Sukses Budidaya Lele Sangkuriang

Sukses Budidaya Lele Sangkuriang

Sukses Budidaya Lele Sangkuriang

 

Sukses Budidaya Lele Sangkuriang

Latar Belakang Ternak Lele Sangkuriang

Ternak lele sangkuriang merupakan solusi bagi anda yang sudah pernah atau sedang beternak jenis lele dumbo. Lele sangkuriang ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan lele dumbo diantaranya masa panen yang lebih pendek yaitu sekitar 40 hari, tahan terhadap penyakit dan warna kulit lebih terang sehingga lebih menarik dimata konsumen. Lele sangkuriang ini hasil dari perkawinan anak lele ke ibunya sehingga disebut sangkuriang yang menikahi ibunya sendiri. Hasil dari perkawinan ini menghasilkan lele unggul yaitu jenis sangkuriang.Budidaya lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m – 800 mdpi. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik, artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas >800 m dpi. Namun bila budidaya dikembangkan dalam skala massal harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial sekitarnya artinya kawasan budidaya yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan Pemda setempat. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan ikan lele dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi,  teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, dan pemasarannya relatif mudah dan modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.
Pengembangan usaha budidaya ikan lele semakin meningkat setelah masuknya jenis ikan lele dumbo ke Indonesia pada tahun 1985. Keunggulan lele dumbo dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit.
Namun demikian perkembangan budidaya yang pesat tanpa didukung pengelolaan induk yang baik menyebabkan lele dumbo mengalami penurunan kualitas. Hal ini karena adanya perkawinan sekerabat (inbreeding), seleksi induk yang salah atas penggunaan induk yang berkualitas rendah. Penurunan kualitas ini dapat diamati dari karakter umum pertama matang gonad, derajat penetasan telur, pertumbuhan harian, daya tahan terhadap penyakit dan nilai FCR (Feeding Conversion Rate).
Sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo BBAT Sukabumi telah berhasil melakukan rekayasa genetik untuk menghasilkan lele dumbo strain baru yang diberi nama lele “Sangkuriang”.
Seperti halnya sifat biologi lele dumbo terdahulu, lele Sangkuriang tergolong omnivora. Di alam ataupun lingkungan budidaya, ia dapat memanfaatkan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas.
Tujuan pembuatan Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan cara dan teknik pemeliharaan ikan lele dumbo strain Sangkuriang yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi Perikanan untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani dan tingkat konsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia.
Berdasarkan keunggulan lele dumbo hasil perbaikan mutu dan sediaan induk yang ada di BBAT Sukabumi, maka lele dumbo tersebut layak untuk dijadikan induk dasar yaitu induk yang dilepas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan diseminasi kepada instansi/pembudidaya yang memerlukan. Induk lele dumbo hasil perbaikan ini, diberi nama “Lele Sangkuriang”. Induk lele Sangkuriang merupakan hasil perbaikan genetik melalui cara silang balik antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Induk betina F2 merupakan koleksi yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi yang berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang diintroduksi ke Indonesia tahun 1985. Sedangkan induk jantan F6 merupakan sediaan induk yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. Induk dasar yang didiseminasikan dihasilkan dari silang balik tahap kedua antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan hasil silang balik tahap pertama (F2 6).
Budidaya lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m – 800 m dpi. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik, artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas >800 m dpi. Namun bila budidaya dikembangkan dalam skala massal harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial sekitarnya artinya kawasan budidaya yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan Pemda setempat.
Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan ataupun lahan marjinal lainnya.
Sumber air dapat menggunakan aliran irigasi, air sumu (air permukaan atau sumur dalam), ataupun air hujan yan sudah dikondisikan terlebih dulu. Parameter kualitas air yan baik untuk pemeliharaan ikan lele sangkuriang adalah sebagai berikut:
  1. Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
  2. pH air yang ideal berkisar antara 6-9.
  3. Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l.
Budidaya ikan lele Sangkuriang dapat dilakukan dalam bak plastik, bak tembok atau kolam tanah. Dalam budidaya ikan lele di kolam yang perlu diperhatikan adalah pembuatan kolam, pembuatan pintu pemasukan dan pengeluaran air.
Bentuk kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan lele adalah empat persegi panjang dengan ukuran 100-500 m2. Kedalaman kolam berkisar antara 1,0-1,5 m dengan kemiringan kolam dari pemasukan air ke pembuangan 0,5%. Pada bagian tengah dasar kolam dibuat parit (kamalir) yang memanjang dari pemasukan air ke pengeluaran air (monik). Parit dibuat selebar 30-50 cm dengan kedalaman 10-15 cm.
Sebaiknya pintu pemasukan dan pengeluaran air berukuran antara 15-20 cm. Pintu pengeluaran dapat berupa monik atau siphon. Monik terbuat dari semen atau tembok yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian kotak dan pipa pengeluaran. Pada bagian kotak dipasang papan penyekat terdiri dari dua lapis yang diantaranya diisi dengan tanah dan satu lapis saringan. Tinggi papan disesuaikan dengan tinggi air yang dikehendaki. Sedangkan pengeluaran air yang berupa siphon lebih sederhana, yaitu hanya terdiri dari pipa paralon yang terpasang didasar kolam dibawah pematang dengan bantuan pipa berbentuk “L” mencuat ke atas sesuai dengan ketinggian air kolam.
Saringan dapat dipasang pada pintu pemasukan dan pengeluaran agar ikan-ikan jangan ada yang lolos keluar/masuk.

