Manfaat Buah Kiwi Yang Kaya Akan Nutrisi Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Kiwi Yang Kaya Akan Nutrisi Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Kiwi Yang Kaya Akan Nutrisi Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Kiwi Yang Kaya Akan Nutrisi Untuk Kesehatan
Manfaat Buah Kiwi Yang Kaya Akan Nutrisi Untuk Kesehatan

Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur (Actinidia deliciosa) dan (hibrida) antara ini dan spesies pada genus (Actinidia). Actinidia tersebut asli berasal dari (Shaanxi, Cina). Buah kiwi yang normal berbentuk Oval, Kira-kira sebesar telur ayam (5 – 8 cm / 2 – 3 in dan diameter 4.5 – 5.5 cm 1 3/4 – 2). Buah kiwi tersebut kaya akan serat, Kulitnya berwarna hijau kecoklatan dan daging buah berwarna hijau terang atau ke emasan dengan biji kecil, hitam, Dan dapat di makan.

Tekstur buah kiwi ini sangat halus dan rasanya yang Unik. Pada saat ini buah kiwi telah di tanam di berbagai Daerah dan di negara. Buah kiwi tersebut pada awalnya bernama (Gosberi Cina). Dan buah ini di namai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun (1950-an), Dan menjadi melonette.

Berikut di bawah ini manfaat buah kiwi yang kaya akan nutrisi untuk kesehatan

1. Dapat Melindungi Dari Gangguan Penyakit Mata Pada Usia Lanjut (Age-Related Macular DegeneRation – ARMD)

Buah yang mengandung antioksidan ini memiliki berbagai manfaat, Seperti Vitamin C, A, Dan E, Dalam buah kiwi juga sangat tinggi jumlahnya. Beberapa penelitian yang telah melakukan penelitian membuktikan bahwa makan 3 porsi atau lebih buah kiwi dalam sehari dapat mengurangi resiko mengembangkan penyakit mata yang bernama (ARMD hingga 36%), Di bandingkan dengan orang yang hanya makan 1,5 porsi buah perhari. ARMD adalah penyebab utama gangguan penglihatan pada orang dewasa. Sangat baik untuk mengantisipasinya.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Setiap buah kiwi memiliki sekitar (45 kalori, 11 gram karbohidrat, 3 gram lemak, 2,5 gram serat, dan 1 gram protein) Sangat banyak nutrisinya untuk mengurangi berat badan kita. Buah kiwi adalah pilihan yang sangat baik untuk kita komsumsi, Karena buah kiwi tersebut sangat rendah akan kalori. Selain itu juga, Serat yang ada pada buah kiwi membantu kita merasa lebih kenyang untuk jangka waktu yang cukup panjang.

3. Berfungsi Sebagai Anti-aging

Vitamin A, C, E, yang terkandung dalam buah kiwi membantu melawan dan mengatasi kerusakan yang di sebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh kita. Dengan demikian, Hal seperti ini membantu untuk memerangi beberapa Tanda-tanda penuaan dini serta berbagai penyakit, Seperti Penyakit Jantung, dan kanker.

 

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id

Manfaat Biji Buah Pepaya

Manfaat Biji Buah Pepaya

Manfaat Biji Buah Pepaya

Manfaat Biji Buah Pepaya
Manfaat Biji Buah Pepaya

Manfaat buah pepaya dagingnya, Baik ketika muda maupun telah masak. daging buah muda di masak sebagai sayuran, Dan daging buah yang masak di makan segar atau sebagai campuran koktail buah. Daun pepaya juga dimanfaatkan sebagai sayuran dan pelunak daging, Dan pepaya muda dimakan sebagai lalap (Setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil, Oleh orang manado. Bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang dapat di makan. Getah pepaya juga dapat di temukan di batang, daun, dan buah, Yang mengandung enzim papain, Semacam protease, Yang bisa melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainya. Papain telah di produksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.

Untuk memproduksi papain, Bahan baku yang perlu di persiapkan adalah getah pepaya, Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya tersebut. Sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.

Pengambilan getah buah pepaya dilakukan pada buah yang telah berumur (2.5-3 bulan), Buah yang sedang dalam masa penyadapan haruslah tetap tergantung pada batang pokoknya. Penyadap dilakukan sampai 7 kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar (28 hari). Waktu yang tetap untuk menyadap adalah diwaktu pagi hari sebelum matahari terbit, Atau pada sore hari sebelum matahari terbenam.

Jangan menyepelekan manfaat biji dari buah pepaya tersebut, Selain bisa di jadikan bibit untuk di tanam kembali juga bisa dijadikan obat yang sangat berkhasiat seperti berikut di bawah ini.

Biji Pepaya Sebagai Antibakteri

Penelitian telah melakukan dan menemukan bahwa biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

Melindungi Ginjal

Penelitian telah menyatakan bahwa dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

Menghilangkan Parasit Di Usus

Banyak bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang di lakukan pada Anak-anak di Negeria dengan prasit usus, 76,7% dari Anak-anak bebas parasit setelah 7 hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari Anak-anak yang menerima plasebo.

Menetralisir Racun Dalam Hati

Dalam pengobatan di negri cina, Di yakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

Mengobati Cacingan

Penyakit yang memalukan ini, juga sangat baik di basmi dengan biji pepaya, Bahkan sangat ampuh. Peringatan : Bagi ibu yang sedang hamil jangan Sekali-kali mengkomsumsi biji pepaya sebagai obat, Karena akan meningkatkan resiko (Keguguran).

 

Sumber: https://www.bertani.co.id

Tips Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Ternak

Tips Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Ternak

Tips Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Ternak

 

Tips Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Ternak

 

Berikut akan diuraikan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan pupuk organik cair:

  1. Alat yang digunakan;
  2. . Drum/ember atau wadah lain untuk membuat pupuk cair. Bila menggunakan drum akan memperoleh pupuk cair sebanyak 100 liter. Pupuk dari bahan daun-daunan, dapat memupuk tanaman di lahan seluas 100 m2. Pupuk dari bahan kotoran hewan, dapat memupuk tanaman di lahan seluas 200 m2.
  3. Karung beras/goni/plastik/nila, atau lainnya sebagai tempat bahan pupuk cair. Sehingga air dapat meresap ke dalam pori-pori karung tersebut dan bahan dalam karung tidak bisa keluar.
  4. Penutup drum/plastik hitam atau tutup lain, supaya sinar matahari maupun air hujan tidak dapat masuk ke dalam drum/wadah.
  5. Tali pengikat untuk mengikat ujung karung sehingga bahan dalam karung tidak bisa keluar.
  6. Batu untuk pemberat
  7. Cara Pembuatan

 

           Tempat yang dekat dengan sumber air dan tidak terkena panas sinar matahari serta hujan sangat baik untuk membuat pupuk cair.

  1. Isi karung dengan daun-daunan (yang telah dicincang halus) atau kotoran ternak yang masih segar (kira-kira ¾ karung) lalu ikat karungnya.
  2. Masukan karung berisi dedaunan dan kotoran tersebut ke dalam drum kosong / ember, kemudian diisi air. Perbandingan antara air dengan berat isi karung adalah 2 liter air untuk 1 kg berat isi karung.
  3. Letakkan batu yang cukup berat di atas karung, sehingga karung tersebut dapat tenggelam. Drum dijaga selalu tertutup, agar tidak ada unsur hara yang hilang akibat penguapan.
  4. Karung diangkat dari dalam drum setelah kira-kira 2-3 minggu (bila menggunakan daun muda bisa 3 malam). Larutan dalam drum itulah yang disebut dengan pupuk cair. Ampasnya yang di dalam karung dapat digunakan untuk menyuburkan tanah.

 

Cara Penggunaan pupuk organik cair dijelaskan sebagai berikut:

Pengenceran :

Agar tidak terlalu kental, pupuk cair perlu dicampur dengan air. Bila bahannya berasal dari daun, perbandingan adalah 1 bagian pupuk cair dan 3 bagian air. Bila bahannya berasal dari kotoran ternak, perbandingannya adalah 1 bagian pupuk cair dan 4-6 bagian air.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/