Cegah Hilangnya Potensi Pendapatan Negara dari BUMN

Cegah Hilangnya Potensi Pendapatan Negara dari BUMN

Cegah Hilangnya Potensi Pendapatan Negara dari BUMN

Cegah Hilangnya Potensi Pendapatan Negara dari BUMN
Cegah Hilangnya Potensi Pendapatan Negara dari BUMN

BANDUNG-Anggota Komisi XI DPR RI Refrizal menghimbau

Menteri Keuangan Sri Mulyani serius menginventarisasi setiap potensi pendapatan negara sekaligus mencegah potensi kehilangan penerimaan negara, khususnya dari sektor BUMN.

Oleh karena, BUMN sebagai lokomotif pembangunan memiliki karakter khusus  dan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa ke depan.

“Jangan sampai pemerintah, membuat kebijakan yang malah melemahkan peran-peran pembangunan BUMN. BUMN adalah mitra pembangunan,” kata Refrizal dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Rabu (17/8).

Refrizal mencontohkan di bidang telekomunikasi,

Menkominfo Rudiantara berencana membuat kebijakan untuk menurunkan tarif interkoneksi antar operator seluler. Sayangnya, jelas Refrizal, kebijakan ini dalam jangka panjang akan merugikan masyarakat dan negara, yaitu Telkom Group sebagai BUMN di bidang telekomunikasi.

“Oleh karena, tidak ada jaminan industri akan membangun infrastruktur-infrastruktur telekomunikasi baru di daerah terpencil (rural). Bahkan, dalam lima tahun ke depan, negara akan kehilangan potensi pembayaran pajak dan dividen dari Telkom Group sebesar 50 Triliun,” katanya.

Oleh karena itu, Refrizal meminta kebijakan yang populis dalam jangka pendek, tapi berpotensi melemahkan pembangunan di masa depan harus ditinggalkan.

“Kita harus melihat pembangunan sebagai sesuatu

yang berkesinambungan dan jangka panjang. Menteri-menteri bidang ekonomi harus sensitif mengenai hal ini,” papar wakil rakyat DPR RI tiga periode ini.

Dikatakan, dari pemaparan Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan MPR RI hari ini, Selasa (16/8), diketahui bahwa ancaman defisit APBN semakin besar. Ancaman tersebut lahir karena target pertumbuhan ekonomi dan pajak terlalu tinggi, serta dijadikan sebagai asumsi dasar pada APBN.

Sebagai contoh, pertumbuhan pada APBN-P 2015, sektor pendapatan pajak ditargetkan mengalami pengingkatan 33 persen. Menurut Refrizal, angka ini terlampau optimis mengingat pertumbuhan natural pendapatan pajak selama ini hanya berkisar antara 10-15 persen

“Oleh karena itu, seharusnya Pemerintahan Jokowi-JK menyadari bahwa kondisi perekonomian sedang lesu sehingga mustahil mendongkrak penerimaan perpajakan secara signifikan. Selain itu, pemerintah juga diharapkan tidak membuat kebijakan yang tumpang tindih sehingga dapat melemahkan potensi penerimaan negara,” pungkasnya. (ADI)

 

Sumber :

https://www.goodreads.com/user/show/46112681-ojelhtc

Benarkah Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab ?

Benarkah Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab ?

Benarkah Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab ?

Benarkah Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab ?
Benarkah Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab ?

Nabi Muhammad SAW Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab? benarkah? Nah Sobat ciri fisik sang Nabi akhir jaman ini memang tidak bisa ditemukaan dan diterka-terka. Pasalnya Nabi mengingatkan bahwa dirinya menolak siapapun menggambar wajahnya demi menghindari kontroversi. Saat ini pun perlambang nabi biasanya hanya berupa tulisan arab ‘Muhammad’ atau seberkas cahaya saja.

Tentu saja manusia kini sangat penasaran tentang bagaimana sang Nabi sebenarnya

Pria yang sangat berpengaruh di dunia ini tentunya membuat banyak orang menerka-nerka bagaimana bagaimana Muhammad sesungguhnya. Berbagai argumen kemudian muncul, bahkan mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai kemiripan dengan orang jawa. Mengapa demikian? yuk baca terus artikel ini.

Saking berpengaruhnya sang Nabi, banyak orang yang berpendapat tentang genealogi Nabi Besar Muhammad SAW. Salah satunya menyatakan bahwa Nabi muhammad merupakan seorang Muarobin, yakni orang keturunan Indonesia yang hidup di daerah timur Tengah.

Salah satu Budayawan yang menduga Nabi Muhammad SAW keturunan Arab-Jawa adalah Emha Ainun Najib

Ia menyoroti dan menyimak tentang Nabi Muhammad dan mengatakan bahwa sang Nabi bukanlah Arab tulen. Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Nabi Muhammad SAW melangkah dengan santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Ia berjalan dengan berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda-kuda. Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut.

Pada masa itu, tidak ada orang Arab asli yang berperilaku demikian

Sedangkan tutur kata lemah lembut dianggap sebagai khas Jawa dan sangat berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak-ledak. Gesture dan tutur kata Muhammad SAW ini menjadi magnet sehingga kehadirannya menyedot perhatian Arab-arab tulen. Muhammad SAW juga suka bertapa [khalwat]. Tradisi ini juga tidak dimiliki bangsa Arab tulen, bertapa merupakah khasnya orang Jawa.

Nah Sobat, ternyata sikap-sikap sang Nabi tersebutlah yang diidentikkan dengan anggapan bahwa Nabi SAW merupakan keturunan Arab Jawa. Memang diperlukan penelitian lebih lanjut maka Nabi Muhammad SAW pun meninggalkan fisiknya yaitu berupa rambut yang di simpan di Museum di Turki. Dari rambut maka akan banyak diketahui tentang gen, DNA dan golongan darah yang nantinya dapat mengerucut pada genealogi Nabi Muhammad SAW.

Baca juga artikel:

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin
Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Namun bagi anda yang berencana beternak ataupun sekaligus budidaya ikan redfin ini, di postingan kali ini akan di bahas secara singkat tahpannya, ok langsung saja lihat tahapan cara ternak atau budidaya ikan hias redfin di bawah ini:

Persiapan wadah pemijahan

Sebelum pemijahan induk, sebaiknya dilakukan persiapan wadah yang baik agar proses pemijahan dapat berlangsung dengan sempurna. Dalam penggunaan box sterofoam yang sangat di nilai adalah dari segi kestabilan suhu dalam waktu pemijahan dan penetasan.

Factor suhu sangat penting dalam proses pemijahan, karena  perubahan suhu akan mempengaruhi pemijahan. Persiapan wadah diawali pencucian wadah pemjahan berupa box stereofoam yang bertujuan untuk meminimalisir serangan bakteri pathogen akibat wadah yang kotor. Box sterofoam yang digunakan berukuran 80 x 40 x 30 cm.

umpan ikan mas – Box terlebih dahulu dicuci dengan air bersih sampai kotoran yang menempel tidak ada. Setelah pencucian, box di bilas dengan air bersih. Box yang sudah bersih di susun rapat pada tempat yang sudah ditentukan. Setelah box disusun dilakukan pengisian air dan pengaturan aerasi. Air dipompa langsung dari tendon  dan dialirkan melalui selang yang berukuran ¾ inch. Air diisi dengan ketinggian 20 cm.

Seleksi induk

Kegiatan seleksi induk dilakukan untuk memilih induk yang matang gonad dan siap dipijahkan. Induk betina matang gonad, secara fisik ditandai dengan perut yang membundar, lembek bila diraba. Bobot induk sekitar antara 28-35 gr, panjang sekitar 8-12 cm dan berumur minimal 8 bulan. Sedangkan induk jantan, ditandai dengan adanya sperma waktu dilakukan penyitripiingan. Bobot indukan jantan sekitar 23-28 gr,panjang sekitar 6-9 cm dan berumur minimal 6 bulan.

Pemberokan

Pemberokan bertujuan untuk menggosongkan isi perut sehingga nduk yang ada benar-benar membesar perutnya karena berisi telur, bukan karena kekenyangan atau karena lemak. Induk-induk hasil seleksi kemudian diberok(dipuaskan). Pemberokan dilakukan selama 24 jam dalam akuarium pemberokan, berukuran 60x 40x30cm. pemberokan dilakukan secara terpisah antara induk jantan dan betina untuk menghindari pemijahan yang tidak diinginkan.

