Mengatur Suhu PC Melalui Software

Mengatur Suhu PC Melalui Software

Mengatur Suhu PC Melalui Software

TEMPERATURE TOOLS
Mengatur Suhu PC Melalui Software
Suhu PC yang terlalu tinggi bisa membuat PC anda mengalmi error bahkan menimbulkan kerusakan. Bayangkan, pada saat suhu didalam PC terlalu panas, kipas menjadi bising karena berputar terlalu kencang. Begitu juga prosesor dan graphic card yang mendadak berjalan lambat karena kepanasan. Parahnya, panas tersebut berpotensi merusak hardware PC anda.
Sebernarnya melalui bantuan software, permasalahan tersebut akan terpecahkan. CHIP CD/DVD menghadirkan kumpulan software yangsiap mengatur suhu, setting, dan konfigurasi hardware.
Kumpulan software tersebut diantaranya CPUcool, program pemantau suhu, kecepatan fan, dan voltase pada motherboard; HDD Health 3.3, aplikasi yang kaya feature pemantau kinerja hard disk dan dapat memberikan peringatan apabila terjadi kerusakan; SpeedswitchXP 1.52 aplikasi applet sederhana sebagai pengatur clockspeed pada prosesor PC anda; dan NHC 2.0, program pengatur segala komponen hardware pada Notebook. Memiliki interface yang mudah digunakan sehingga memudahkan anda untuk mengatur setting notebook (ACPI Control System), memantau hardware, dan lain sebagainya.

Baca Juga :

Quad Core Untuk Semua AMD

Quad Core Untuk Semua AMD

Quad Core Untuk Semua AMD

Quad Core Untuk Semua
AMD memang dikenal sebagai pembuat prosesor dengan kinerja dan harga yang menarik. Kali ini mereka merilis seri Athlon X4 dengan harga yang sangat terjangkau.

Stategi pemasaran yang dilakukan AMD pada prosesornya adalah dengan merilis produk yang memiliki “Price Performance” yang menarik. Walaupun pada kelas atas produk mereka cukup tertinggal jika dibandingkan dengan pesaingnya, mereka cukup yakin untuk bertahan pada segmen pasar menengah ke bawah. Karena tentu saja pada kelas inilah pangsa pasar terbesar berada. Kali ini mereka merilis prosesor Quad Core yang menurut CHIP sangat menarik karena harganya yang terjangkau, yaitu Athlon X4 620.
Ya, inilah prosesor Quad Core termurah yang baru saja dirilis oleh AMD. Dengan kode nama Propus, prosesor ini menggunakan arsitektur 45nm dengan empat buah core yang masing-masing memiliki cache memory 512kb dengan total 2MB. Tidak seperti Phenom yang menggunakan Level 3 cache memory per-core, seri Athlon ini hanya memiliki Level 2 cache memory dan TDP yang dIgunakan adalah 65watt.

Propus Prematur
Entah apa tujuan dari AMD, pada Engineering Sample dan batch awal seri Propus ini, beberapa diantarannya bukanlah seri Propus sebenarnya, melainkan seri Deneb ( Phenom II ) yang L3 cache-nya telah di non-aktifkan. Dengan hanya mengaktifkan feature ACC pada motherboard, prosesor ini meng-unlock L3 cache yang dimilikinya. Sayangnya pada seri Propus yang telah dirilis sekarang ini, sudah tidak lagi menggunakan basis dari Deneb. Kemungkinan untuk mendapatkan prosesor “unclock” ini sangat kecil. Apakah ini sebagai trik pemasaran yang digunakan mereka, atau memang karena pada saat itu seri Propus ini masih Prematur (belum siap diluncurkan)? Hanya AMD yang Mengetahui

