Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar sebenarnya sangat beragam bentuk semua sudah tersedia dijual dipasar baik yang dikemas secara modern maupun manual buatan industri rumahan.

Bentuk yang disajikan produsen umumnya terdiri dari kemasan kapsul, bungkusan serbuk, larutan cair, kemasan simplisia hingga tablet semua tersedia tergantung kebutuhan dan jenis ramuan yang terkandung di dalamnya kesemua cara dan teknis pengemasan inilah umumnya paling sering dan yang banyak dijual dipasar.

Pengguna dari kalangan tua biasanya cenderung menyukai bentuk serbuk karena bentuk inilah yang dianggap paling tokcer buat kesembuhan mereka selain cara pengolahan yang tergolong cukup mudah tidak seperti simplisia, tablet ataupun cairan meskipun yang banyak dijual dipasar biasanya merupakan kapsul dan tablet. Banyak jenis ramuan ini yang dijual pedagang dipasar ataupun apotik secara sembarangan jadi sangat diperlukan kejelian dan ketelitian konsumen sebagai pengguna untuk lebih memeperhatikan barang yang dijual biasanya membeli di apotik dan toko lebih terjaga kualitas dan keamanannya dibandingkan membeli yang dipasar.

Jadi apapun yang anda beli dipasar, baik itu jenis tablet, puyer, kaplet, simplisia ataupun laruan cair sebaiknya utamakanlah faktor keamanan dalam memilih setiap produk yang dipasarkan oleh pedagang yang dipasar maupun yang diproduksi oleh produsen.

Baca Juga :

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia
Hak Anak adalah hak asasi manusia, demikian UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menegaskan. Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi.

Hak Asasi Anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam UUD 1945, termuat dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention On The Rights Of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak).

Anak merupakan potensi sumber daya insani bagi pembangunan nasional, karena itu pembinaan dan pengembangannya dimulai sedini mungkin agar dapat berpartisipasi secara optimal bagi pembangunan bangsa dan negara. Karena itu pembinaan baik berupa perlindungan maupun pembinaan kesejahteraan terhadap anak termasuk pemberian kesempatan untuk mengembangkan haknya, pelaksanaannya tidak saja merupakan tanggungjawab orang tua, keluarga, bangsa, dan negara melainkan diperlukan pula kerja sama internasional.

Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan disriminasi serta hak sipil dan kebebasan.

Meskipun secara yuridis UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggungjawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara untuk memberikan perlindungan pada anak, momentum paling penting sebagai landasan yuridis bagi kepentingan anak adalah dengan disahkannya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan telah disahkannya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, maka dalam segala aspek perlindungan anak merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus
Praktek menulis kali ini adalah bertujuan untuk membuat takluk algoritma dinosaurus yang cukup membuat heboh dunia blogging dan segala macam bentuk aktivitasPraktek Membuat Takluk Dinosaurusg terkait di dalamnya, jika anda berminat mengikuti maka mari kita belajar bersama.

 

Praktek adalah sebuah kata yang sangat mudah diucapkan tetapi sukar untuk diimplementasikan, karena praktek merupakan perwujudan dari segala teori yang telah ada sebelumnya. Dengan melakukan praktek dan proses trial dan error maka kelak akan ditemukan pencerahan atas apa yang dilakukan dinosaurus.

Membuat takluk dinosaurus merupakan tantangan baru bagi para blogger serta para praktisi SEO yang menggantungkan penghasilan mereka dari pekerjaan optimasi mesin pencarian, oleh karena itulah berbagai teori yang beredar perlu untuk dilakukan pembuktian empiris melalui sebuah praktek.

Dinosaurus adalah algoritma baru pihak google yang diperkirakan telah rilis dan mulai menjalankan tugasnya pada awal bulan Februari 2013 dengan indikasi sukarnya proses indexing sejumlah artikel dari blog berumur bahkan hingga hilangnya sejumlah blog karena terindikasi melakukan spamming mereka semua telah dibuat takluk.

Dinosaurus menaklukan sejak awal posting diterbitkan, yakni dengan memfilter setiap artikel yang terbit di sebuah web atau blog untuk kemudian menyaring kembali konten tersebut untuk ditempatkan pada SERP yang tepat. Oleh karena itulah praktek sangat diperlukan untuk dapat membuat takluk algoritma baru google bernama dinosaurus.

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan pementasan teater musikal

bergenre rock-n-roll, dengan tajuk ‘In Da City’ sebuah karya yang diusung oleh Petra Little Theatre (PLT) UK Petra.