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila
Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Sistematika Ikan Nila

Ikan Nila salah satu jenis ikan yang mudah untuk berkembang biak hampir disemua perairan. Ikan nila mengalami proses pemijahan hampir terjadi sepanjang tahun.

Maka tidak heran hampir di berbagai daerah di Indonesia banyak petani yang melakukan budidaya ikan nila, karena cukup mudah dari segi perawatannya.

Salah satu sistem yang sering dpakai para petani ikan nila ini yaitu sistem tambak, ini merupakan cara beternak ikan di tepi kali atau teluk yang diberi pagar, dan mrupakan bagian dari danau atau tampungan air. Pagar yang digunakan umumnya adalah pagar bambu.

Klasifikasi Ikan Nila

  • Kelas   Pisces
  • Subkelas          Teleostei
  • Ordo   Perchomorphi
  • Subordo          Percoidea
  • Famili   Cichlidae
  • Genus   Oreochromis
  • Spesies   Oreochromis niloticus
  • Nama Sinonim  Tilapia nilotica, dan Sarotherodon nilotinus
  • Nama Indonesia Nila
  • Jenis ikan nila  biasa, nila merah (nirah), dan nila albino

Morfologis Ikan Nila

ikan hias – Bentuk tubuh agak memanjang dan pipih ke samping, warna putih kehitaman dan warnanya semakin terang kea rah bagian ventral atau perut.

Pada tubuh terdapat garis-garis vertikal berwarna hijau kebiruan, sedangkan pada sirip ekor terdapat delapan buah garis-garis melintang yang ujungnya berwarna kemerah-merahan. Mata tampak menonjol agar besar dan di tepinya berwarna hijau.

Letak mulut terminal atau di ujung tubuh. Posisi sirip perut terhadap sirip dada adalah thoracic. Garis rusuk (Linea lateralis) terputus menjadi dua bagian, letaknya memanjang di atas sirip dada.

Jumlah sisik pada garis rusuk 34 buah. Tipe sisik adalah ctenoid atau sisik sisir. Bentuk sirip ekor berpinggiran tegak. Rumus jari-jari sirip sebagai berikut: D XV-XVII 13;V.I.S.;P.15;A.III.10  dan C.18.

Tokoh Filsafat Islam AL-FARABI (257 – 337 H 870 – 950 M)

Tokoh Filsafat Islam AL-FARABI (257 – 337 H / 870 – 950 M)

Tokoh Filsafat Islam AL-FARABI (257 – 337 H  870 – 950 M)

Tokoh Filsafat Islam AL-FARABI (257 – 337 H / 870 – 950 M)
Tokoh Filsafat Islam AL-FARABI (257 – 337 H / 870 – 950 M)

Hidup dan Karya-Karyanya

Nama aslinya Abu Nasr Muhammad Bin Muhammad Bin Tharkhan, sebutan Al Faribi diambil dari nama kota Arab. Ia dilahirkan pada tahun 257 H (870). Ayahnya adalah seorang Iran dan menikah dengan seorang wanita Turkestan kemudian ia menjadi perwira tentara Turkestan. Oleh karena itu, al Farabi dikatakan berasal dari Turkestan dan kadang-kadang juga dikatakan dari keturunan Iran.

Menurut Massiqnon, orientaslis Perancis, al Farabi adalah seorang filsafat islam pertama dengan penuh arti kata, sebelum beliau memang al Kindi telah membuka pintu filsafat Yunani bagi dunia islam. Akan tetapi ia tidak menciptakan sistem (madzhab) filsafat tertentu, sebaliknya al Farabi telah menciptakan suatu sistem filsafat yang lengkap dan memainkan peran penting dalam dunia islam, seperti peranan yang dimiliki plotinus bagi dunia barat, begitu juga al Farabi menjadi guru bagi Ibnu Sina, Ibnu dan filsafat-filsafat islam lain yang datang sesudahnya. Oleh karena itu ia mendapat gelar “Guru Kedua” (Al Mu’allim Ats Tsani) sebagai kelanjutan dari aristoteles yang mendapat gelar “Guru Pertama” (Al Mu’allim Al Awwal).
Di antara karangan-karangannya adalah :

a. aghradhu ma ba’da ath-thabi’ah
b. Al-Jam’u baina Ra’yai Al Hakimain (mempertemukan pendapat kedua filsafatm maksudnya Plato dan Aristoteles)
c. Tahsil as sa’adah (mencari kebahagiaan)
d. ‘Uyun ul-Masail (pokok-pokok persoalan)
e. Arau ahl-il madinah al fadhillah (pikiran-pikiran penduduk kota utama negeri utama)
f. Il sha’u al ulum (statistik ilmu)
Dalam buku terakhir ini al Farabi membicarakan macam-macam ilmu (bagian-bagiannya, yaitu ilmu bahasa, ilmu mantik, ilmu matekatika, fisika, ketuhanan, fiqih, perkotaan dan ilmu kalam)

Al-Farabi dan Kesatuan Filsafat

Filsafat al Farabi sebenarnya merupakan campuran antara filsafat aristoteles dan neoplatoisme dengan pikiran keislaman yang jelas dan corak aliran syiah imamiah. Misalnya dalam soal etika dan politik, ia mengikuti plato dan dalam soal metafisika, ia mengikuti plotinus, selain itu al Farabi adalah seorang filsafat sinkretisme (pamanduan) yang percaya akan kesatuan (ketunggalan) filsafat.
Pemanduan yang menonjol tampak jelas pada usahanya untuk mempertemukan hasil-hasil pemikiran plato dengan pemikiran aristoteles di satu pihak dan mempertemukan hasil-hasil pemikiran filsafat dengan wahyu di lain pihak, dengan bersenjatakan takwil (interpetensi bathin) (Al Hanafi, 1991 : 83)

Logika

Tampaknya dalam lapangan logika al Farabi banyak mengikuti Aristoteles. Adalah :
a. Definisi logika ialah ilmu tentang pedoman (peraturan) yang dapat menegakkan pikiran dan menunjukkan pada kebenaran dalam lapangan yang tidak bisa dijamin kebenarannya.
b. Guna logika, maksudnya logika ialah agar kita dapat membetulkan pikiran orang lain, atau agar orang lain dapat membenarkan pemikiran kita, atau kita dapat membetulkan pemikiran diri kita sendiri
c. Lapangan lgika, lapangannya ialah segala macam pemikiran yang bisa diutarakan dengan kata-kata dalam kedudukannya sebagai alat menyatakan pemikiran.
d. Bagian-bagian logika, yaitu kategori (al-ma’qulat al ‘asyr); kata-kata (al ibaroh, termas); analogi pertama (al qiyas); analogi kedua (al burhan); jadal (debat; sofistika; retorika dan poetika (syair), pembagian qiyas ada lima yaitu
1) kias meyakinkan (qiyas – burhani), yaitu kias memberi keyakinan
2) qiyas jadali, yaitu kiyas yang terdiri dari hal yang sudah dikenal dan bisa diterima (al-masyhurat wal musallamat)
3) kias sofistika ialah kias yang menimbulkan sangkaan bahwa sesuatu yang tidak benar kelihatan benar dan sebalinya.
4) Qiyas-khatabi, yaitu kias yang menimbulkan dugaan yang tidak begitu kuat
5) Qiyas syi’I, yaitu kias yang memakai perasaan dan khayalan untuk dapat menarik orang lain
(A. Hanafi, 1991 : 89)

Filsafat Metafisika

Hal-hal yang dibicarakannya adalah :

a. Tuhan

Al faribi terlebih dahulu membagi wujud yang ada pada hakikat Tuhan dan sifat-sifat-Nya
1) wujud yang mumkin atau wujud yang nyata karena lainnya (wajib ligharbi) seperti wujud cahaya yang tidak akan ada, kalau tidak ada matahari.
2) Wujud yang nyata dengan sendirinya (wajib al wujud lidzatih). Wujud adalah wujud yang tabiatnya itu sendiri menghendaki wujud-Nya)

b. Hakekat Tuhan

Allah adalah wujud yang sempurna dan ada tanpa suatu sebab, karena kalau ada sebab bagi-Nya berarti ia tidak sempurna, sebab bergantung kepadanya, ia adalah wujud yang paling mulia dan yang paling dahulu adanya. Oleh karena itu, tuhan adalah zat yang azali (tanpa permulaan) yang selalu ada zat-Nya itu sendiri sudah cukup menjadi sebab bagi keabadian wujud-Nya. Wujud-Nya tidak berarti terdiri dari Hule (matter, benda dan shurroh). Yaitu dua bagian yang terdapat pada makhluk, kalau itu terjadi dari kedua perkara tersebut, tentunya akan terdapat susunan (bagian-bagian pada zat-Nya)