Athlon X4 620 VS Phenom X2 550 BE
Dengan harga jual kisaran US$ 100, prosesor ini akan bertemu langsung dengan “kakaknya” yang belum lama ini dirilis, yaitu Callisto : Phenom X2 550 BE. Selisih harga dari kedua prosesor ini tidak terpaut jauh. Yang cukup menarik adalah perbedaan mendasar dari spesifikasi yang dimiliki. Propus memiliki empat buah core murni (2.6Ghz seri 620) tetapi hanya dengan total cache memory 2MB saja. Sedangkan X2 550 BE menawarkan core dan jumlah cache yang besar (3.1Ghz/6MB), unclok multiplier, dan sedikit kesempatan (batch tertentu) untuk mendapatkan dua core ekstra. CHIP akan mencoba membandingkan kedua prosesor dari AMD ini. Sedangkan dari kubu Intel tidak ada perbandingan yang sepadan dari segi harga. Kemungkinan rival terdekat dari seri ini adalah Q8200, itupun masih terpaut harga yang cukup jauh.

Metode Pengujian
CHIP menggunakan aplikasi sysmark 2007 yang mensimulasikan berbagai macam software sehari-hari (office, editing, video, rendering, dan lain-lain), transcoding video 7-Zip, dan beberapa real game test. Dari hasil tes pengujian aplikasi tersebut dapat terlihat, apakah penggunaan empat core sudah cukup efektif, ataukah penggunaan frekuensi tinggi dengan cache besar masih lebih baik. Selain itu CHIP melakukan uji konsumsi daya yang diperlukan oleh sistem. Semakin kecil daya yang diperlukan semakin tinggi.

Sumber : https://freemattandgrace.com/

Pencarian Berdasarkan Nama File

Pencarian Berdasarkan Nama File

Pencarian Berdasarkan Nama File

Kalau di atas kita telah melakukan recovery file secara global pada suatu drive, maka kita juga bisa melakukan pencarian berdasarkan nama file yang kita hendaki. Tentunya akan sangat menghemat waktu, apalagi jika anda melakukan filter file dengan tepat. Filter file dengan tepat maksudnya nama file yang dicari, tanggal terhapus, dan ukuran file yang harus sesuai.

Untuk melakukannya, anda bisa memasukkan keyword pada opsi All or part of the file name, menentukan ukuran file pada opsi what size is it? dan tanggal file terhapus pada opsi When was it modified? Klik Set Filter jika sudah.

Penulis :

Domikus Juju adalah seorang web design freelance. Ia juga adalah fouder MataMaya Studio, sebuah unit usaha yang bergeralk di bidang jasa desain web, desain grafis, dan book content. Ia banyak belajar computer secara otodidak dan menyukai berbagai hal tentang desain website.

MataMaya Studio adalah sebuah unit usaha yang bergerak di bidang jasa desain web, desain grafis, multimedia, dan book content yang didirikan oleh Dominikus Juju. MataMaya Studio saat ini lebih difokuskan pada penulisan buku. Dengan tim yang solid, misalnya akan bersaing dengan provider content buku lainnya secara sehat dan menyajikan naskah yang berkualitas.

Sumber : https://merpati.co.id/

Mobil Hemat Energi ITS Siap Berlaga di KMHE 2018

Mobil Hemat Energi ITS Siap Berlaga di KMHE 2018

Mobil Hemat Energi ITS Siap Berlaga di KMHE 2018

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali berkesempatan untuk menunjukkan prestasinya di level nasional. Kali ini melalui tiga tim andalanya yaitu Sapuangin, Nogogeni, dan Antasena yang akan unjuk diri di Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018. Ketiga tim ini dilepas secara langsung oleh Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Darmaji SSi MT, di Gedung Rektorat ITS, Kamis (15/11).

Pada sambutannya, Darmaji mengatakan, jika tiga tim ini sudah memiliki nama

besar dengan sederet prestasinya baik di level nasional maupun internasional. Anggota tim yang bekerja di baliknya juga sangat professional, karena mampu menyeimbangkan antara teori pelajaran yang sudah didapatkan di kelas dengan mengaplikasikannya secara langsung. Terutama dalam pengembangan mobil itu sendiri. “Ada aspek kerjasama, komunikasi, dan diskusi yang bisa diterapkan selama prosesnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, momen pelepasan tiga tim mobil hemat energi ITS di ajang KMHE 2018 ini masih dalam suasana perayaan Dies Natalis ITS ke 58. Harapannya, ketiga tim ini bisa memberikan kado terindah bagi ITS dengan menyabet juara di setiap kategori perlombaan yang diikuti.

BACA JUGA – Program 5S+S sebagai Solusi Organisasi Ruang di ITS

Sementara itu mengenai ajang KMHE sendiri, Mochammad Hafis Habibi

sebagai Ketua Tim Sapuangin menjelaskan, kompetisi ini adalah ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam skala nasional. Untuk tahun ini, kompetisi akan diselenggarakan di Kota Padang, Sumatera Barat pada tanggal 27 November hingga 1 Desember. Perlombaan dibagi menjadi dua kategori berdasarkan jenis kendaraan, yaitu urban dan prototype. Mobil dalam ajang KMHE ini juga dibagi menjadi empat kelas berdasarkan motor penggerak yang digunakan. Yaitu Motor Pembakaran Dalam (MPD) gasoline, MPD etanol, MPD diesel, dan MPD listrik.

Ia juga menyampaikan, dalam ajang balap KMHE ini, ketiga tim akan mewakili

ITS pada kategori Urban. Tim Sapuangin dengan mobilnya yaitu Sapuangin XI EVO 2 akan turun pada jenis MPD gasoline. Kemudian, pada kategori mobil Urban dengan MPD diesel akan diwakili oleh Tim Antasena dengan mobilnya yang dijuluki Antasena BD – V1.0. Sementara Tim Nogogeni akan menurunkan dua mobilnya yaitu Nogogeni V dan Nogogeni Evo V pada kategori Urban Ethanol dan Urban Listrik.

Selain itu, Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD sebagai dosen pembimbing dari Tim Nogogeni menjelaskan, bahwa keberadaan Tim Nogogeni adalah untuk mendukung pengembangan mahasiswa baik dari segi teknis maupun non teknis. Kendala keterbatasan fasilitas bisa disiasati dengan kerja sama dari berbagai pihak, terutama pemakaian fasilitas laboratorium. “Terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan baik itu dalam hal finansial, akomodasi, dan doa untuk kesuksesan tim ini,” tandasnya.

 

Baca Juga :

Mobil Nogogeni V ITS Raih Peringkat Satu Inovasi

Mobil Nogogeni V ITS Raih Peringkat Satu Inovasi

Mobil Nogogeni V ITS Raih Peringkat Satu Inovasi

Mobil Nogogeni V karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih peringkat pertama pada ajang Jatim Otomotif Festival (JOFEST). Mobil buatan tim Nogogeni ITS menang pada kategori Inovasi Alternatif Kendaraan Bermotor. Penghargaan ini diterima sebagai wujud apresiasi dari GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada insan kreatif di bidang auto-aftermarket industri di Jawa Timur pada Senin (15/9) lalu di Grand City Surabaya.

Ahmad Ibad Maulana, Ketua tim Nogogeni 2018/2019 menuturkan untuk bisa

mendapat penghargaan tersebut, Ia dan tim telah melewati dua tahap. Tahap pertama ialah penjurian mengenai spesifikasi, kelebihan, dan inovasi. “Kami mempresentasikan kelebihan mobil kami. Selanjutnya tahap kedua dilaksanakan penilaian tertutup,” terang mahasiswa angkatan 2015 tersebut.

BACA JUGA – Prestasi Perdana, AIChE ITS Harumkan Nama Indonesia

Inovasi yang dikembangkan pada Nogogeni V sendiri berada pada bahan bakar yang digunakan yakni energi listrik. Inovasi penggunaan listrik ini menjadi penting mengingat listrik dewasa ini menjadi alternatif bahan bakar utama untuk menggantikan bahan bakar fosil. “Nogogeni V mampu meraih efisiensi listrik sebesar 125,1 km/kwh,” ucap mahasiswa Departemen Mesin Industri.

Uniknya, kontrol pada mobil ini dirakit langsung oleh mahasiswa sendiri. Untuk

pembuatannnya tim Nogogeni membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Selain mengikuti lomba, ajang ini juga dimanfaatkan oleh tim Nogogeni untuk memamerkan karyanya kepada pengunjung, termasuk orang-orang penting di bidang otomotif nasional maupun internasional.“Kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi Nogogeni karena dapat menjadi wadah branding untuk menarik minat investor,” ujar Ibad.

Penghargaan inovasi yang diraih Nogogeni bukanlah hal yang baru mengingat

track record penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional. Produk keluaran 2011 yang pernah diapresiasi oleh Dahlan Iskan ini telah secara kontinu diperbarui selama tujuh generasi dalam rangka penyempurnaannya. Kedepannya, Nogogeni yang berfokus pada kategori etanol dan listrik .

Pada perlombaan ini, ITS sapu bersih penghargaan di bidang inovasi alternatif. Selain Nogogeni V yang menduduki peringkat pertama, ITS juga meraih peringkat dua oleh tim ITS Sapuangin dan peringkat tiga oleh tim ITS Antasena.

 

Sumber :

https://iway.rosemont.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Organization_of_African_American_Students/Home.jnz?portlet=Discussion_Board&screen=PostView&screenType=change&id=39005c5d-4db5-4a97-b8d4-83c29d27479e

Doktor ITS Permudah Analisis Keabnormalan Spermatozoa

Doktor ITS Permudah Analisis Keabnormalan Spermatozoa

Doktor ITS Permudah Analisis Keabnormalan Spermatozoa

Teknologi yang semakin canggih mendorong Dr I Gede Susrama Mas Diyasa

ST MT untuk meneliti tentang spermatozoa manusia dalam disertasi doktoralnya dari Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Berlatar pengalaman tentang pemeriksaan kualitas sperma yang memakan waktu beberapa hari, penelitian ini mampu mempersingkat sekitar empat jam pemeriksaan dengan akurat.

Pria yang akrab disapa Gede ini menjelaskan, permasalahan pada analisa sperma saat ini didasarkan dengan empat hal. Yakni permasalahan pada peralatan yang digunakan, faktor kemampuan tenaga ahli, kecepatan hasil pengamatan, dan peralatan yang mahal. “Atas dasar empat hal ini, hasil pemeriksaan sperma dapat berbeda dari satu tempat dengan tempat lain,” tutur pria lulusan sarjana dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) ini.

Ia melanjutkan, pemeriksaan spermatozoa manusia dapat dilakukan dengan

mikroskopik dan makroskopik. Untuk pemeriksaan makroskopik dapat berupa volume, bau, viskositas (kekentalan), warna, pH, dan likuefaksi. Dari hasil ini dapat ketahuan mana yang normal dan abnormal. “Kalau makroskopik dapat berupa motilitas (gerakan), densitas (kerapatan massa jenis), dan morfologi (bentuk),” imbuh pria kelahiran 19 Juni 1970 ini.

BACA JUGA – Pentingnya Publikasi Jurnal Ilmiah bagi Akademisi

Penelitian Gede sendiri berkontribusi pada mencari variabel analisis kinematika spermatozoa melalui penjejakan spermatozoa dan menentukan rumusan lintasan sperma aktif. “Dapat menentukan abnormalitas pergerakan spermatozoa berdasarkan lintasan dengan regresi linear dan m-frame difference,” terang lulusan program Magister Manajemen Teknologi (MMT) ITS ini.