Drama musikal ini bicara mengenai hubungan anak dengan orangtua, khususnya anak laki-laki dengan ayahnya yang berbalut ego. Masalah terbesar pada relasi ayah dan anak laki-laki pada umumnya tidak jauh-jauh dari komunikasi. Biasanya sang Ayah terlalu gengsi untuk mengungkapkan masalah-masalah yang sedang dihadapi, sedangkan anak laki-laki biasanya tidak mengkomunikasikan isi hatinya karena khawatir mengecewakan ayahnya.
Baca Juga:

UK Petra Jadi Tuan Rumah The 8th Asia Contest of The Architectural Rookie

Award 2019
5 Mahasiswa UK Petra Siapkan Project Aplikasi Layanan VR Menonton Teater
Industri Media Sedang Tidak Menguntungkan
SFF UK Petra Angkat Humboldt dan Jaring Kehidupan
UK Petra Bersama BPIPI Gelar IFCC

Cerita dan lagu-lagu ‘In Da City!’ ditulis oleh Francisca Vinybelinda, alumni Program English for Creative Industry UK Petra angkatan 2010 dan disutradarai oleh Bernadeth Febyola Linando, alumni Program English for Creative Industri juga angkatan 2012.

“Aktornya yang berjumlah empat orang merupakan mahasiswa-mahasiswi ECI

UK Petra dari berbagai angkatan dan juga alumni. Latihannya sendiri sudah dimulai sejak bulan Juli 2019,” ujar Jessie Monika, Marketing Director.

Proses latihan ini cukup sulit karena para pemain tak hanya menghafalkan teks, akan tetapi juga harus bisa menyanyi sekaligus menari. “Harapannya para penonton dapat mengambil nilainya masing-masing berdasarkan pengalaman pribadi, baik untuk perbaikan hubungan dengan orang tua atau yang lainnya. Semua memiliki porsi masing-masing, bukan hanya tentang hubungan darah daging, namun ini bicara mengenai hati,” tutup Jessie.

 

Baca Juga :

ITS Luncurkan Sepeda Terapi Pasca Stroke

ITS Luncurkan Sepeda Terapi Pasca Stroke

ITS Luncurkan Sepeda Terapi Pasca Stroke

Dengan adanya perkembangan teknologi medis di Indonesia yang makin meningkat, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun telah berupaya sejak lama mengawinkan riset teknologi dengan dunia medis.

Kini giliran Laboratorium Perancangan dan Pengembangan Produk (P3) Teknik Mesin ITS memperkenalkan inovasinya berupa Sepeda Roda Tiga ITS (SeraITS) sebagai alat bantu terapi pasien pascastroke.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) SeraITS di Auditorium lantai 6 Departemen Teknik Industri ITS, Kamis (28/11/2019), Kepala Lab P3 Teknik Mesin ITS Prof Dr Ir I Made Londen Batan MEng menjelaskan bahwa terapi pascastroke merupakan bagian dari rangkaian perawatan penyakit stroke. Menurutnya, alat bantu terapi fisik yang umum digunakan hingga saat ini bersifat statis seperti contohnya alat terapi treadmill, sepeda statis dan sepeda statis platinum.

Ia mengatakan bahwa riset SeraITS hadir untuk memberikan alternative, di

mana alat fisioterapi dapat berfungsi sekaligus sebagai alat mobilitas. Hal ini, menurutnya, tentu dapat memberikan banyak manfaat yang tidak bisa dihasilkan alat bantu terapi statis.

Sepeda yang telah diinisiasi sejak 2007 silam ini sendiri telah mengalami banyak perubahan. Londen, sapaan akrabnya, menerangkan bahwa desain pertama SeraITS yang dapat berjalan memiliki dua roda di bagian depan sepeda dan satu roda di bagian belakang. Setelah berbagai pengujian, desain SeraITS yang terakhir dengan dua roda di belakang dan satu roda di bagian depan menjadi desain yang paling optimal.

Menurut Londen, SeraITS sendiri sudah menjalani beberapa kali pengujian.

Yang terbaru, pengujian dilakukan di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya pada tahun 2018 lalu. Adalah Rosadila Febritasari ST, mahasiswa Teknik Mesin ITS yang telah melakukan pengujian tersebut. Ia melakukan pengujian SeraITS yang kala itu menjadi penelitian untuk Tugas Akhirnya.