Pelaksanaan Budidaya

Sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran, yang perlu diperhatikan adalah tentang kesiapan kolam meliputi:
a. Persiapan kolam tanah (tradisional)
Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak terjadi kebocoran. Pemopokan pematang untuk kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor).
Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan).
Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat di kolam.
Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500-700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2.
Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air dipasang penyaring
Kemudian dilakukan pengisian air kolam.
Kolam dibiarkan selama ± 7 (tujuh) hari, guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami.
b. Persiapan kolam tembok
Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Bedanya, pada kolam tembok tidak dilakukan pengolahan dasar kolam, perbaikan parit dan bak untuk panen, karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen.
c. Penebaran Benih
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/m2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit.
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. Hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekor/m2 yang berukuran 5-8 cm.
d. Pemberian Pakan
Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.
e. Pemanenan
Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan  pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan.

Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit.

Kegiatan budidaya lele Sangkuriang di tingkat pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. Pada kegiatan pembesaran, penyakit banyak ditimbulkan akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan. Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain ular dan belut. Sedangkan organisme pathogen yang sering menyerang adalah Ichthiophthirius sp., Trichodina sp., Monogenea sp. dan Dactylogyrus sp.

Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida yang direkomendasikan pada saat pengisian air sebelum benih ditanam. Sedangkan penanggulangan belut dapat dilakukan dengan pembersihan pematang kolam dan pemasangan plastik di sekeliling kolam.

Penanggulangan organisme pathogen dapat dilakukan dengan pengelolaan lingkungan budidaya yang baik dan pemberian pakan yang teratur dan mencukupi. Pengobatan dapat menggunakan obat-obatan yang direkomendasikan.

 

 

Pengelolaan lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan persiapan kolam dengan baik.

Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan kolam tanah, persiapan kolam meliputi pengeringan, pembalikan tanah, perapihan pematang, pengapuran, pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Baca Juga: Cara Ternak Burung Lovebird Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan bak tembok atau bak plastik, persiapan kolam meliputi pengeringan, disenfeksi (bila diperlukan), pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Perbaikan kondisi air kolam dapat pula dilakukan dengan penambahan bahan probiotik.

Untuk menghindari terjadinya penularan penyakit, maka hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Pindahkan segera ikan yang memperlihatkan gejala sakit dan diobati secara terpisah. Ikan yang tampak telah parah sebaiknya dimusnahkan.
  • Jangan membuang air bekas ikan sakit ke saluran air.
  • Kolam yang telah terjangkit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran dengan dosis 1 kg/5 m2. Kapur (CaO) ditebarkan merata didasar kolam, kolam dibiarkan sampai tanah kolam retak-retak.
  • Kurangi kepadatan ikan di kolam yang terserang penyakit.
  • Alat tangkap dan wadah ikan harus dijaga agar tidak terkontaminasi penyakit. Sebelum dipakai lagi sebaiknya dicelup dulu dalam larutan Kalium Permanganat (PK) 20 ppm (1 gram dalam 50 liter air) atau larutan kaporit 0,5 ppm (0,5 gram dalam 1 m3 air).
  • Setelah memegang ikan sakit cucilah tangan kita dengan larutan PK
  • Bersihkan selalu dasar kolam dari lumpur dan sisa bahan organik
  • Usahakan agar kolam selalu mendapatkan air segar atau air baru.
  • Tingkatkan gizi makanan ikan dengan menambah vitamin untuk menambah daya tahan ikan.

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Bagaimana Ikan Nila Menjadi Peluang Bisnis

Bagaimana nila kolam terpal dapat menjadi peluang bisnis berbasis rumah salah satu yang menjanjikan. Nila merupakan ikan air tawar semakin dikonsumsi Indoneia Association. Nila memiliki struktur dengan daging lembut asin sampai yang lebih memilih ikan air tawar dalam model ini beberapa orang. Topik juga di prospek semakin menguntungkan penukung pertanian terpal nila. Nila memiliki cara alami distribusi di perairan Afrika. Berdasarkan namanya, temuan awal ikan, satu di Indonesia, yaitu, oleh seorang bernama Mr. Mujair.

Nila pertama kali ditemukan dalam serangan sungai di Blitar, Jawa Timur, pantai selatan hari muara.

1939 oleh Mr. Mujair. Di Indonesia sendiri, kita bisa lakukan dengan kolam ikan nila dapat mengikuti selera yang sama, nila nila, seperti nila dan mujair nila merah model mengambil TARP. Bagi Anda yang ingin membudidayakan ikan nila, pada kenyataannya, hal itu dapat dilakukan dalam dua langkah, yaitu melalui tanah dan kolam renang terpal. Namun, kesempatan ini, kami ingin meninjau peternakan kolam terpal nila. hal semacam ini untuk masa depan petani yang ingin membudidayakan ikan nila, tapi tidak banyak tempat yang kosong sangat berguna. Selain itu, penentuan ikan nila di kolam renang ditanam TARP memiliki banyak keuntungan dan biaya.

beberapa keuntungan yang diperoleh budayabisa kurang dalam darah dengan air bagaimana berbagai isu secara umum di biliar aula ikan lantai ruang pantai terutama pivotally, mungkin mengalami. Karena air secara bertahap akan menyusut, secepat ke dalam tanah. Pokoknya, tema, kolam terpal ikan nila di tempat itu Anda mengapa jadi pilihan yang baik.

 

 

Suhu lebih banyak ikan stabil Mujair

dengan menumbuhkan nila di terpal kolam renang, Anda tentu tidak perlu khawatir tentang suhu dalam peraturan air. Karena suhu air di terpal kolam renang lebih stabil. hal-hal seperti terpal kolam renang dapat menahan suhu air serta operasi saklar umum, perubahan musim fluktuasi alami. Ketika hal semacam ini sebelum dasar pemasangan juga dipasang terpal, sekam umumnya hadir waktu. Pada musim kemarau, sekam padi pad direndam dalam air, sehingga akan cepat membusuk. Karena hal itu akan menyebabkan pelepasan panas, dapat mencegah berbagai suhu air yang ideal, terutama tentang cara nila resesi.

Ikan Nila Lebih Mudah Panen

tidak menyebabkan keuntungan amis bau tanah di kolam sebelah produksi terpal ikan nila tidak mencium pertanian tanah nila. Dalam keadaan normal, lahan pertanian akan menghasilkan bau ikan lumpur atau tanah. Ikan karena berbagai aspek ikan nila tidak bau lumpur pasti pelanggan lebih diunggulkan bau banding bersahaja. lebih mudah ke dalam panen.

tidak kolam renang ukuran terlalu besar, panen ikan nila umum kolam terpal di atas itu, termasuk lebih mudah. Tidak hanya, bagian dasar terpal saja ini bebas dari lumpur untuk memfasilitasi petani panen ikan nila.

Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil Akan Melahirkan

Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil Akan Melahirkan

Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil Akan Melahirkan

Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil Akan Melahirkan
Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil Akan Melahirkan

Bagaimana ciri-ciri ikan molly balon hamil akan melahirkan? Salah satu ikan hias air tawar yang menjadi favorit para penghobi karena perawatannya yang sangat gampang ialah ikan molly balon. Ikan ini begitu disukai alasannya yaitu mempunyai bentuk badan yang lucu dan berwarna-warni. Ikan ini juga senang bergerak dengan lincah serta hobi bergerombol. Kaprikornus akan terlihat mengagumkan manakala Anda memelihara setidaknya 6 ekor ikan molly di dalam setiap akuarium.

Tahukah Anda, ikan molly balon berkembang biak dengan cara melahirkan

Sebelumnya dia akan mengandung selama 6-8 minggu. Dalam sekali masa kehamilannya, ikan ini bisa melahirkan hingga puluhan ekor anakan molly. Bahkan ikan ini dapat hamil kembali hanya dalam tempo beberapa hari semenjak proses melahirkan berkat kemampuannya dalam menyimpan sel sperma.

ciri ikan molly balon hamil akan melahirkan Simak Ciri-ciri Ikan Molly Balon Hamil akan Melahirkan

Ciri-ciri utama dari seekor ikan molly balon betina yang sedang hamil yaitu bentuk perutnya yang besar dan bulat

Dalam kondisi normal, ikan molly betina memang mempunyai badan yang gemuk dan akan bertambah gemuk lagi ketika tengah hamil. Begitu pula ketika masa kehamilannya sudah mencapai lebih dari sebulan, badan ikan betina tersebut akan bertambah semakin gemuk seperti bakal meletus.

Indukan ikan balon akan melahirkan anaknya apabila kondisi habitatnya cocok

ikan cupang aduan – Jika kondisi lingkungan tersebut kurang sesuai, dia tak segan-segan tetap menahan kelahiran anaknya hingga didapatkan keadaan habitat yang sesuai. Begitu anakan-anakan tersebut lahir, badan ikan betina ini akan mengurus kembali layaknya ukuran ikan molly betina normal yang belum dibuahi. Setelah kelahiran pertama masih ada kemungkinan beberapa hari dalam 2 ahad ke depan untuk ikan indukan tersebut melahirkan kembali.

Supaya anakan ikan molly balon yang sudah lahir tetap selamat dan tidak dimangsa oleh ikan dewasa yang lainnya

disarankan menempatkan ikan indukan yang sedang hamil di akuarium tersendiri. Anda bisa memakai akuarium yang berukuran lebih kecil sebagai daerah melahirkan. Jangan khawatir, indukan ikan molly tidak akan memangsa anak-anaknya sendiri setidaknya dalam waktu 24 jam setelah melahirkan. Hal ini dikarenakan ikan molly yang melahirkan akan menghasilkan hormon-hormon tertentu yang dapat mencegahnya dari perasaan lapar.

Semakin mendekati masa kelahiran, biasanya badan ikan molly betina yang sedang mengandung akan semakin besar

Di adegan perut induk tersebut juga umumnya bisa dijumpai bercak-bercak kehamilan (gravid spot) yang berwarna kehitam-hitaman. Hal ini disebabkan oleh ukuran belum dewasa ikan di dalam perut molly yang telah semakin membesar dan memiliki mata.

Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula

Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula

Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula

Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula
Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula

Bagaimana cara membudidayakan ikan hias black molly? Salah satu komoditi ikan hias air tawar yang berasal dari Indonesia yaitu ikan molly. Ikan ini memiliki panjang maksimal 12 cm, bersifat omnivora, dan berkembang biak secara melahirkan. Hingga kini terdapat puluhan varietas ikan molly yang dapat dijumpai di pasaran. Di antara varietas-varietas tersebut, ikan black molly mempunyai daerah tersendiri di kalangan pencinta ikan ini.

Ikan black molly (Mollinesia sphenops) tergolong ikan yang relatif mudah dipelihara. Ikan ini memiliki daya tahan badan yang berpengaruh dan bisa menyesuaikan diri dengan banyak sekali jenis habitat kolam. Dinamakan ikan black molly alasannya yaitu sekujur tubuhnya berwarna hitam legam, termasuk episode sirip-siripnya. Beberapa jenis ikan black molly yang cukup disukai oleh para hobiis di antaranya ikan black molly balon dan ikan black molly slayer.