Gede menuturkan, dari penelitian tersebut akan diidentifikasi lalu divalidasi

dengan pelabelan berdasarkan hasil rekam video gerakan spermatozoa. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa gerakan sperma menyerupai gerakan parabola. “Kecepatan spermatozoa dapat diketahui dan mampu distandarisasi,” ujar ayah satu putri ini.

Dikatakan Gede, menurut hasil salah satu penelitiannya, dari delapan spermatozoa, empat di antaranya memiliki kecepatan di atas rata-rata. Sehingga dari percobaan ini mampu mengklasifikasikan pola pergerakan sprematozoa dalam kelas progresif dan nonprogresif, serta klasifikasi kelas motilitasnya (gerakan). “Dengan begitu dapat diketahui spermatozoa yang normal dan yang tidak (normal),” ucapnya.

 

Sumber :

https://campusweb.franklinpierce.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Sustainability_Council/Sustainability_Council%27s_Page.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=f9abd58e-0dfb-4c95-b7ea-d2e47f10674f

Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk Obat Tradisional yang Banyak Dijual Dipasar

Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar sebenarnya sangat beragam bentuk semua sudah tersedia dijual dipasar baik yang dikemas secara modern maupun manual buatan industri rumahan.

Bentuk yang disajikan produsen umumnya terdiri dari kemasan kapsul, bungkusan serbuk, larutan cair, kemasan simplisia hingga tablet semua tersedia tergantung kebutuhan dan jenis ramuan yang terkandung di dalamnya kesemua cara dan teknis pengemasan inilah umumnya paling sering dan yang banyak dijual dipasar.

Pengguna dari kalangan tua biasanya cenderung menyukai bentuk serbuk karena bentuk inilah yang dianggap paling tokcer buat kesembuhan mereka selain cara pengolahan yang tergolong cukup mudah tidak seperti simplisia, tablet ataupun cairan meskipun yang banyak dijual dipasar biasanya merupakan kapsul dan tablet. Banyak jenis ramuan ini yang dijual pedagang dipasar ataupun apotik secara sembarangan jadi sangat diperlukan kejelian dan ketelitian konsumen sebagai pengguna untuk lebih memeperhatikan barang yang dijual biasanya membeli di apotik dan toko lebih terjaga kualitas dan keamanannya dibandingkan membeli yang dipasar.

Jadi apapun yang anda beli dipasar, baik itu jenis tablet, puyer, kaplet, simplisia ataupun laruan cair sebaiknya utamakanlah faktor keamanan dalam memilih setiap produk yang dipasarkan oleh pedagang yang dipasar maupun yang diproduksi oleh produsen.

Baca Juga :

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Anak adalah Hak Asasi Manusia
Hak Anak adalah hak asasi manusia, demikian UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menegaskan. Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi.

Hak Asasi Anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam UUD 1945, termuat dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention On The Rights Of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak).

Anak merupakan potensi sumber daya insani bagi pembangunan nasional, karena itu pembinaan dan pengembangannya dimulai sedini mungkin agar dapat berpartisipasi secara optimal bagi pembangunan bangsa dan negara. Karena itu pembinaan baik berupa perlindungan maupun pembinaan kesejahteraan terhadap anak termasuk pemberian kesempatan untuk mengembangkan haknya, pelaksanaannya tidak saja merupakan tanggungjawab orang tua, keluarga, bangsa, dan negara melainkan diperlukan pula kerja sama internasional.

Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan disriminasi serta hak sipil dan kebebasan.

Meskipun secara yuridis UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggungjawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara untuk memberikan perlindungan pada anak, momentum paling penting sebagai landasan yuridis bagi kepentingan anak adalah dengan disahkannya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan telah disahkannya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, maka dalam segala aspek perlindungan anak merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus

Praktek Membuat Takluk Dinosaurus
Praktek menulis kali ini adalah bertujuan untuk membuat takluk algoritma dinosaurus yang cukup membuat heboh dunia blogging dan segala macam bentuk aktivitasPraktek Membuat Takluk Dinosaurusg terkait di dalamnya, jika anda berminat mengikuti maka mari kita belajar bersama.

 

Praktek adalah sebuah kata yang sangat mudah diucapkan tetapi sukar untuk diimplementasikan, karena praktek merupakan perwujudan dari segala teori yang telah ada sebelumnya. Dengan melakukan praktek dan proses trial dan error maka kelak akan ditemukan pencerahan atas apa yang dilakukan dinosaurus.

Membuat takluk dinosaurus merupakan tantangan baru bagi para blogger serta para praktisi SEO yang menggantungkan penghasilan mereka dari pekerjaan optimasi mesin pencarian, oleh karena itulah berbagai teori yang beredar perlu untuk dilakukan pembuktian empiris melalui sebuah praktek.

Dinosaurus adalah algoritma baru pihak google yang diperkirakan telah rilis dan mulai menjalankan tugasnya pada awal bulan Februari 2013 dengan indikasi sukarnya proses indexing sejumlah artikel dari blog berumur bahkan hingga hilangnya sejumlah blog karena terindikasi melakukan spamming mereka semua telah dibuat takluk.

Dinosaurus menaklukan sejak awal posting diterbitkan, yakni dengan memfilter setiap artikel yang terbit di sebuah web atau blog untuk kemudian menyaring kembali konten tersebut untuk ditempatkan pada SERP yang tepat. Oleh karena itulah praktek sangat diperlukan untuk dapat membuat takluk algoritma baru google bernama dinosaurus.

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Teater UK Petra Pentaskan Cerita Cinta Ayah dan Anak

Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan pementasan teater musikal

bergenre rock-n-roll, dengan tajuk ‘In Da City’ sebuah karya yang diusung oleh Petra Little Theatre (PLT) UK Petra.

Drama musikal ini bicara mengenai hubungan anak dengan orangtua, khususnya anak laki-laki dengan ayahnya yang berbalut ego. Masalah terbesar pada relasi ayah dan anak laki-laki pada umumnya tidak jauh-jauh dari komunikasi. Biasanya sang Ayah terlalu gengsi untuk mengungkapkan masalah-masalah yang sedang dihadapi, sedangkan anak laki-laki biasanya tidak mengkomunikasikan isi hatinya karena khawatir mengecewakan ayahnya.
Baca Juga:

UK Petra Jadi Tuan Rumah The 8th Asia Contest of The Architectural Rookie

Award 2019
5 Mahasiswa UK Petra Siapkan Project Aplikasi Layanan VR Menonton Teater
Industri Media Sedang Tidak Menguntungkan
SFF UK Petra Angkat Humboldt dan Jaring Kehidupan
UK Petra Bersama BPIPI Gelar IFCC

Cerita dan lagu-lagu ‘In Da City!’ ditulis oleh Francisca Vinybelinda, alumni Program English for Creative Industry UK Petra angkatan 2010 dan disutradarai oleh Bernadeth Febyola Linando, alumni Program English for Creative Industri juga angkatan 2012.

“Aktornya yang berjumlah empat orang merupakan mahasiswa-mahasiswi ECI

UK Petra dari berbagai angkatan dan juga alumni. Latihannya sendiri sudah dimulai sejak bulan Juli 2019,” ujar Jessie Monika, Marketing Director.

Proses latihan ini cukup sulit karena para pemain tak hanya menghafalkan teks, akan tetapi juga harus bisa menyanyi sekaligus menari. “Harapannya para penonton dapat mengambil nilainya masing-masing berdasarkan pengalaman pribadi, baik untuk perbaikan hubungan dengan orang tua atau yang lainnya. Semua memiliki porsi masing-masing, bukan hanya tentang hubungan darah daging, namun ini bicara mengenai hati,” tutup Jessie.

 

Baca Juga :