Perempuan yang akrab disapa Rosa ini menerangkan, butuh waktu sekitar

sebulan baginya untuk menyelesaikan proses pembuatan sepeda. Sedangkan untuk pengujiannya, ia mencoba pada lima pasien stroke setengah (sebagian tubuh) yang sedang mengalami fase perawatan pascastroke di RSU Haji selama sebulan, setelah sebelumnya melakukan serangkaian prosedur persiapan. Ia mengujikan sebanyak tiga kali dalam satu minggu pada pasien.

 

Sumber :

https://mycourses.hult.edu/eportfolios/55933/Home/Definition_Objectives_and_Monetary_Policy_Instruments

Gandeng BPOM, Unair Siap Pasarkan Produk Unggulan Stem Cell dan Cangkang Kapsul

Gandeng BPOM, Unair Siap Pasarkan Produk Unggulan Stem Cell dan Cangkang Kapsul

Gandeng BPOM, Unair Siap Pasarkan Produk Unggulan Stem Cell dan Cangkang Kapsul

Badan Pengawasan Obat (BPOM) telah meloloskan dua produk unggulan dari

Universitas Airlangga (Unair). Ditandai dengan tangan Mou untuk kerjasama Cangkang Kapsul dan Stem Cell, Rabu (27/11/2019) di Gedung Rektorat Unair.

Tanda tangan Mou ini dilakukan oleh Kepala BPOM Penny Lukito dan Rektor Unair Mohammad Nasih. Penny Lukito, selaku Kepala BPOM RI mengatakan bahwa kerjasama ini juga meliputi pengembangan riset untuk produk terapan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Kerja sama dengan Unair dikaitkan tiga hal yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Penny Lukito.

Penny mengatakan pihaknya mendukung riset kampus didorong tidak hanya

berhenti pada publikasi tetapi agar bermanfaat bagi masyarakat secara langsung, salah satunya berupa produk terapan.

Produk terapan, kata dia, sangat penting untuk mengisi kebutuhan Indonesia yang memiliki jumlah populasi besar.

“Jumlah populasi yang besar membutuhkan semakin banyak produk-produk kesehatan apalagi dikaitkan dengan obat atau obat tradisional,” katanya.

Penny mengatakan melalui nota kesepahaman BPOM akan melakukan

percepatan perizinan dari produk riset kampus dengan tetap memperhatikan kualitas dan keamanan produk.

Rektor Unair Nasih menyambut baik kemitraan dengan BPOM yang akan memberi panduan agar suatu produk riset dapat diedarkan ke tengah masyarakat.

 

Sumber :

https://canvas.yc.edu/eportfolios/410/Home/ECommerce_Definition_Benefits_and_Benefits

Ciptakan Masyarakat Inklusi dengan Belajar Etika Komunikasi Disabilitas

Ciptakan Masyarakat Inklusi dengan Belajar Etika Komunikasi Disabilitas

Ciptakan Masyarakat Inklusi dengan Belajar Etika Komunikasi Disabilitas

Anak berkebutuhan khusus atau disabilitas masih dipandang susah dimengerti oleh mayoritas masyarakat.

Beberapa orang berkebutuhan khusus justru dikucilkan dari lingkungannya. Berbagai alasan melatarbelakanginya, salah satunya adalah banyak yang enggan memahami dunia dan pemikiran anak berkebutuhan khusus karena dirasa terlalu merepotkan. Akhirnya disabilitas hanya dipandang sebelah mata.

Disabilitas sebenarnya memiliki daya dan kemampuan berpikir dengan ritme dan pola tertentu yang tidak sama dengan orang lain, tetapi bukan tidak mungkin mereka memahami apa maksud kita. Melihat hal tersebut Yayasan Peduli Kasih Anak Berkebutuhan Khusus (PKABK) mengadakan Seminar Pra-Surabaya Disability Expo yang bertajuk Interaksi dengan Disabilitas, Minggu (24/11/2019) di Amec FK Unair.

Kegiatan ini menurut Sawitri, Ketua Yayasan PKABK merupakan upaya untuk mengajak masyarakat untuk lebih memahami pola interaksi anak kebutuhan khusus, baik anak tuna netra, tuna wicara, tuna daksa, autisme, cerebal palsy, down syndrome dan sebagainya.

“Interaksi dengan disabilitas bukan tidak mungkin terjadi, bukan tidak bisa kita

memahami mereka atau mereka memahami kita, kita hanya perlu tahu etika komunikasinya,” ujar Sawitri.

Etika berkomunikasi menjadi sangat penting karena setiap disabilitas memiliki keunikan dan cara tersendiri. Sebab itu ada beberapa hal yang diajarkan dalam seminar ini, mulai dari Etika Komunikasi dengan Disabilitas, Huruf Braile, dan Bahasa Isyarat.

Selain itu, peserta seminar juga diajarkan bagimana seharusnya jika menjadi

orang tua, kerabat ataupun pendamping disabilitas. Karena sikap orang disekitar disabilitas sangat mempengaruhi tumbuh kembang psikologis dan intelektualitas disabilitas.

“Etika berkomunikasi sangat diperlukan dengan penyandang disabilitas maupun dengan orang tuanya atau dengan anaknya apalagi terutama kalau sedang anaknya tantrum,” ujar Sawitri.

Orang terdekat berperan penting karena jika penyandang disabilitas terrekan

atau merasa tidak dipahami, otaknya akan merespon hal tersebut secara negatif hingga yang terjadi adalah penyandang disabilitas menjadi telat bicara atau malah tidak mampu bicara dan berkomunikasi sama sekali sehingga yang terjadi adalah tantrum atau luapan emosi yang tidak disampaikan biasanya menjadikan penyandang disabilitas sering teriak teriak dan marah seperti tanpa alasan.

 

Baca Juga :

Pengelolaan Sampah Perlu Dipacu Secara Cepat dan Tepat

Pengelolaan Sampah Perlu Dipacu Secara Cepat dan Tepat

Pengelolaan Sampah Perlu Dipacu Secara Cepat dan Tepat

Pengelolaan sampah di Indonesia perlu dipacu secara cepat dan tepat mengingat volume sampah yang dihasilkan masyarakat di kota-kota besar meningkat pesat setiap harinya sehingga menjadi masalah bagi sektor lingkungan hidup.

“Kegiatan pengelolaan sampah untuk kota-kota besar seperti Jakarta sudah dalam kondisi darurat. Apalagi Jakarta tidak memiliki TPA,” ujar Ketua Indonesia Solid Waste Association (InSWA), Ir. Sri Bebassari, M.Si.

Menurutnya, penanganan masalah sampah berkaitan erat dengan masalah lingkungan hidup. Jika kondisi lingkungan bersih dan sehat, maka masyarakat pun akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Jika masyarakat sehat maka anggaran untuk sektor kesehatan juga menjadi berkurang.

Seperti diketahui, sektor kesehatan merupakan salah satu pos pengeluaran

terbesar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pemerintah. pelbagai upaya pun ditempuh untuk menekan pengeluaran di sektor kesehatan, salah satunya dengan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Karena itu, jasa pengelolaan sampah merupakan suatu investasi yang harus diterapkan.

“Lihat saja mengapa kita mau membayar biaya yang cukup mahal untuk menginap di hotel. Salah satunya adalah kondisinya kamar dan toiletnya yang bagus dan nyaman,” paparnya.

Sementara sejumlah pihak menyebut selain sebagai investasi, pengelolaan sampah juga harus dilihat sebagai suatu kedaruratan. Hal itu mengacu dari problem sampah di kota Bandung dan tertutupnya permukaan kali di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Begitu juga di Jakarta dimana sampah masih menjadi penyebab utama masalah banjir.

Sri juga menyatakan kalau biaya untuk penanganan masalah sampah cukup

tinggi dan ini juga berlaku di negara-negara maju dalam menerapkan pengelolaan sampah. Perhitungan dana yang dibutuhkan bergantung pada volume sampah yang akan diolah dan teknologi yang diterapkan.

Untuk mengatasi tingginya biaya pengelolaan sampah, dia merujuk kebijakan

yang dilakukan negara-negara seperti Singapura dan Jepang, dimana warganya membayar iuran untuk pengelolaan sampah. “Di Singapura, satu rumah tangga membayar sekitar 200 ribu rupiah setiap bulan, maka tidak heran sampah bisa dikelola dengan sangat baik. hal ini juga bisa diterapkan di kota-kota besar di Indonesia,” jelas Sri.

Sri Bebassari juga mengingatkan kalau masalah pengelolaan sampah harus ditangani oleh pihak-pihak yang berkompeten dengan sampah sehingga hasilnya memuaskan.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/

Tasaro GK Bakal Isi Materi Dakwah dengan Pena

Tasaro GK Bakal Isi Materi Dakwah dengan Pena

Tasaro GK Bakal Isi Materi Dakwah dengan Pena

Dakwah dengan Pena bakal menjadi sub tema pada pelaksanaan Ngaji Menulis dalam rangka program Pekan Ngaji 4 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Panaan, Palengaan, Pamekasan, Sabtu (12/1/2019) mendatang.

Taufik Saptoto Rajadi atau yang akrab disapa Tasaro GK kembali diplot

sebagai pemateri dalam program Ngaji Menulis, terlebih pengarang novel 4 jilid berjudul ‘Muhammad’ juga bakal memotivasi para peserta agar menulis dijadikan sebagai ladang dakwah.

Terlebih dalam kegiatan tersebut, Tasaro GK bakal diduetkan bersama Bahauddin Amyasi yang diplot sebagai moderator. Keduanya bakal menyampaikan materi Ngaji Menulis guna merealisasikan target capaian yang ditentukan oleh panitia pelaksana.

Dalam ngaji tersebut, para peserta nantinya diharapkan bisa memahami arti dan manfaat menulis dalam membangun peradaban. Sekaligus menumbuhkan budaya menulis sebagai ladang dakwah, strategi menulis hingga memperkaya hati, pengetahuan, pengalaman dan finansial melalui sebuah tulisan.

Pada pelaksanaan Pekan Ngaji 3 yang digelar Rabu (24/1/2018) silam. Tasaro

GK juga sempat memberikan motivasi menulis dengan cara memancing para santri untuk ‘bermain-main’ sebagai upaya pelentur otak. Ia mencoba memulai permainan sebagai upaya melatih kefokusan, kekompakan dan beberapa jenis permainan lain yang bersifat mendidik.

Dari itu, pada pelaksanaan pekan ngaji kali ini para peserta yang akan

didominasi santri nantinya bakal kembali mendapatkan motivasi berbeda dari sosok Tasaro GK guna merealisasikan target capaian yang dicanangkan panitia pelaksana.

Pelaksanaan Pekan Ngaji 4 yang mengusung tema ‘Menuju Generasi Shalih dan Muslih’ nantinya akan digelar selama 10 hari kedepan, terhitung mulai Kamis hingga Minggu (10-20/1/2019) mendatang

 

Sumber :

https://situsiphone.com/

Ciri-ciri Profesionalisme IT

Ciri-ciri Profesionalisme IT

Ciri-ciri Profesionalisme IT

Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan. Profesional sendiri mempunyai arti seorang yang terampil, handal dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas (Profesinya).

Ciri-ciri Profesionalisme IT

Ciri-ciri Profesionalime yang harus dimiliki oleh seorang IT berbeda dari bidang pekerjaan yang lainnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan IT.Seorang IT harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan ITnya ke dalam pekerjaannya.
  2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
  3. Bekerja di bawah disiplin kerja.
  4. Mampu melakukan pendekatan disipliner.
  5. Mampu bekerja sama .
  6. Cepat tanggap terhadap masalah client.

Kode Etik

Setiap bidang profesi memiliki aturan-aturan / hukum-hukum yang mengatur bagaimana seorang profesional berfikir dan bertindak. Seseorang yang melakukan kesalahan kode etik dinyatakan melakukan malpratek dan bisa mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang diberikan. sanksi yang didapat buisa berubah teguran, sebutan tidak profesionalisme, dipecat, bahkan mendapatkan hukum pidana. Kode Etik di bidang IT juga diperlukan untuk mengatur bagaimana para IT profesioanl inimelakukan kegiatannya. Kode etik yang harus dimiliki oleh seorant IT adalah :

  1. Orang IT harus bertanggung jawab terhadap hardware dan software. Yang dimaksud hardware adalah barang-barang IT yang bisa disentuh, seperti monitor, printer, scanner,dll. Yang dimaksud software adalah produk IT yang bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh, seperti aplikasi, software, data dan sebagainya.
  2. Peranannya yang sangat besar dan mendasar dalam perusahaan menuntut orang IT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara profesi. Orang IT akan berperan penting dalam pengolahan data, penggunaan teknologi, dan peningkatan terus-menerus akan bisnis proses suatu perusahaan agar perusahaan mempunyai daya saing tinggi. Bisnis proses adalah suatu rangkaian proses dalam perusahaan yang melibatkan berbagai input untuk menghasilkan output yang berkualitas secara berkualitas, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laba. Karena demikian pentingya suatu bisnis proses dalam suatu perusahaan, maka sudah dipastikan bisnis proses suatu perusahaan tidak boleh bocor ke perusahaan pesaing.
  3. Orang IT sebagai orang yang paling tahu akan bisnis proses perusahaan mempunyai kode etik yang mendasar untuk menjaga kerahasiaannya. Perusahaan sendiri mengantisipasi hal ini dengan adanya kontrak kerahasiaan yang wajib ditandatangani oleh orang IT.
  4. Sangat diutamakan bahwa seorang IT harus mempunyai etika yang membangun.