorang guru saat mengajar di dalam kelas di hadapan para siswa.

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/user/viewPublicProfile/101457

UNLA Gelar Dies Natalis ke-37

UNLA Gelar Dies Natalis ke-37

UNLA Gelar Dies Natalis ke-37

UNLA Gelar Dies Natalis ke-37
UNLA Gelar Dies Natalis ke-37

Universitas Lalangbuana (UNLA) menggelar Sidang Terbuka Senat, pada Kamis (4/4/2019) dalam rangka Dies Natalis ke-37 dengan tema “Melalui Hari Ulang Tahun yang ke-37 UNLA, Kita Wujudkan Kampus yang Unggul, yang Lulusannya Profesional, Inovatif dan Berkarakter”.

Dalam sambutannya, Rektor UNLA, Dr.H.R.AR. Harry Anwar, S.H, M.H memaparkan soal visi dan misi Universitas Langlangbuana pada priode kepemimpinannya.

“Harus mampu mencerdaskan bangsa menghasilkan sumber daya manusia terdidik, dan dapat memajukkan pendidikan di Indonesia. Dalam kurun waktu 37 tahun tersebut telah berganti 5 orang pimpinan universitas, dan kami adalah yang kelima, kami justru bersyukur dapat mengemban amanah tersebut dengan masa jabatan 2015-2020, sehingga bisa ikut serta dalam upaya memajukan bangsa dalam bidang pendidikan,” kata Harry.

Dalam mengemban amanah sebagai pimpinan UNLA, pihaknya mendapat tugas mengelola UNLA

dalam konteks mengimplementasikan dharma perguruan tinggi dengan visi yang akan dicapai pada tahun 2030 yaitu, menjadi universitas yang unggul menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif dan berkarakter menuju masyarakat sejahtera di ASEAN.

“Ini tugas yang tidak ringan tetapi dilandasi niat yang tulus dan ikhlas, serta selalu memohon pertolongan Allah SWT. Kami berusaha bekerja semaksimal mungkin dengan segala kekurangan yang ada dalam diri kami, usaha pencapain visi tidak dapat lepas dari faktor-faktor eksternal, dengan mengacu pada kebijakan pemerintah dalam tanda kutip pembangunan negara khususnya kebijakan perguruan tinggi menjadi arah dasar pengembangan UNLA, selain itu dengan perkembangan pesat berkaitan dengan perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi berdampak pada perubahan dasar dan segala aspek kehidupan menjadi tantangan dan pertimbangan dalam menentukan strategi pengembangan UNLA,” ungkapnya.

Oleh karenanya, kata dia, acara ini merupakan salah satu agenda UNLA

untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran konstrukstif dan visioner dalam menggali gagasan-gagasan strategi pada era industri 4.0 serta untuk meningkat daya saing UNLA dengan perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan perguruan tinggi yang ada di ASEAN.

Strategi pengembangan UNLA yang dilakukan berupaya untuk menciptakan good university dengan memfokuskan pembangunan sumber daya manusia, restrukturisasi organisasi, mensinergikan mekanisme-mekanisme kebijakan universitas untuk mencapai cita-cita.

Dia menyatakan, dalam kepemimpinan dari tahun 2015 hingga tahun 2020

dengan beberapa sasaran yang ingin dicapai, antara lain meningkatkan kapasitas organisasi sinergi fungsional dan efektifitas dalam pengelolaan UNLA. Untuk akselerasi kemajuan melalui penguatan landasan dasar, infrastruktur serta sistem perencanaan dan pengembangan. Kedua, peningkatan budaya akademik dan lingkungan yang kondusif demi terciptanya civitas akademika yang unggul dan berdaya saing. Ketiga, peningkatan kuantitas dan kualitas hasil dari sistem pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan negara, keempat peningkatan kualitas dan kuantitas hasil dari penelitian dan inovasi sesuai dengan prospek penelitian yang merupakan research keunggulan. Kelima, peningkatan kuantitas dan kualitas hasil dari konstribusional dalam memberikan solusi bagi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/401/0/83420

Tracking automatic navigasi

Tracking automatic navigasi

Tracking automatic navigasi

Tracking automatic navigasi
Tracking automatic navigasi

Automatic Identification System (AIS) adalah sebuah sistem pelacakan otomatis digunakan pada kapal dan dengan pelayanan lalu lintas kapal (VTS) untuk mengidentifikasi dan menemukan kapal oleh elektronik pertukaran data dengan kapal lain di dekatnya, BTS AIS, dan satelit.

Ketika satelit digunakan untuk mendeteksi tanda tangan AIS maka istilah Satellite-AIS (S-AIS) digunakan. Informasi AIS melengkapi radar laut, yang terus menjadi metode utama menghindari tabrakan untuk transportasi air.

Informasi yang disediakan oleh peralatan AIS, seperti identifikasi yang unik, posisi, arah dan kecepatan, dapat ditampilkan pada layar atau ECDIS. AIS dimaksudkan untuk membantu petugas watchstanding kapal dan memungkinkan otoritas maritim untuk melacak dan memantau pergerakan kapal. AIS mengintegrasikan VHF transceiver standar dengan positioning system seperti GPS atau penerima LORAN-C, dengan sensor navigasi elektronik lainnya, seperti gyrocompass atau tingkat indikator gilirannya. Kapal dilengkapi dengan AIS transceiver dan transponder dapat dilacak oleh BTS AIS terletak di sepanjang garis pantai atau, ketika keluar dari jangkauan jaringan terestrial, melalui semakin banyak satelit yang dilengkapi dengan penerima AIS khusus yang mampu deconflicting sejumlah besar tanda tangan.

Baca Juga :