Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan
Beasiswa Menarik di Jepang untuk S-2 Pada Ilmu Gizi dan Pangan

Ilmu gizi dan pangan saat ini semakin penting di tengah dunia menghadapi ancaman krisis pangan. Dengan ilmu itu masyarakat bisa diedukasi dan pemahaman pentingnya pemenuhan gizi untuk membangun kualitas generasi penerus. Salah satunya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari jalur pendidikan.

Meneruskan jalur pendidikan gelar master atau S-2 dengan bidang ilmu gizi dan pangan, bisa dilakukan di Jepang. Ajinomoto selama ini setiap tahunnya mengirim mahasiswa Indonesia kuliah S2 di perguruan tinggi negeri sakura itu.

Pengiriman mahasiswa itu melalui Ajinomoto Foundation.

Pada 2019 ini Ajinomoto memberikan beasiswa program pascasarjana kepada mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di enam perguruan tinggi di Jepang. Keenam perguruan itu yakni, Tokyo University, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University dan Waseda University.

Chevia Nadia, 25, adalah salah seorang penerima program beasiswa Ajinomoto. Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menuturkan, sejak lulus dari S-1 di program studi Teknologi Pangan di IPB, dia melanjutkan pendidikan ke Jepang melalui program beasiswa Ajinomoto pada 2017.

“Saya memilih The University of Tokyo (Todai). Selama hampir satu tahun menjadi research student, saya mendapatkan banyak pengalaman belajar tentang bahasa dan budaya Jepang. Tentunya saya saya serta dengan kehidupan di Tokyo,” kata Chevia kepada JawaPos.com.

Untuk diketahui, Ajinomoto mengirimkan mahasiswa ke Jepang

berlangsung sejak 2010. Pada waktu itu Ajinomoti membuat program Beasiswa Penuh. Pada program ini mahasiswa mendapatkan sejumlah tunjangan.

Mulai dari tunjangan sebanyak JPY 150 ribu. Lalu ditambah dengan tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta tiket pesawat ke Jepang. Hingga saat ini Ajinomoto sudah mengirimkan 10 orang mahassiswa terbaik dari Indonesia untuk studi Master.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan beasiswa bisa memenuhi syaratnya. Yakni, calon mahasiswa harus tertarik melanjutkan studi master pada bidang Gizi, Kimia Murni, Biologi, Kesehatan Masyarakat, dan Teknologi Pangan. Ketika di S-1 calon mahasiswa itu telah memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.

Lalu untuk usia maksimal 35 tahun. Lebih penting lagi,

calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta punya motivasi yang tinggi untuk belajar.

Lebih jauh Chevia menuturkan, program bimbingan beasiswa yang diberikan yakni bimbingan penyampaian progress report penelitian setiap tahunnya.

Tahun ini Ajinomoto telah membuka pendaftaran beasiswa penuh untuk program 3th Research student program plus Master student program. Ajinomoto menyediakan 6 perguruan tinggi favorit. Yakninya, Tokyo University, Kyoto University, Nagoya University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Waseda University. Batas akhir pendaftaran tanggal 15 Maret 2019.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/apresasi-adalah/