Bagaimana cara membudidayakan ikan hias black molly Simak Budidaya Ikan Hias Black Molly bagi Pemula

Berikut ini panduan budidaya ikan hias khususnya black molly yang kami tujukan untuk para pemula yang tertarik memeliharanya!

Pemilihan Induk

Indukan ikan black molly yang berkualitas bagus ditandai dari warnanya yang sangat hitam pekat layaknya arang. Hindari memilih indukan yang berwarna kusam atau mempunyai bintik-bintik. Usahakan ikan tersebut sudah berumur minimal 6 bulan dengan panjang penjantan 3 cm dan panjang betina 5 cm.

Ciri-ciri ikan black molly jantan yaitu mempunyai gonopodium (tonjolan di belakang sirip perut), bentuk tubuhnya cenderung ramping, warna kulitnya lebih cerah, ukuran sirip punggung lebih panjang, dan ukuran kepalanya pun lebih besar. Sedangkan untuk ikan black molly betina memiliki ciri-ciri antara lain tidak mempunyai gonopodium melainkan sirip halus, posturnya gemuk, warnanya kurang cerah, sirip punggung berukuran normal, dan bentuk kepalanya agak meruncing.

Pemijahan Induk

ikan hiu megalodon – Anda bisa menggunakan kolam semen dan akuarium sebagai daerah pemijahan indukan ikan molly. Ukuran kolam pemijahan yang ideal sekitar 6-9 m2 dan tinggi 0,5 m. Sedangkan untuk daerah pemijahan berupa akuarium, ukuran yang pas yaitu 80 x 45 x 45 cm. Air yang dimasukkan ke dalam daerah pemijahan bersifat pH agak basa, kesadahan sedang, dan suhu antara 25-27 derajat celsius.

Proses selanjutnya ialah pengisian air ke dalam daerah pemijahan sampai mencapai ketinggian 30 cm. Bila perlu, tambahkan beberapa tanaman air menyerupai Ceratophylum sp, Cabomba sp, dan Myriophyllum sp yang memenuhi setengah dari permukaan air kolam untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi ikan black molly.

Berikutnya masukkan indukan ikan black molly sebanyak 150-250 ekor ke dalam daerah pemijahan tadi dengan perbandingan jantan dan betina yaitu 1:3. Dalam waktu kurang dari seminggu, anakan ikan molly biasanya sudah bermunculan di kolam dan tampak bersembunyi di antara tanaman air. Tangkap semua benih tersebut untuk dipindahkan ke kolam pendederan.

Perawatan Anakan

Anakan ikan molly yang sudah dilahirkan oleh induknya harus sesegera mungkin dipindahkan dari kolam pemijahan. Sebab kalau tidak anakan tersebut bisa dimakan oleh indukan ikan molly yang lain. Dalam waktu 3-5 hari, anakan ikan ini tidak perlu diberikan pakan terlebih dahulu alasannya yaitu masih mempunyai cadangan makanan yang tersimpan di kantung kuning telurnya.

Setelah lewat masa 3-5 hari tersebut, anakan ikan black molly ini bisa diberi makanan yaitu kutu air yang telah disaring. Sesekali Anda juga bisa memberikannya kuning telur yang sudah direbus dan dihancurkan terlebih dahulu. Anakan ikan molly yang sudah berumur sebulan panjangnya akan tumbuh menjadi 2-3 cm, Anda bisa mengganti pakan dengan cacing. Dan setelah anakan tersebut cukup remaja serta berukuran 5-7 cm, pakan yang paling bagus ialah cuk.

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan setiap dua kali sehari. Jumlah pakan yang terlalu berlebihan akan menimbulkan air cepat kotor. Jika hal tersebut dibiarkan, air yang kotor tentu akan menimbulkan maut anakan ikan molly. Oleh alasannya yaitu itu, Anda wajib membersihkan kolam serta mengganti air di dalamnya paling tidak setiap 2-3 hari.

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin
Tips Sederhana Budidaya Ikan Ikan Hias Redfin

Namun bagi anda yang berencana beternak ataupun sekaligus budidaya ikan redfin ini, di postingan kali ini akan di bahas secara singkat tahpannya, ok langsung saja lihat tahapan cara ternak atau budidaya ikan hias redfin di bawah ini:

Persiapan wadah pemijahan

Sebelum pemijahan induk, sebaiknya dilakukan persiapan wadah yang baik agar proses pemijahan dapat berlangsung dengan sempurna. Dalam penggunaan box sterofoam yang sangat di nilai adalah dari segi kestabilan suhu dalam waktu pemijahan dan penetasan.

Factor suhu sangat penting dalam proses pemijahan, karena  perubahan suhu akan mempengaruhi pemijahan. Persiapan wadah diawali pencucian wadah pemjahan berupa box stereofoam yang bertujuan untuk meminimalisir serangan bakteri pathogen akibat wadah yang kotor. Box sterofoam yang digunakan berukuran 80 x 40 x 30 cm.

umpan ikan mas – Box terlebih dahulu dicuci dengan air bersih sampai kotoran yang menempel tidak ada. Setelah pencucian, box di bilas dengan air bersih. Box yang sudah bersih di susun rapat pada tempat yang sudah ditentukan. Setelah box disusun dilakukan pengisian air dan pengaturan aerasi. Air dipompa langsung dari tendon  dan dialirkan melalui selang yang berukuran ¾ inch. Air diisi dengan ketinggian 20 cm.

Seleksi induk

Kegiatan seleksi induk dilakukan untuk memilih induk yang matang gonad dan siap dipijahkan. Induk betina matang gonad, secara fisik ditandai dengan perut yang membundar, lembek bila diraba. Bobot induk sekitar antara 28-35 gr, panjang sekitar 8-12 cm dan berumur minimal 8 bulan. Sedangkan induk jantan, ditandai dengan adanya sperma waktu dilakukan penyitripiingan. Bobot indukan jantan sekitar 23-28 gr,panjang sekitar 6-9 cm dan berumur minimal 6 bulan.

Pemberokan

Pemberokan bertujuan untuk menggosongkan isi perut sehingga nduk yang ada benar-benar membesar perutnya karena berisi telur, bukan karena kekenyangan atau karena lemak. Induk-induk hasil seleksi kemudian diberok(dipuaskan). Pemberokan dilakukan selama 24 jam dalam akuarium pemberokan, berukuran 60x 40x30cm. pemberokan dilakukan secara terpisah antara induk jantan dan betina untuk menghindari pemijahan yang tidak diinginkan.

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila
Morfologi dan Klasifikasi Ikan Nila

Sistematika Ikan Nila

Ikan Nila salah satu jenis ikan yang mudah untuk berkembang biak hampir disemua perairan. Ikan nila mengalami proses pemijahan hampir terjadi sepanjang tahun.

Maka tidak heran hampir di berbagai daerah di Indonesia banyak petani yang melakukan budidaya ikan nila, karena cukup mudah dari segi perawatannya.

Salah satu sistem yang sering dpakai para petani ikan nila ini yaitu sistem tambak, ini merupakan cara beternak ikan di tepi kali atau teluk yang diberi pagar, dan mrupakan bagian dari danau atau tampungan air. Pagar yang digunakan umumnya adalah pagar bambu.

Klasifikasi Ikan Nila

  • Kelas   Pisces
  • Subkelas          Teleostei
  • Ordo   Perchomorphi
  • Subordo          Percoidea
  • Famili   Cichlidae
  • Genus   Oreochromis
  • Spesies   Oreochromis niloticus
  • Nama Sinonim  Tilapia nilotica, dan Sarotherodon nilotinus
  • Nama Indonesia Nila
  • Jenis ikan nila  biasa, nila merah (nirah), dan nila albino

Morfologis Ikan Nila

ikan hias – Bentuk tubuh agak memanjang dan pipih ke samping, warna putih kehitaman dan warnanya semakin terang kea rah bagian ventral atau perut.

Pada tubuh terdapat garis-garis vertikal berwarna hijau kebiruan, sedangkan pada sirip ekor terdapat delapan buah garis-garis melintang yang ujungnya berwarna kemerah-merahan. Mata tampak menonjol agar besar dan di tepinya berwarna hijau.

Letak mulut terminal atau di ujung tubuh. Posisi sirip perut terhadap sirip dada adalah thoracic. Garis rusuk (Linea lateralis) terputus menjadi dua bagian, letaknya memanjang di atas sirip dada.

Jumlah sisik pada garis rusuk 34 buah. Tipe sisik adalah ctenoid atau sisik sisir. Bentuk sirip ekor berpinggiran tegak. Rumus jari-jari sirip sebagai berikut: D XV-XVII 13;V.I.S.;P.15;A.III.10  dan C.18.

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton yang Menguntungkan

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton yang Menguntungkan

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton yang Menguntungkan

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton yang Menguntungkan
Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton yang Menguntungkan

Cara budidaya ikan nila sekarang ini yaitu satu diantara usaha yang sangatlah mempunyai prospek. Kita sendiri tahu bila saat ini keperluan ikan nila makin besar. Terutama saat ini ikan nila juga jadi satu diantara komoditas ekspor yang makin tahun prospeknya makin naik. Budidaya ikan nila dapat juga dikerjakan pada tempat apapun termasuk kolam beton. Dengan cara budidaya ikan nila di kolam beton sesungguhnya tidaklah terlampau susah serta repot. Tetapi untuk lakukan budidaya ikan Anda mesti sabar serta cermat.

Menakar Jumlah Ikan Sesuai sama Dengan kolam Pembudidayaan

Cara budidaya ikan nila di kolam beton ada banyak hal yang perlu di perhatikan. Pertama , Anda mesti memerhatikan ukuran dari kolam ikan yang Anda bikin. Anda sebaiknya sesuaikan ukuran kolam ikan dengan jumlah ikan yang dimasukan pada kolam. Bila jumlah ikan berlebihan , jadi dapat bikin terdapat banyak ikan yg tidak tumbuh serta dapat pula mati lantaran tak memperoleh makanan. Sesudah kolam di buat pada dasar kolam terlebih dulu Anda beri pupuk kandang pada intinya. Selanjutnya diatas pupuk kandangan Anda dapat berikanlah daun-daun kering serta atau jerami kering. Setelah itu tinggal Anda berikanlah atau taburkan garam pada kolam supaya air dapat merasa asin. Situasi itu mesti terlebih dulu dilewatkan sepanjang dua hari baru Anda dapat memberikan air di kolam.

Pemilihan Bibit Ikan Nila

Cara pelihara ikan nila di kolam beton yang setelah itu Anda mesti pilih bibit ikan nila. Anda dapat beli bibit ikan nila yang banyak di jual di penjual bibit ikan di toko ikan atau pasar dekat rumah Anda Tinggal. Cara budidaya ikan nila di kolam beton saat Anda telah mempunyai bibit serta berhasil lakukan pembesaran bibit baiknya Anda mulai belajar untuk pilih bibit ikan yang unggul. Hal semacam ini mempunyai tujuan supaya Anda dapat lakukan pemijahan sendiri hingga Anda dapat membuat bibit ikan nila unggul punya Anda sendiri.

Perawatan Ikan Nila

budidaya ikan discus di kolam beton yang perlu dikerjakan setelah itu yaitu menjaga ikan. Menjaga ikan mesti dikerjakan dengan baik , cermat serta teratur. Pertama Anda sebaiknya senantiasa memberi ikan makanan saat pagi serta sore hari. Senantiasa beri makanan yang mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk ikan. Bila perlu dalam saat satu bulan sekali Anda dapat memberi makanan vitamin. Anda mesti memerhatikan kebersihan kolam supaya si ikan tak gampang sakit. Serta pembesaran ikan nila dalam kolam beton dapat jalan baik Anda dapat memakai pompa selalu untuk bikin air mengalir. Lantaran ikan nila yaitu ikan sungai jadi dengan mengalirkan air pada kolam bakal bikin ikan berasa dalam habitat aslinya.
Diluar itu , Anda juga mesti memerhatikan penyakit yang mungkin saja dihadapi pada ikan. Ada banyak hal yang dapat bikin ikan sakit yaitu stress , jamur , serta bakteri. Ikan dapat juga sakit lantaran kalah dalam berebut makanan dengan ikan lain hingga ikan jadi kurang makan. Nah , karenanya Anda mesti memerhatikan sinyal penyakit ikan serta segera memisahkan ikan sakit pada kolam sendiri. Hal paling akhir yang dikerjakan pada cara budidaya ikan nila di kolam beton tentu yaitu panen. Sistem pembesaran ikan umumnya dikerjakan sepanjang optimal 6 bln. baru ikan dapat dipanen.

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Serta Keuntungan Didapat

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Serta Keuntungan Didapat

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Serta Keuntungan Didapat

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Serta Keuntungan Didapat
Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal Serta Keuntungan Didapat
Cara budidaya ikan mujair di kolam terpal dapat menjadi satu diantara kesempatan usaha rumahan yang menjanjikan. Ikan mujair merupakan sejenis ikan tawar yang semakin banyak dikonsumsi Masyarakat Indoneia. Ikan mujair mempunyai struktur daging lembut dengan rasa yang gurih , hingga beberapa orang yang menyukai model ikan air tawar yang satu ini. Perihal ini pula sebagai penukung prospek budidaya ikan mujair di kolam terpal semakin untungkan. Ikan mujair memiliki persebaran dengan cara alami di ruang perairan di Afrika. Berdasar pada namanya , awal diketemukannya ikan yang satu itu di Indonesia yakni oleh seorang bernama Pak Mujair.

Sebagian Keuntungan Yang Didapat Dalam Budidaya

Ikan mujair pertama kalinya didapati , di ruang muara sungai serang , pantai selatan di Blitar , Jawa Timur pada th. 1939 oleh Pak Mujair. Di Indonesia sendiri kita dapat lakukan budidaya ikan mujair di kolam terpal dengan model ikan mujair yang dapat diambil sesuai sama selera , mujair nila , seperti mujair merah , serta mujair umum. Untuk Anda yang mau membudidayakan ikan mujair , sesungguhnya dapat dikerjakan dengan 2 langkah , yakni lewat kolam tanah serta kolam terpal. Tetapi , kesempatan ini kita bakal mengulas tentang pembudidayaan dari ikan mujair pada kolam terpal. Hal semacam ini bermanfaat untuk calon petani yang mau membudidayakan ikan mujair tetapi tak mempunyai banyak tempat kosong. Diluar itu , penentuan budidaya ikan mujair di kolam terpal itu mempunyai banyak kelebihan serta hemat biaya.

Dapat di Terapkan di Darah Kurang Air

Umumnya cara budidaya ikan bawal di ruang kolam tanah terutama ruang pesisir pantai dengan tanah berporos , dapat menjumpai beragam jenis masalah. Karena , air bakal makin menyusut disebabkan segera meresap pada tanah. Perihal ini pula , kenapa cara budidaya ikan mujair di kolam terpal jadi pilihan untuk Anda yang ada di tempat itu.

Suhu Air Lebih Stabil Untuk Budidaya Ikan Mujair

Dengan membudidayakan ikan mujair di kolam terpal , tentu Anda tidak butuh lagi cemas perihal suhu yang tercantum pada air itu. Lantaran suhu air pada kolam terpal itu lebih stabil. Hal semacam ini karena , kolam terpal dapat menahan terjadinya fluktuasi suhu air kolam yang beralih serta umum berlangsung saat alami pergantian musim. Hal semacam ini juga umumnya terdapat waktu pemasangan alas sekam saat sebelum pemasangan terpal. Dimusim kemarau , sisi alas sekam itu bakal disiram air agar cepat busuk. Karna dengan pembusukan inilah yang mengakibatkan keluarnya panas yang dapat melindungi temperatur air kolam dalam kisaran yang ideal , terutama untuk cara budidaya ikan mujair.

Tidak Menyebabkan Ikan Bau Tanah

Keuntungan budidaya ikan mujair di kolam terpal selanjutnya yaitu ikan mujair yang dihasilkan tidak bakal berbau tanah. Biasanya , pada budi daya ikan di ruang kolam tanah bakal membuahkan ikan yang berbau lumpur atau tanah. Juga sebagai imbasnya , ikan mujair yang tidak berbau lumpur itu tentu semakin banyak disenangi customer di banding ikan yang berbau lumpur.

Lebih Gampang Menuju Saat Panen

Dengan ukuran kolam yang tidak terlampau besar , umumnya panen ikan mujair lewat kolam terpal itu termasuk lebih gampang. Tidak cuma ini saja , dibagian basic pada kolam terpal sendiri tak ada lumpur hingga mempermudah petani saat panen ikan mujair.
Ya , tersebut sebagian keuntungan cara budidaya ikan mujair di kolam terpal untuk Anda. Mudah-mudahan berguna!

Cara Budidaya Ikan Mujair Nila

Cara Budidaya Ikan Mujair Nila

Cara Budidaya Ikan Mujair Nila

Cara Budidaya Ikan Mujair Nila
Cara Budidaya Ikan Mujair Nila
Sebelum kita berbicara lebih lanjut mengenai cara ternak atau teknik budidaya khususnya untuk ikan mujair ini, akan lebih baik jika kita mengenal lebih jauh tentang ikan tawaryang satu ini. Ikan mujair memiliki persebaran alami di sekitar perairan Afrika. Ikan ini sendiri pertama kali ditemukan di Indonesia oleh orang yang bernama Pak Mujair maka daripada itulah ikan ini kemudian diberi nama ikan mujair. Pak Mujair sendiri menemukan ikan tawar ini pertama kali di muara Sungai Serang, di pantai selatan Blitar, Jawa Timur sekitar tahun 1939 namun sampai sekarang ternyata kehadiran ikan ini sampai ke Indonesia juga masih diselimuti misteri karena Afrika dan Indonesia nyata-nyatanya dipisahkan oleh laut yang notabene bukan jenis air yang dapat dilalui dengan begitu saja oleh ikan air tawar.

Ada beberapa jenis ikan mujair

yang sering dibudidayakan di Indonesia antara lain ikan mujair biasa, ikan mujair nila, ikan mujair merah yang sering disingkat sebagai jamerah atau mujarah, dan yang terakhir adalah ikan mujair albin. Ikan-ikan mujair yang telah disebut semuanya merupakan jenis-jenis ikan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.

Cara beternak

dan cara budidaya ikan mujair sendiri tergolong cukup mudah karena peternak hanya memerlukan kolam sebagai tempat pemeliharaan ikan berordo Percomorphi ini. Sebelum kita beranjak ke topik mengenaiteknik beternak ikan mujair, marilah kita membahas masalah kolam terlebih dahulu. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membuat kolam pemeliharaan salah satunya adalah jenis tanah yang akan dijadikan kolam.

Jenis tanah yang baik

untuk pembuatan kolam adalah jenis tanah liat atau tanah lempung karena jenis tanah ini dapat menahan massa air yang besar dan juga tidak cepat bocor sehingga lebih aman untuk dibuat kolam terutama untuk kolam pembesaran yang akan Anda gunakan untuk merawat ikan mujair Anda yang tinggal tunggu masa pemborokan.
Seperti halnya dengan jenis-jenis ikan lain, ada beberapa tahap yang perlu Anda lalui sebelum akhirnya ikan mujair siap panen. Tahap pertama adalah tahap pemeliharaan induk dan tahap pemijahan. Tahap selanjutnya adalah tahap pembibitan dimana kemudian dilanjutkan dengan tahap pembenihan dimana Anda harus memelihara ikan-ikan mujairyang masih muda tersebut siap dipindahkan ke kolam pembesaran.

Pada proses pemeliharaan bibit mujair

jika kemudian produktifitas kolam semakin menurun maka kita harus sesegera mungkin memberikan pakan tambahan agar ikan-ikantersebut tidak cepat mati sehingga kerugian dapat dihindari.
Dari kawan sesama blogger yang menulis di kelebihanya menjelaskan beberapa step cara budidaya ikan mujair antara lain cara membudiyakan ikan mujair yang berkesinambungan

cara budidaya berkesinambungan

ini bisa di bilang yang menguntungkan bagi petani yang mau membudidaya ikan mujair. berikut sedikit penulis memberi trik budidaya ikan mujair berkesinambungan
  • Sediakan 2 kolam 8×4 m dengan kedalaman 1.5 meter saja
  • Beli benih sekitar 3000 bibit
  • kemudian disemaikan di satu kolam dulu
  • setelah 3 minggu kita lihat ikan apakah  mulai ada pertumbuhan.kalau ada di dipilih yang gedek-gedek diantara 3000 itu kira2 sekitar 1000 di pisahkan di kolam yang kedua.
  • Dikolam yang nomor 2 itu dikasih pakan secara teratur agar ikan gemuk.
  • kolam nomor satu juga di kasih pakan jangan di abaikan,mati lah ikan nanti kalou di abaikan.
  • 2000 bibit di kolam yang satu itu beserkan saja di satu kolam,
  • setelah panen kolam yang kedua hasil pemisahan bibit yang pertama kira kira 8 minggu
  • lalu anda sotir balek benih yang di kolam pertama untuk di pisahkan lagi ke kolam 2,bisa di bilang kolam 1 adalah pembenihan dan kolam 2 adalah tempat pembsaran ikan.
perlu anda ketahui pula bahwa ikan mujai sangat lah cepat proses perkembangbiakan nya jadi anda gak usah ragu dalam budidaya dengan cara berkesimnambungan seperti di atas, malah anda bisa jual tu benih pada orang lain kalau anda selalu menyisakan induknya.
saya pikir ini adalah langkah yang praktis juga dalam berbisnis bila kita punya modal yang tinggi ,tau kenapa?
ikan mujair bisa di pasok ke seluruh daerah di indonesia,banyak penduduk indonesia yang suka mengkonsumsi ikan mujair banyak warung makan yang sudah menyediakan menu hariannya ikan mujair,mulai dari ikan mujair goreng ,bakar dan ada juga banyak menu lainya.

Jadi potensial peminat tinggi

penyediaan bahan baku juga harus tinggi,di pasaran harga ikan mujair sekarang menembus harga rata-rata bisa mencapai 20000 per kilo,bayangkan kalau dalam satu kilo cuma 5 ekor saja,berarti 1000 ekor sekali panen  dapat 200kg,200×1700=Rp.3400000,lumayan buat penghasilan per bulan kan, jadi itu tiori yang bisa penulis bagikan siapa tau ada yang minat membudidayakannya.
Baca Artikel Lainnya:

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula
Cara Usaha Budidaya Ikan Komet yang Sukses dan Mengutungkan Bagi Para Pemula

Usaha Budidaya Ikan Komet. Ikan komet adalah salah satu ikan hias yang sangat familiar di kalangan pecinta ikan hias indonesia. Ikan komet ini juga sudah mulai banyak untuk di budidayakan. Selain ikan komet sangat mudah untuk dibudidayakan ikan ini juga sangat sering di jadikan untuk ikan hiasan di kolam kecil di rumah. Sekarang para petani ikan hias juga sudah mulai melakukan usaha budidaya ikan komet. Berikut cara budidaya ikan komet :

Persiapan wadah / kolam Ikan komet

Persiapan wadah budidaya ikan komet bisa dilakukan di wadah berupa aquarium atau kolam, yang terpenting adalah ukurannya, untuk ukuran minimalnya adalah 60 X 40 X 60 cm. Sebelum digunakan wadah perlu dibersihkan terlebih dahulu seperti dalam wadah aquarium dibersihkan menggunakan sabun, kemudian wadah setelah dibersihkan selanjutnya dikeringkan kira – kira 1-2 hari.

Setelah dilakukan pengeringan pada wadah kemudian isi dengan air yang sudah di tritmen sekitar 1 hari, ini bertujuan agar air dapat terhindar dari zat – zat yang merugikan bagi proses pembenihan ikan komet. Setelah air terisi selanjutnya pada wadah berilah tanaman air seperti enceng gondok, ini berguna sebagai substrat untuk menempel nya terlur ikan komet.

Pemilihan induk ikan komet

Pemilihan induk ikan komet sangatlah penting karena kualitas anakan ikan komet tergantung dengan kualitas indukan nya sehingga bila anda memilih induk yang bagus maka anakan ikan komet akan bagus pula. Pilihlah indukan yang benar – benar matang gonad biasanya ikan komet yag matang gonad berumur 8 bulan ke atas.

Perbedaan induk jantan dan betina

Induk jantan

Induk jantan yang matang gonad bila di urut bagian perut akan keluar cairan putih yaitu sperma.

Dibagian sirip dada akan terlihat bintik – bintik yang berbentuk bulat menonjol dan bila disentuh terasa kasar.

Induk betina

Bagian sirip dada juga terdapat bintik – bintik namun akan halus bila disentuh.

Induk betina yang matang gonad, bila diurut pada bagian perut di lubang urogenitalnya akan keluar cairan kuning seperti kuning telur.

Pemijahan ikan komet

Proses pemijahan ikan komet ini dilakukan dengan menggabung kan induk jantan dengan betina dengan perbandingan 1 jantan dan 2 betina. Pemijahan ini biasanya dilakukan indukan jantan yang terus mengejar indukan betina dan sampai membuahinya.

Setelah itu telur ikan akan menempel pada substrat seprti enceng gondok atau tanaman air lainnya, sehingga pada saat pemijahan harus ada tanaman air di wadah sebagai substrat telur ikan komet. Ikan komet dimasukkan kewadah pada sore hari dan akan melakukan proses pemijahan pada malam hari sehingga ke esokan harinya ikan komet sudah ada telur yang menempel pada tanaman air.

Penetasan telur

Setelah telur sudah menempel pada substrat tanaman air induk jantan maupun betina harus diambil, agar tidak memakan telur yang sudah dikeluarkan. Telur ikan komet biasanya akan menetas kira – kira 2 – 3 hari. Setelah telur sudah menetas eceng gondok atau tanaman air sudah bisa diambil agar benih ikan komet dapat dihitung.

Perawatan dan pemberian pakan larva ikan komet

Larva Ikan komet yang baru menetas biasanya dapat bertahan kira – kira 2 – 3 hari karena masing ada kantung telur yang ada di setiap larva ikan komet. Setelah kantung kuning telurnya hilang maka diberi makanan berupa kuning telur yang sudah direbus terlebih dahulu.

Saat pemberian kuning telur di usahakan jangan terlalu banyak karena dapat mempengaruhi kualitas airnya. Setelah umur 15 hari larva bisa diberikan makanan alami,  setelah umur 30 hari baru larva bisa diberi makanan buatan berupa pelet.

Berikut adalah artikel tentang bagaimana cara usaha budidaya ikan komet untuk pemula. Semoga artikel ini dapat di jadikan referensi untuk petani ikan komet pemula maupun yang sudah lama melakukan nya. Untuk kurang lebihnya sanya mohon maaf dan terima kasih telah membacanya. Semoga bermanfaat

Baca juga artikel lainnya tentang: