Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula
Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Usaha Budidaya Ikan Komet. Ikan komet adalah salah satu ikan hias yang sangat familiar di kalangan pecinta ikan hias indonesia. Ikan komet ini juga sudah mulai banyak untuk di budidayakan. Selain ikan komet sangat mudah untuk dibudidayakan ikan ini juga sangat sering di jadikan untuk ikan hiasan di kolam kecil di rumah. Sekarang para petani ikan hias juga sudah mulai melakukan usaha budidaya ikan komet. Berikut cara budidaya ikan komet :

Persiapan wadah / kolam Ikan komet

Persiapan wadah budidaya ikan komet bisa dilakukan di wadah berupa aquarium atau kolam, yang terpenting adalah ukurannya, untuk ukuran minimalnya adalah 60 X 40 X 60 cm. Sebelum digunakan wadah perlu dibersihkan terlebih dahulu seperti dalam wadah aquarium dibersihkan menggunakan sabun, kemudian wadah setelah dibersihkan selanjutnya dikeringkan kira – kira 1-2 hari.

Setelah dilakukan pengeringan pada wadah kemudian isi dengan air yang sudah di tritmen sekitar 1 hari, ini bertujuan agar air dapat terhindar dari zat – zat yang merugikan bagi proses pembenihan ikan komet. Setelah air terisi selanjutnya pada wadah berilah tanaman air seperti enceng gondok, ini berguna sebagai substrat untuk menempel nya terlur ikan komet.

Pemilihan induk ikan komet

Pemilihan induk ikan komet sangatlah penting karena kualitas anakan ikan komet tergantung dengan kualitas indukan nya sehingga bila anda memilih induk yang bagus maka anakan ikan komet akan bagus pula. Pilihlah indukan yang benar – benar matang gonad biasanya ikan komet yag matang gonad berumur 8 bulan ke atas.

Perbedaan induk jantan dan betina

Induk jantan

Induk jantan yang matang gonad bila di urut bagian perut akan keluar cairan putih yaitu sperma.

Dibagian sirip dada akan terlihat bintik – bintik yang berbentuk bulat menonjol dan bila disentuh terasa kasar.

Induk betina

Bagian sirip dada juga terdapat bintik – bintik namun akan halus bila disentuh.

Induk betina yang matang gonad, bila diurut pada bagian perut di lubang urogenitalnya akan keluar cairan kuning seperti kuning telur.

Pemijahan ikan komet

Proses pemijahan ikan komet ini dilakukan dengan menggabung kan induk jantan dengan betina dengan perbandingan 1 jantan dan 2 betina. Pemijahan ini biasanya dilakukan indukan jantan yang terus mengejar indukan betina dan sampai membuahinya.

Setelah itu telur ikan akan menempel pada substrat seprti enceng gondok atau tanaman air lainnya, sehingga pada saat pemijahan harus ada tanaman air di wadah sebagai substrat telur ikan komet. Ikan komet dimasukkan kewadah pada sore hari dan akan melakukan proses pemijahan pada malam hari sehingga ke esokan harinya ikan komet sudah ada telur yang menempel pada tanaman air.

Penetasan telur

Setelah telur sudah menempel pada substrat tanaman air induk jantan maupun betina harus diambil, agar tidak memakan telur yang sudah dikeluarkan. Telur ikan komet biasanya akan menetas kira – kira 2 – 3 hari. Setelah telur sudah menetas eceng gondok atau tanaman air sudah bisa diambil agar benih ikan komet dapat dihitung.

Perawatan dan pemberian pakan larva ikan komet

Larva Ikan komet yang baru menetas biasanya dapat bertahan kira – kira 2 – 3 hari karena masing ada kantung telur yang ada di setiap larva ikan komet. Setelah kantung kuning telurnya hilang maka diberi makanan berupa kuning telur yang sudah direbus terlebih dahulu.

Saat pemberian kuning telur di usahakan jangan terlalu banyak karena dapat mempengaruhi kualitas airnya. Setelah umur 15 hari larva bisa diberikan makanan alami,  setelah umur 30 hari baru larva bisa diberi makanan buatan berupa pelet.

Berikut adalah artikel tentang bagaimana cara usaha budidaya ikan komet untuk pemula. Semoga artikel ini dapat di jadikan referensi untuk petani ikan komet pemula maupun yang sudah lama melakukan nya. Untuk kurang lebihnya sanya mohon maaf dan terima kasih telah membacanya. Semoga bermanfaat

Baca juga artikel lainnya tentang: