Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Ajaran Syi’ah Sab’iyah Lainnya

Ajaran Syi’ah Sab’iyah Lainnya

 Ajaran Sab’iyah lainnya pada dasarnya sama dengan ajaran sekte-sekte Syi’ah lainnya. Perbedaan nya terletak pada konsep kemaksuman iman, adanya aspek batin pada setiap yang lahir, dan  penolakannya terhadap Al-Mahdi Al-Muntadzar bila dibandingkan dengan sekta Syi’ah lainnya, sab’iyah sangat ekstrim dalam menjelaskan kemaksuman iamm.Sebagaiman telah daijelaskan, kelompok ini menjelaskan bahwa imam walaupun melakukan kesalahan dan menyimpang dari syariat, ia tidaklah menyimpangkarena menpunyai pengetahuan yang tidak dimiliki manusia biasa. Konsep kemaksuman imam seperi itu merupakan konsekuensi logis dari dotrin Sab’iyah tentang pengetahuan imam akan ilmu batin.

Ada satu sekte dalam Sab’iyah yang berpendapat bahwa tuhan mengambil tempat dalam diri imam. Oleh karena itu, imam harus disembah. Salah seorang khalifah Dinasti Fatimiyah, Al-hakim bin Amrillah, berkeyakinan bahwa dalam dirinya terdapat tuhan sehingga ia memaksa rakyat untuk menyembahnya.

Menurut Sab’iyah, Al-qur’an memiliki nmakna batin selain makna lahir. Dikatakan bahwa segi-segi lahir atau tersurat dari syariat itu diperuntukan bagi orang awam yang kecerdasannya terbatas dan tidak memiliki kesempurnaan rohani. Bagi orang-orang tertentu, mungkin saja terjadi perubahan dan peralihan dan bahkan penolakan terhadappelaksanaan syariat tersebut karena mendasarkan pada yang batin tadi. Yang dimaksud dengan orang-orang tertentu ialah para imam yang memilki ilmu zahirdan ilmu batin.

Dengan prinsip ta’wil. Sab’iyah menawilkan, misalnya, ayat Al-Qur’an tentang puasa dengan menahan diri dari menyiarkan rahasia-rahasia imam; dan ayat Al-Qur’an tentang haji ditakwilkan dengan mengunjungi imam bahkan , diantara mereka ada yang menggugurkan kewajiban ibadah. Mereka itu adalah orang-orang yang telah mengenal imam dan telah mengetahui ta’wil (melalui imam).Mengenai sifat Allah, sebagaimana hanya Mu’tazilah- Sab’iyah meniadakan sifat dari dzat allah. Menurut mereka penetapan sifat merupakan penyerupaan dengan makhluk.

  1. Syi’ah Zaidiyah

Asal-usul Penamaan Zaidiyah

Disebut  Zaidiyah karena sekte ini mengakui Zaid bin Ali sebagai imam kelima, putra imam keempat , Ali Zainal Abidin. Sekte ini berbeda dengam Syi’ah lain yang menganggap Muhammad Al-Baqir, putra Zainal Abidin yang lain, sebagai imam kelima. Syi’ah Zaidiyah ini sangatlah moderat. Abu Zahrah menyatakan bahwa sekte ini merupakan yang paling dekat dengan Sunni.

Sumber :

https://menitpertama.id/city-car-stunts-3d-apk/

 

Flexmedia

Kembali ke atas