Baca Juga: 

Tokoh Filsafat Islam Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd

Tokoh Filsafat Islam Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd

Tokoh Filsafat Islam Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd

Tokoh Filsafat Islam Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd
Tokoh Filsafat Islam Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd

IBNU SINA

Hidup dan karyanya

Ibnu Sina dilahirkan dalam masa kekacauan, ketika kalifah abbasyiyah mengalami kemunduran dan negeri-negeri yang mula-mula berada di bawah kekuasaan khalifat tersebut mulai melepaskan diri satu per satu untuk berdiri sendiri. Ibnu Sina dilahirkan di Afsyana, daerah Bukhara pada tahun 340 H (980 M) di Bukhoro, ia menghafal Al-Qur’an dan belajar ilmu-ilmu agama serta ilmu-ilmu astronomi katika usianya baru 10 tahun, kemudian mempelajari ilmu kedokteran pada Isa bin Yahya seorang Masehi. Hidup beliau sepenuhi dengan kesibukan, seperti bekerja di pemerintahan, mengarang, menulis, dll.

Karya-karyanya yang terkenal

a. Asy-syifa terdiri dari logika fisika, matematika dan metafisika (ketuhanan)
b. An najat
c. Al-isyarat wat-tanbihat
d. Al-hikmah al-masyriqiyyah mengenai tasawuf tetapi menurut carlos nallino, berisi filsafat timur sebagai imbangan filsafat barat
e. Al-qonun

Dasar-dasar fisika

Ibnu Sina seperti halnya al Farabi, mengambil teori tersebut dari Aristoteles, dengan mengatakan bahwa benda alam terdiri darinya (maddah) sebagai tempat dan dari shurat sebagai perkara yang bertempat padanya. Pertalian benda shurah sama dengan pertalian perunggu dengan patuh, jadi benda alam mempunyai tambahan (perkara yang mengikutinya) yaitu aradh (sifat-sifat) seperti gerak, diam dan lain-lain.

Perbedaan shurah dengan aradh ialah kalau aradh terdapat sesudah ada benda, sedangkan shurah terdapat sebelum benda,
Gerak dan diam menurut Ibnu Sina “tiap-tiap gerak terdapat perkara yang bisa bertambah atau berkurang. Sedangkan Jauhar (benda kecil/atom) tidak demikian keadaannya (tidak mengenal gerak). Dengan demikian perpindahan dari satu tempat ke tempat lain adalah gerak, begitu pula perpindahan dari putih ke hitam (dalam bahasa arab disebut istihalah) dan bertambah atau berkurangnya sesuatu bentik dikarakan juga gerak (a. hanafi, 1991 : 118)

IBNU RUSYD (520 – 595 H / 1126 – 1198 M)

Hidup dan karyanya

Ia adalah abdul walid Muhammad bin ahmad ibn Rusyd, kelahiran Cordova pada tahun 520 H, berasal dari kalangan keluarga besar yang terkenal di Andalusia (Spanyol), ayahnya seorang hakim, dan neneknya terkenal dengan sebutan “Ibn Rusyd nenek” (aljadd) kepala hakim Cordova.
Karangannya meliputi berbagai macam ilmu seperti fiqih usul, bahasa, kedokterean, astronomi, politik, filsafat, dan buku-bukunya :
a. Bidyatul mujtahidin (ilmu fiqih) yaitu berisi perbandingan madzhab
b. Fashlul-maqalfi ma baina al hikmati was-syariat min al-ittisal (ilmu kalam)
c. Manahij al-adillah fi aqaid ahl-al millah (ilmu kalam)
d. Tashafur at-thohatut (filsafat dan ilmu kalam

Dalil wujud Tuhan

Ibnu Rusyd menerangkan dalil-dalil wujud tuhan menurut syara yang meyakinkan yaitu dalil ‘inayah (pemelihara) dan dalil ihtira’ (penciptaan), yang kedia-duanya terdapat dalam al-Qur’an, menurut beliau Al-Qur’an bisa dibagi menjadi 3 golongan, Pertama, ayat berisi peringatan terhadap dalil ‘inayah. Kedua, ayat-ayat yang berisi peringatan terhadap dalil ikhtira’. Ketiga, ayat-ayat yang berisi peringatan kedua dalil tersebut bersama.
Dalil inayah apabila ala mini kita perhatikan kita akan mengetahui apa yang ada di dalamnya sesuai dengan kehidupan dan makhluk-makhluk lainnya. Persesuaian ini bukan terjadi secara kebetulan. Tetapi menunjukkan adanya penciptaan yang rapi dan teratur, yang didasarkan atas ilmu dan kebijakan, sebagaimana yang ditunjukan oleh ilmu pengetahuan modern.
Dalil iktira’, seperti halnya dengan dalil ‘inayah mendorong kita untuk mengikuti keilmuan sejauh mungkin. Dalil tersebut lebih berguna pada dalil atom / dalil wajib-mumkin dan lain-lain. Kelebihan dalil ikhtira’, ialah karena ia dipakai oleh syara’ dan menguatkan adanya kebijakan Tuhan. Banyak ayat yang berisi dalil ikhtira’ tersebut. Diantaranya ayat 5-6, surat At Thariq.

Dalil gerak yang diambil dari Arsitoteles bahwa alam semesta ini bergerak dengan sesuatu gerakan yang abadi dan gerakan ini mengandung adanya penggerak pertama yang tidak bergerak dan tidak berbenda yaitu Tuhan, tetapi juga Ibnu Rusyd mengatakan bahwa benda-benda langit beserta gerakannya dijadikan oleh tuhan dari tiada dan bukan dalam zaman, karena zaman tidak mungkin mendahului wujud cara yang bergerak, selama zaman itu kita anggap sebagai ukuran geraknya. Jadi, gerakan menghendaki adanya penggerak pertama / sesuatu sebab yang mengeluarkan dari tiada menjadi wujud (A. Hanafi; 1991 : 172)

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/khutbah-hari-raya-idul-fitri-menjaga-hati-tiga-pesan-ramadhan/

Mengupas Tentang Tokoh Filsafat Islam AL-GHAZALI

Mengupas Tentang Tokoh Filsafat Islam AL-GHAZALI

Mengupas Tentang Tokoh Filsafat Islam AL-GHAZALI

Mengupas Tentang Tokoh Filsafat Islam AL-GHAZALI
Mengupas Tentang Tokoh Filsafat Islam AL-GHAZALI

 

Biografi Al-Ghazali

Nama lengkapnya abu hamid Muhammad ibn Muhammad al-ghazali, ath thusi, merupakan orang Persia asli yang dilahirkan pada tahun 450 H/1058 M di Thus (dekat Mashed) dan wafatnya di nisbur pada tahun 505 H/1111 M dalam usia 54 tahun (Moh fauzan, 2002 : 30)

Karya-karya al-ghazali

Sulaiman dunya menyatakan dan mencatat bahwa karya tulis imam al-ghozali mencapai kurang lebih 300 buah, meliau mengarang dari umur 25 tahun yang di antaranya

a. Ilmu Kalam Dan Filsafat

1) Maqashid Al Falasifah
2) Tahafut Al Falasifah
3) Al Iqtishad Fi Al I’tiqad
4) Al Muqid Min Adh Dhalal
5) Maqashid Asma Fi Al Ma’ani, Asma Al Husna
6) Faial Al Mustaqim, dll

b. Kelompok fiqih dan ushul fiqih

1) Al Basith
2) Al Wasith
3) Al Wajiz
4) Al Khulashah Al Mukhtashar
5) Al Mustashfa
6) Al Mankul
7) Syifakh Al Alifi Qiyas Wa Ta’lil
8) Adz Dzari’ah Ila Makarim Al Syari’ah

c. Kelompok tafsir meliputi

1) Yaqul At Ta’wil Fi Tafsir At Tanzil
2) Tawahir Al-Qur’an

d. Kelompok ilmu tasawuf dan akhlak secara integral bahasannya ilmu kalam, fiqih dan tasawuf antara lain:
1) Ihya’ ‘Ulum Ad-Din
2) Mizan Al Amanah
3) Kimya As Sa’adah
4) Misykat Al Anwar
5) Muh As Syafat Al-Qulub
6) Minhaj Al Abiding
7) Ad Dar Fiqhiratfi Kasyf’ulum
8) Al Aini Fi Al Wahdat
9) Al Qurbat Illa Alah Azza Wajalla
10) Akhlak Al Abrarwa Najat Min Al Asrar, dll

Pandangan Al-Ghazali tentang Taukhid dan Kalam

Ilmu ini membahas tentang dzat Allah, siat-sifatnya yang eternal (al qadimah), yang aktif kreatif (al’fi’liyyah) yang esensial, dengan nama-nama yang sudah dikenal, juga membahas, keadaan para Nabi, para pemimpin umat sesudahnya dan para shabat. Beliau begitu pula membahas tentang keadaan mati dan hidup. Keadaan di bangkitkan dari kubut (al ba’ats), berkumpul di mahsyar, perhitungan amal dan melihat tuhan.
Al ghazali dalam kitabnya ihya’ ‘ulum ad0din menyesalkan adanya pergeseran istilah “tauhid” pada “kalam” tauhid yang berarti mengesakan Allah merupakan isti akidah islam yang dibawa nabi Muhammad SAW, sedangkan kalam yang beratti perkataan, hanya merupakan cara yang digunakan dalam membahas masalah-masalah aqidah.
Menurut al ghazali pengertian tauhid pada masa salaf yang terfokus pada kalimat. “La Ilaha Illa Allah” (tidak ada Tuhan selain Allah), ditanggapi dan dihayati bervariasi oleh umat waktu itu. Ada orang munafik yang bertauhid itu dihatinya dan mengucapkannya dengan sadar.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/kumpulan-kultum-ramadhan/

Rumah Zakat Launching Program Entrepreneur

Rumah Zakat Launching Program Entrepreneur

Rumah Zakat Launching Program Entrepreneur

Rumah Zakat Launching Program Entrepreneur
Rumah Zakat Launching Program Entrepreneur

BEKASI-Rumah Zakat bersama Komunitas TDA

(Tangan Di Atas) meresmikan Program Pembinaan Wirausahawan Muda Muslim Beasiswa Juara Entrepreneur Batch 1, Senin (6/3). Sebanyak 47 peserta yang berasal dari siswa SMA/sederajat mengikuti kegiatan tersebut.

Dari rilis Rumah Zakat, menurut Network Leader Manager Rumah Zakat, Didi Sabir, nantinya 47 peserta tersebut akan mengikuti pendidikan kewirausahaan selama satu tahun. Selain tentang ilmu kewirausahaan, dalam program tersebut para peserta juga akan dibekali dengan ilmu keagamaan.

“Program ini bertujuan untuk mencetak para pengusaha muda

yang tangguh juga memiliki akhlak yang baik. Semoga ke depannya program ini dapat dijadikan sebagai role model bagi program-program wirausaha skala nasional,” ujar Didi, Selasa (7/3).

Hal senada dikatakan oleh Dum Bara, Board Of Director TDA Pusat yang mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menjadi bagian dalam proses pencetakan wirausahawan muda di Indonesia. Kerja sama yang dilakukan kali ini, kata Bara, merupakan salah satu langkah TDA untuk mewujudkan hal tersebut.

“Untuk menghadirkan seorang wirausahawan tangguh perlu pribadi

yang tidak hanya paham dunia wirausaha, tapi juga saleh. Oleh karena itu kami yakin reputasi Rumah Zakat dengan pola program pembinaan akhlaknya untuk kemudian bersama-sama mencetak wirausahawan muda tangguh yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman,” papar Bara. (Pun)

 

Baca Juga :

Perekrutan Prajurit TNI Gratis Tidak Dipungut Biaya

Perekrutan Prajurit TNI Gratis Tidak Dipungut Biaya

Perekrutan Prajurit TNI Gratis Tidak Dipungut Biaya

Perekrutan Prajurit TNI Gratis Tidak Dipungut Biaya
Perekrutan Prajurit TNI Gratis Tidak Dipungut Biaya

BANDUNG-Ribuan pemuda Jawa Barat siap mendaftar untuk

menjadi Prajurit TNI sebagai tempat untuk mengabdikan dirinya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI JP. Sembiring memberikan pengarahan kepada orang tua atau wali Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2017 di GOR Saparua Kota Bandung, Selasa (7/3).

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang proses seleksi dari tahap pendaftaran hingga seleksi-seleksi lanjutannya.

Kasdam menyatakan masuk menjadi Prajurit TNI gratis

tidak dipungut biaya, diawali dari proses pendaftaran, seleksi dan masuk pendidikan calon Prajurit TNI hingga pelantikan tidak bayar maupun dipungut biaya apapun dan semua gratis terkecuali keperluan pribadinya.

Kasdam menjelaskan, pada pelaksanaan seleksi nanti melalui dua tahapan seleksi, yang pertama seleksi di Panda (Panitia Daerah) yaitu Kodam III/Siliwangi dan seleksi pusat dengan mendatangkan panita dari pusat Mabesad Jakarta yang pelaksanaannya tetap di wilayah Kodam III/Siliwangi dan semuanya menginginkan dalam proses rekrutmen prajurit TNI dipilih yang betul-betul memenuhi syarat dan lulus dalam seleksi tidak asal-asalan.

“Penerimaan prajurit TNI saat ini harus kredibel dan transparan oleh karenanya bagi setiap orang tua atau wali calon Catam PK Gelombang I Tahun 2017 agar mengawal anak-anaknya selama mengikuti seleksi,” jelasnya.

“Jangan paksa anak-anak bapak atau ibu untuk masuk TNI

karena yang terpaksa itu tidak akan baik hasilnya, apalagi kehidupan TNI dituntut untuk memiliki sikap yang tangguh, tanggap dan trengginas,” ungkapnya.

Kasdam menegaskan bagi yang mengetahui atau menemukan oknum pungli agar dilaporkan kalau dia anggota TNI akan diproses sesuai hukum yang berlaku di TNI atau dipindahkan satuan yang lebih jauh asalkan laporan dilengkapi dengan data yang akurat.

Pengarahan Kasdam diikuti oleh 1.150 orang peserta seleksi Calon Tamtama PK Gelombang I Tahun 2017 dengan didampingi oleh orang tua atau wali Calon Tamtama. (Pun)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/anatomi-struktur-kulit

YMN Kembali Renovasi Masjid di Sumedang

YMN Kembali Renovasi Masjid di Sumedang

YMN Kembali Renovasi Masjid di Sumedang

YMN Kembali Renovasi Masjid di Sumedang
YMN Kembali Renovasi Masjid di Sumedang

SUMEDANG-YMN (Yayasan Masjid Nusantara) kembali merenovasi masjid di Sumedang

tepatnya di Dusun Bakom, Kecamatan Cisitu. Kondisi Masjid Al-Mubarok tersebut masih berlantai tanah, plafon belum terpasang, kusen pintu yang rawan rusak, serta belum adanya toilet dan saluran air untuk berwudhu.

Sejak tahun 2015, warga di wilayah tersebut sudah mulai mengumpulkan dana untuk perbaikan masjid. Namun, dana yang dikumpulkan masih belum cukup untuk mendanai renovasi masjid. Jika kondisi masjid seperti ini terus dibiarkan atau tidak diselesaikan, dikhawatirkan dinding masjid akan dipenuhi lumut dan semakin mudah untuk rubuh.

“Meskipun masjid di wilayah ini masih dengan fasilitas seadanya

, tetapi semangat warga dalam memakmurkan masjid tetap tinggi. Anak-anak pun tetap semangat belajar mengaji di masjid tersebut. Semoga melalui bantuan renovasi ini, lebih menambah semangat warga dalam memakmurkan masjid,” ujar Direktur YMN, Hamzah Fatdri, Kamis (9/3).

Sebelumnya, YMN juga telah merenovasi Masjid Nurul Iman

di Dusun Cipunderan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Hamzah mengatakan, pihaknya akan terus konsisten dalam meningkatkan pelayanannya dan memperluas wilayah bantuan renovasi masjid.

Saat ini, YMN sedang melakukan pembangunan masjid di Aceh dan Palu. Sejak didirikan pada tahun 2012, YMN telah membangun dan merenovasi 45 masjid yang tersebar di berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan NTT. (Pun)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/klasifikasi-tumbuhan-paku