Undang- undang No. 39/2008 – Kementerian Negara

Undang- undang No. 39/2008 – Kementerian Negara

Undang- undang No. 39/2008 – Kementerian Negara

Undang-Undang No. 39 Tahun 2008 tentang tentang Kementerian Negara, yang isinya terdiri 9 bab dan 28 pasal . Undang-Undang ini ditandatangani oleh Presiden RI tertanggal 6 November 2008.

Dalam Undang-Undang tersebut dikemukakan :

  • Bab I Ketentuan Umum
  • Bab II Kedudukan dan Urusan Pemerintahan
  • Bab III Tugas, Fungsi, dan Susunan Organisasi
  • Bab IV Pembentukan, Pengubahan, dan Pembubaran Kementerian
  • Bab V Pengangkatan Dan Pemberhentian
  • Bab VI Hubungan Fungsional Kementerian dan Lembaga Pemerintah Nonkementerian
  • Bab VII Hubungan Kementerian Dengan Pemerintah Daerah
  • Bab VIII Ketentuan Peralihan
  • Bab IX Ketentuan Penutup
  • Penjelasan

Baca Juga :

Pentingnya Perencanaan dan Pengembangan Karir

Pentingnya Perencanaan dan Pengembangan Karir

Pentingnya Perencanaan dan Pengembangan Karir

Di era globalisasi ini, semakin banyak perusahaan yang beroperasi di skala internasional. Maka, agar dapat bersaing dalam kecepatan pertumbuhan bisnis dewasa ini, organisasi dan karyawan harus terus-menerus memperluas pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai berbagai budaya dan tradisi; serta mengembangkan keahlian.
Banyak perusahaan yang mengatur bisnis mereka berdasarkan proyek dan pelanggan, daripada spesialisasi fungsi. Oleh karena itu, para karyawan perlu memiliki interpersonal skill yang luas. Organisasi moderen dituntut untuk menyediakan kesempatan pengembangan bagi karyawan tanpa melihat segi latar belakang, jenis kelamin, suku maupun umur- agar mereka dapat mempunyai kesempatan yang sama dalam berkembang. Karena hal-hal yang telah disebut di atas, perencanaan dan pengembangan karir merupakan bagian penting dari sebuah organisasi. Untuk mencapai hasil yang maksimal, suatu organisasi harus mengerti kaitan antara penhembangan, pelatihan dan karier.

2. Hubungan Antara Pengembangan, Pelatihan Dan Karier (Belum)

3. Pendekatan-Pendekatan dari Pengembangan Karyawan
Terdapat empat pendekatan yang digunakan bagi pengembangan karyawan yaitu: pendidikan formal, penilaian, pengalaman kerja dan hubungan interpersonal.

1. Pendidikan Formal (Formal Education)
Program pendidikan formal meliputi program off-site dan on-site yang dirancang secara khusus bagi karyawan perusahaan, kursus-kursus singkat yang ditawarkan oleh konsultan-konsultan dan universitas-universitas, program-program MBA eksekutif, dan program-program universitas dimana para peserta secara aktual berada di universitas saat kelas berlangsung. Program-program ini meliputi kuliah-kuliah seperti ahli-ahli bisnis, game dan simulasi bisnis, pembelajaran pengalaman, dan pertemuan-pertemuan dengan pelanggan.

2. Penilaian (Assessment)
Penilaian meliputi penggumpulan informasi dan pemberian umpan balik kepada karyawan tentang perilaku mereka, gaya komunikasi dan keterampilan. Penilaian merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengidentifikasi para karyawan dengan potensi manajerial dan untuk mengukur kekuatan dan kelemahan terkini para manajer.

Penilaian ini terdiri atas:
• Myers Briggs Type Indicator (MBTO), yaitu tes psikologi yang digunakan bagi tim building dan pengembangan kepemimpinan yang mengidentifikasi pilihan-pilihan karyawan atas energi, pengumpulan informasi, pembuatan keputusan dan gaya hidup.
• Pusat Penilaian (Assessment Center), yaitu proses dimana pemeringkat (rater) secara bertingkat mengevaluasi kinerja karyawan pada sejumlah pelatihan-pelatihan.
• Benchmarks adalah instrumen yang dirancang untuk mengukur faktor-faktor yang penting bagi keberhasilan manajerial.
• Penilaian Kinerja (Performance Appraisals) dan Sistem Umpan Balik 360°. Penilaian Kinerja adalah proses melalui mana organisasi mendapatkan informasi tentang sebaikmana individu karyawan melaksanakan pekerjaannya. Sistem Umpan Balik 360° adalah sistem penilaian kinerja bagi para manajer yang meliputi evaluasi-evaluasi dari ruang lingkup individu yang berinteraksi dengan manajer. Proses ini meliputi evaluasi diri dari pimpinan manajer, bawahan, teman kerja, dan pelanggan.
3. Pengalaman Kerja (Job Experiences)
Pengalaman kerja adalah hubungan-hubungan, masalah-masalah, tuntutan-tuntutan, tugas-tugas, dan ciri-ciri lainnya yang dihadapi karyawan dalam pekerjaan mereka.

Baca Juga : 

Manajemen Karir dan Sistem Perencanaan Pengembangan

Manajemen Karir dan Sistem Perencanaan Pengembangan

Manajemen Karir dan Sistem Perencanaan Pengembangan

a. Konsep Karir
Menurut Handoko (2000 : 123), karir adalah semua pekerjaan yang ditangani atau dipegang selama kehidupan kerja seseorang. Dengan demikian karir menunjukkan perkembangan para pegawai secara individual dalam jenjang jabatan atau kepangkatan yang dapat dicapai selama masa kerja dalam suatu organisasi.
Simamora (2001 : 504), berpendapat bahwa kata karir dapat dipandang dari beberapa perspektif yang berbeda, antaralain dari perspektif yang obyektif dan subyektif. Dipandang dari perspektif yang subyektif, karir merupakan urut-urutan posisi yang diduduki oleh seseorang selama hidupnya, sedangkan dari perspektif yang obyektif, karir merupakan perubahan-perubahan nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi karena seseorang menjadi semakin tua. Kedua.
Simamora (2001 : 504), berpendapat bahwa kata karir dapat dipandang dari beberapa perspektif yang berbeda, antaralain dari perspektif yang obyektif dan subyektif. Dipandang dari perspektif yang subyektif, karir merupakan urut-urutan posisi yang diduduki oleh seseorang selama hidupnya, sedangkan dari perspektif yang obyektif, karir merupakan perubahan-perubahan nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi karena seseorang menjadi semakin tua. Kedua perspektif tersebut terfokus pada individu dan menganggap bahwa setiap individu memiliki beberapa tingkat pengendalian terhadap nasibnya sehingga individu tersebut dapat memanipulasi peluang untuk memaksimalkan keberhasilan dan kepuasan yang berasal dari karirnya. Berdasarkan pengertian tersebut, maka pengertian karir adalah urutan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku-perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi-aspirasi seseorang selama rentang hidupnya.
Menurut Walker (1980), bagi pegawai, karir bahkan dianggap lebih penting dari pada pekerjaan itu sendiri. Seorang pegawai bisa meninggalkan pekerjaannya jika merasa prospek keriernya buruk. Sebaliknya, pegawai mungkin akan tetap rela bekerja di pekerjaan yang tidak disukainya asal ia tahu ia mempunyai prospek cerah dalam karirnya.
Sebaliknya, bagi organisasi, kejelasan perencanaan dan pengembangan karir pegawai akan membawa manfaat langsung terhadap efisiensi manajemen. Dikemukakan oleh Walker (1980) bahwa turn over pegawai cenderung lebih kecil di perusahaan-perusahaan yang sangat memperhatikan pengembangan karir pegawainya. Di samping itu, penanganan karir yang baik oleh organisasi akan mengurangi tingkah frustasi yang dialami oleh pegawai serta meningkatkan motivasi kerja mereka. Oleh karena itu, manajemen karir bukan hanya menjadi kewajiban bagi organisasi, tetapi juga merupakan kebutuhan yang sama pentingnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

b. Konsep Manajemen Karir
Menurut Dessler (1997 : 45) kegiatan personalia seperti penyaringan, pelatihan, dan penilaian berfungsi untuk dua peran dasar dalam organisasi, yaitu : (a) Peran pertama, peran tradisional adalah menstafkan organisasi mengisi posisi-posisinya dengan karyawan yang mempunyai minat, kemampuan dan keterampilan yang memenuhi syarat; (b) Peran kedua adalah memastikan bahwa minat jangka panjang dari karyawan dilindungi oleh organisasi dan bahwa karyawan didorong untuk bertumbuh dan merealisasikan potensinya secara penuh. Anggapan dasar yang melandasi peran ini adalah bahwa majikan memiliki suatu kewajiban untuk memanfaatkan kemampuankemampuan karyawan secara penuh dan memberikan kepada semua karyawan suatu kesempatan untuk bertumbuh dan merealisasikan potensinya secara penuh serta berhasil dalam mengembangkan karirnya.
Menurut Simamora (2001 : 504) manajemen karir (career management) adalah proses dimana organisasi memilih, menilai, menugaskan, dan mengembangkan para pegawainya guna menyediakan suatu kumpulan orang-orang yang berbobot untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan di masa yang akan datang.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Daftar Kabupaten Kota Yang Akan Memberlakukan Redistribusi PNS

Daftar Kabupaten Kota Yang Akan Memberlakukan Redistribusi PNS

Daftar Kabupaten Kota Yang Akan Memberlakukan Redistribusi PNS

Daftar Kabupaten Kota Yang Akan Memberlakukan Redistribusi PNS
Daftar Kabupaten Kota Yang Akan Memberlakukan Redistribusi PNS

Pemerintah tengah melakukan penataan pegawai, terlebih pada daerah yang memiliki jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) berlebih. Salah satu solusi yang akan dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan cara melakukan redistribusi pegawai.

Menteri PANRB Asman Abnur menuturkan salah satu cara untuk melakukan manajemen ASN ialah dengan redistribusi pegawai. Hal tersebut mengingat masih terdapat 58 daerah di Indonesia yang rasio belanja pegawai dalam APBD melebihi 60 persen.

“Ada sekitar 58 daerah yang masuk zona merah, artinya belanja pegawainya diatas 60 persen, bahkan ada yang hampir menyentuh 70 persen. Daerah daerah ini yang nantinya kita akan lakukan redistibusi pegawai,” ujarnya seusai melakukan rapat terbatas dengan Presiden RI di Istana Negara, Senin (24/10).

Selain itu, dikatakannya untuk mewujudkan ASN yang memiliki kuantitas dan juga kualitas sesuai dengan arahan Presiden RI, pihaknya akan memberikan sejumlah pelatihan kepada ASN yang nantinya akan diredistribusi. Pelatihan yang akan diberikan baik dari sektor manajerial maupun administrtif bertujuan untuk menciptakan ASN yang profesional dan berbudaya kerja.

“Para pegawai yang mendapatkan penempatan baru akan mendapat pelatihan serta pembekalan sejumlah kemampun, hal itu dilakukan agar ASN siap bekerja dan profesional dalam menajalankan tugasnya sebagai pelayan rakyat,” ujarnya.

Upaya lain yang akan dilakukan Kementerian PANRB yakni dengan melakukan penempatan ASN lulusan sekolah ikatan dinas pada daerah diluar asal mereka. Kedepan taruna/i lulusan sekolah ikatan dinas tidak secara langsung dikembalikan ke daerah asal, melainkan akan ditempatkan didaerah lain selama beberapa tahun.

“Nantinya juga ASN lulusan IPDN tidak lagi langsung pulang ke daerah asalnya, misal orang Papua akan jadi Sekcam dulu di Bandung selama setahun dua tahun, yang dari Bandung ditempatkan di Padang. Jadi tidak ada pegawai Jawa, Sumatera, Papua, semua harus menjadi perekat nasional sesuai dengan arahan pak Wapres,” ujarnya.

Ia pun menambahkan untuk saat ini pihaknya tengah melakukan kajian terkait wacana tersebut, baik dari sisi regulasi perundang-undangan maupun pemetaan ASN seluruh Indonesia.

Adapun ke 58 daerah yang belanja pegawainya diatas 60 persen adalah Kab Bireuen, Kab Karo, Kab Langkat, Kab Dairi, Kab Tapanuli Utara, Kab Asahan, Kab Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, Kab Padangsidimpuan, Kab Agam, Kab Limapuluh Kota, Kab Solok, Kab Padang Pariaman, Kab Tanah Datar, Kota Bukit Tinggi, Kab Bengkulu Selatan, Kota Bengkulu, Kab Lampung Tengah, Kab Lampung Utara.

Kab Sumedang, Kab Tasikmalaya, Kab Ciamis, Kab Kuningan, Kab Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kab Pemalang, Kab Purworejo, Kab Kebumen, Kab Klaten, Kab Sragen, Kab Sukoharjo, Kab Karanganyar, Kab Wonogiri, Kota Surakarta, Kab Ngawi, Kab ponorogo, Kab Pacitan.

Kab Minahasa, Kab Bitung, Kab Poso, Kab Palu, Kab Wajo, Kab Takalar, Kab Soppeng, Kota Palopo, Kab Buton Tengah, Kota Kendari, Kab Gianyar, Kab Bangli, Kab Tabanan, Kab Lombok Tengah, Kab Bima, Kab Dompu, Kota Bima, Kota Kupang, Kab Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Kab Polewali Mandar.

Baca juga artikel:

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google
Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Mau tahu kapan matahari terbit atau terbenam di suatu wilayah? Google memiliki sebuah cara sederhana untuk melakukan itu.

Saat mengunjungi suatu wilayah, ada kalanya kita perlu tahu kapan waktu matahari terbit dan terbenam di tempat itu. Kegunaannya cukup banyak, misalnya untuk memperkirakan kapan waktu Subuh berakhir dan Maghrib dimulai bagi pemeluk agama Islam.

Fungsi lainnya, ini akan berguna sekali bagi mereka yang mau melakukan sesi pemotretan. Mengetahui kapan waktu matahari tenggelam untuk dijadikan latar akan sangat membantu dalam membuat rencana pergi ke lokasi.

Nah, lewat Google, hal itu bisa dilakukan dengan langkah mudah berikut ini:

  1. Buka Google.com
  2. Ketikkan “sunrise [nama kota]” (tanpa tanda kutip, ganti [nama kota] dengan kota yang diinginkan). Contohnya: “Sunrise Jakarta” akan memunculkan informasi waktu 5:49 pm ditambah keterangan ‘6 hours 58 minutes from now‘ di bawahnya
  3. Untuk waktu matahari terbenam, ganti “sunrise” dengan “sunset”

Baca Juga :

Pameran Industri Syariah Terbesar Kembali Digelar

Pameran Industri Syariah Terbesar Kembali Digelar

Pameran Industri Syariah Terbesar Kembali Digelar

Pameran Industri Syariah Terbesar Kembali Digelar
Pameran Industri Syariah Terbesar Kembali Digelar

PT Lima Armada Utama (Lima Events) dan AMK Events akan berkolaborasi

menggelar pameran industri syariah dan halal yang bertajuk Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019. Pameran ini diselenggarakan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriah dan akan digelar pada 30 Agustus-1 September 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

Bertema “Integrasi Gaya Hidup Islami”, kegiatan ini dihadirkan sebagai wujud nyata pihak penyelenggara dalam mendorong tumbuh kembangnya industri syariah di Indonesia yang sedang berkembang seiring maraknya produk-produk halal dari berbagai sektor Industri di dalam negeri.

Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih mendorong berkembangnya industri syariah dan halal di tanah air. Gelaran ini juga akan menampilkan kolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI).

Peran kami sebagai komunitas pengusaha muslim

sedapat mungkin kami ingin berkontribusi untuk menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai dengan contoh yang diberikan oleh Rasulullah dan para sahabat. Karena itu, pameran ini juga memberikan kesempatan bagi pengusaha dan calon pengusaha muslim untuk menjalin jejaring,” ujar Rachmat S. Marpaung, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

 

Berbeda dengan pameran-pameran yang sudah pernah ada

Muslim Lifestyle Festival 2019 menghadirkan beragam produk dan jasa yang memberikan wawasan dan referensi mengenai industri halal.

Sebagai informasi, pertumbuhan industri halal di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain jumlah populasi masyarakat Indonesia. Global Islamic Economy (GIE) 2017 mengungkapkan industri syariah dan halal secara global diproyeksikan bernilai USD3,081 miliar di tahun 2022.

 

Indonesia memiliki populasi 261 Juta orang dengan PDB USD1015,54 miliar pada 2017 dan 87,2% warganya adalah muslim. Sehingga pameran ini dinilai hal yang tepat. Lebih lanjut lagi dari 6 sektor industri syariah dan halal, Indonesia masuk ke 10 besar negara yang industri syariahnya unggul yaitu sektor Islamic Finance, Halal Travel dan Halal Cosmetics dan Pharmaceutical. Data ini menunjukkan industri halal memiliki potensi yang luar biasa di Indonesia.

Baca Juga : 

Muslim Lifestyle Festival

Muslim Lifestyle Festival

Muslim Lifestyle Festival

Muslim Lifestyle Festival
Muslim Lifestyle Festival

 

Pameran industri syariah dan halal

untuk pertama kalinya akan digelar di Jakarta pada 30 Agustus-1 September 2019 di Jakarta Convention Center (JCC). Mengusung tajuk Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019, pameran ini diselenggarakan untuk menyambut tahun baru Islam 1441 Hijriah.

Dengan tema Integrasi Gaya Hidup Islami, kegiatan ini dihadirkan sebagai wujud nyata pihak penyelenggara dalam mendorong tumbuh kembangnya industri syariah di Indonesia yang sedang berkembang seiring maraknya produk-produk halal dari berbagai sektor Industri di dalam negeri.

 

Pertumbuhan industri halal di Indonesia

meningkat setiap tahunnya. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain jumlah populasi masyarakat Indonesia. Global Islamic Economy (GIE) 2017 mengungkapkan bahwa Industri syariah dan halal secara global diproyeksikan bernilai sebesar 3,081 miliar dolar di 2022 sementara Indonesia dengan total populasi 261 Juta orang dengan PDB 1015,54 miliar dolar AS pada 2017.

Sebanyak 87,2% masyarakat Indonesia adalah muslim dan menjadikan Indonesia sebagai tempat tinggal bagi 12,7% muslim dunia. Lebih lanjut, dari 6 sektor industri syariah dan halal, Indonesia hanya masuk ke top-10 negara yang industri syariahnya unggul yaitu sektor Islamic Finance, Halal Travel dan Halal Cosmetics & Pharmaceutical. Data-data ini menunjukkan betapa industri halal memiliki potensi yang luar biasa di Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momen untuk lebih mendorong berkembangnya industri syariah dan halal di Tanah Air. Selain itu kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai ajang bagi para pelaku industri syariah untuk dapat terhubung secara langsung dengan para pelanggan maupun calon pelanggan potensial serta menambah wawasan mengenai produk dan jasa yang halal. Gelaran ini juga akan menampilkan kolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI).

 

“Peran kami sebagai komunitas pengusaha muslim

sesuai visi dan misi kami sedapat mungkin kami ingin berkontribusi untuk menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai dengan contoh yang diberikan oleh Rasulullah dan para sahabat. Oleh karena itu, pameran ini juga memberikan kesempatan bagi pengusaha dan calon pengusaha muslim untuk menjalin jejaring,” ujar Rachmat S. Marpaung selaku Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI).

Kegiatan ini merupakan pameran industri syariah dan gaya hidup halal terbesar di Indonesia yang menggabungkan konsep pameran B2B dan B2C dengan 3 fitur khusus yakni pendidikan Islam, pojok bisnis kreatif, dan konferensi. Eksibitor yang hadir pada kegiatan ini mewakili seluruh sektor industri syariah dan halal yaitu Halal Food, Islamic Finance, Halal Travel & Tourism, Modest Fashion, Halal Media, Halal Cosmetics & Pharmaceuticals yang memiliki konsep integrasi gaya hidup Islami lengkap dengan business matching, panggung ukhuwah (silaturahmi), workshop, presentasi produk, edukasi umat, Islami playground corner, dan masih banyak acara menarik lainnya.

“Pameran bertema muslim memang sudah banyak digelar di Indonesia khususnya di bidang mode muslim atau makanan dan minuman halal. Berbeda dengan pameran-pameran yang sudah pernah ada, Muslim Lifestyle Festival 2019 menghadirkan beragam produk dan jasa yang memberikan wawasan dan referensi mengenai industri halal. Sesuai dengan tema yang kita ambil tahun ini, kami berharap pameran ini mampu menjawab kebutuhan pengunjung untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-harinya mulai dari makanan, jasa keuangan, perjalanan wisata, kosmetika dan perawatan tubuh, dan perjalanan wisata. Untuk menjadikan pameran ini semakin lengkap, kami menggandeng Islamic Tourism Expo yang berskala internasional serta telah diselenggarakan selama bertahun-tahun,” kata Deddy Andu selaku Direktur PT Lima Armada Utama.

 

“Kami senang sekali jika pelaksanaan Indonesia Tourism Expo 2019

berbarengan dengan Muslim Lifestyle Festival 2019, sehingga menjadikan kegiatan ini sebagai referensi yang lengkap dengan beragam pilihan produk dan jasa halal. Dari segi pariwisata sendiri, Indonesia memiliki ratusan destinasi wisata yang apabila diolah, misalnya dengan menyediakan penginapan, makanan dan minuman halal, dapat menjadi potensi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia,” tutur Bambang Hamid, Direktur Pelaksana Islamic Tourism Expo.

Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 akan menempati lahan indoor dan outdoor di JCC Senayan seluas 15,000 m2 dan akan menampilkan ±500 eksibitor dari para berbagai sektor industri syariah di Indonesia. Kegiatan ini akan digelar selama tiga hari di JCC dengan menghadirkan produk-produk multi industri, talkshow, dan workshop sebagai ajang edukasi masyarakat tentang gaya hidup halal di Indonesia, serta berbagai hiburan menarik sebagai bagian dari selebrasi gelaran perdana Muslim Lifestyle Festival 2019.

Sumber : https://how.co.id

PLN dan UHN Medan Konversi Betor Berenergi Fosil

PLN dan UHN Medan Konversi Betor Berenergi Fosil

PLN dan UHN Medan Konversi Betor Berenergi Fosil

PLN dan UHN Medan Konversi Betor Berenergi Fosil
PLN dan UHN Medan Konversi Betor Berenergi Fosil

PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW)

Sumatera Utara (Sumut) dan Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan mendukung adanya Electrifying Lifestyle sebagai moda transportasi Sumut.

Becak motor atau betor selama ini dikenal sebagai moda transportasi umum yang khas di Sumatera Utara. Lebih dari 20.000 betor setiap harinya beroperasi di kabupaten kota di Sumatera Utara. (Baca Juga: Medan Dikepung Betor)

Sayangnya, energi fosil masih menjadi bahan bakar utama Betor hingga menyebabkan beberapa wilayah di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, memiliki tingkat polutan yang tertinggi.

Menjawab tantangan itu, PLN bekerja sama dengan Civitas Akademika

di Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan, berinovasi untuk mengkonversi betor berenergi fosil menjadi listrik, demi mendukung energi baru terbarukan yang sekarang dicanangkan di seluruh dunia.

Energi listrik sebagai sumber energi terbarukan yang saat ini didorong untuk dapat menggantikan peran energi fosil dalam mendukung pembangunan punya tanggung jawab lebih mengatasi hal ini. Terlebih lagi PLN dan Pemerintah terus berupaya memenuhi target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, atau sebesar 14.900 MW direncanakan adalah Energi Baru Terbarukan (EBT).

 

Sebagai wujud nyata hasil MoU antara PT PLN

Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut dengan UHN, pada 17 Desember 2018 lalu, kerja sama ini dituangkan dengan memberikan motor listrik ke UHN, yang nantinya diharapkan melalui Fakultas Tekniknya bisa tercipta desain becak listrik yang lebih hemat energy. Dan ini bisa menggantikan betor yang ada saat ini tanpa menghilangkan ciri khas becak yang ada di Sumatera Utara.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto yang berkesempatan meninjau langsung progress assembly Becak Listrik di UHN, Kamis (21/3/2019). Wiluyo juga memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa di UHN tentang rencana PLN ke depan dan bagaimana PLN mendukung penuh program energi yang lebih ramah lingkungan.

Wakil Rektor 1 UHN, Richard Napitupulu menyambut baik inisiatif PLN

dalam merencanakan konversi energi bahan bakar untuk Bentor ini. “Terima kasih kepada PLN. Tim kami akan siap untuk menyelesaikan produksi becak motor listrik dan diproduksi banyak. Hal ini tentunya untuk mengurangi polusi agar lebih Go Green,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu tampak hadir sejumlah pejabat utama PLN diantaranya GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto, GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung, GM PLN KITSBU Bambang Is dan GM PLN Kitsum Wedy B Sudirman.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid
Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Melihat peran, kontribusi dan keberanian, kejeniusan serta pengaruhya yang demikian besar, menyebabkan Gus Dur menjadi salah satu tokoh yang di segani baik pada tingkat nasional maupun internasional. Ia begitu amat di kenal oleh seluruh bangsa Indonisia, bahkan bangsa- bangsa lainnya di dunia. Keterkenalanya di sebabkan keberaniannya mengemukakan gagasan dan pemikiran yang kontroversi dengan segala akibatnya.

Gambaran di atas belum cukup menjelaskan sosok Gus Dur yang sesungguhnya

ia adalah peribadi yang unik dan sulit di tebak, sihingga dalam beberapa segi ia merupakan tokoh yang mengemukakan gagasan dan pemikiran yang sulit di mengerti oleh kebanyakan orang. Hal ini pada tahap selanjutnya membawa pada timbulnya kesimpulan bahwa Gus Dur adalah seorang wali. Sebagai seorang wali, Gus Dur memiliki pandangan dan gagasan yang tidak mudah dipahami oleh kebanyakan orang. Untuk itu muncul ungkapan yang mengatakan : “ seorang wali tidak akan di ketahui kecuali oleh seorang wali juga”

Predikat wali Bagi Gus Dur tampaknya di dasar kan pada sikap ultra-tradisionalnya sebagai mana di sebut di atas

Di atas di sebutkan bahwa sungguh pun sebagai seorang yang rasional dan libralis, tapi juga sebagai orang yang tradisionalis. Hal ini terlihat pada kebiasaanya meminta petunjuk dan doa dari ulama? sepuh, mengunjungi makam-makam leluhur yang di yakini mengandung berokah.9

Karya-karya Abdurrahman Wahid Abdurrahman Wahid adalah tokoh politik, agawamawan, negarawan, dan guru bangsa

banyak pemikirannya yang telah dicurahkan melalui karya-karyanya ilmiyah memberikan kotribusi kepada bangsa ini, baik dalam bentuk tulisan artikel yang dimuat diberbagai media masa maupun sejumlah buku yang telah diterbitkannya. Oleh sebab itu, Abdurrahman Wahid tergolong penulis produktif, khususnya tentang dunia pesantren.

Hal ini terlihat dari sejumlah tulisannya yang memiliki visi dan bobot yang tidak kalah dengan visi dan bobot tulisan yang di kemukakan para tokoh akademi non politik. Di antara karya tulisannya itu adalah sebagai berikut.

Abdurrahamn Wahid, Gus Dur Bertutur ( Jakarta : harian proaksi dan Gus Dur fodation,2001); Abdurrahman Wahid.” Prospek Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan” Dalam Sonhaji Shaleh (terj); Dinamika Pesantren, Kumpulan Makalah Seminar Internasional, The Role of Pesantren in Education and Community Development in Indonesia” (Jakarta : P3M, 1988) Abdurrahman Wahid, Menggerakkan Tradisi, Esai-Esai Pesantren (Yogyakarta : LKIS Yogyakarta, 2001); Abdurrahman Wahid, Islam Kosmopolitan; Nilai-nilai Indonesia dan Tranformasi Kebudayaan, (Jakarta: The Wahid Institut, 2007); Abdurrahman Wahid, Islamku Islam Anda Islam Kita; Agama masyarakat negara demograsi”( Jakarta: The Wahid Institut, 2006); Abdurrahman Wahid, Bunga Rampai Pesantren, (Jakarta: Darma Bhakti, 1994).

Baca juga artikel:

Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira

Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira

Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira

Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira
Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira

Saat ini Capoeira telah menjadi hobi sekaligus salah satu olahraga beladiri yang kian digemari masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di daerah perkotaan. Karena keunikannya yang mengkombinasikan seni beladiri, musik, tarian, dan akrobatik. Gerakannya yang khas adalah tarian dan tendangan dengan diiringi musik tradisional.

Gerakan dalam capoeira menyerupai sebuah tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertarungan dalam capoeira biasanya diiringi oleh musik dan disebut dengan Jogo. Capoeira sering dikritik karena banyak orang meragukan keampuhannya dalam pertarungan sebenarnya, dibanding seni bela diri lainnya seperti Taekwondo atau Karate.

Sebenarnya siapa yang menciptakan Capoeira tersebut?

Bagaimana Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira ini ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Kumpulan Sejarah akan menyajikan secara lengkap jawabannya dalam artikel ini. Berikut informasi selengkapnya.

Capoeira adalah sebuah olahraga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika  yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar).

Dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan).

Capoeira sangat erat kaitannya dengan perjalanan sejarah bangsa Brasil, sejarah perbudakan

Pada abad ke 15 dan 16 budak-budak didatangkan dari Afrika bagian barat. Budak-budak berkulit legam ini menjadi salah satu komponen produksi produk perkebunan negeri Brasil yang saat itu yang dijajah bangsa Portugis. Mereka diperlakukan seperti hewan ternak oleh bangsa Portugis itu. Badan mereka diberi tanda dengan cap besi panas. Pada masa itu mereka merupakan “komoditas yang berharga” serupa dengan kopi, gula, vanila.

Kekangan belenggu menimbulkan hasrat untuk merasakan kebebasan. Mereka kemudian mengembangkan teknik bela diri untuk kepentingan membebaskan diri. Latihan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dan sarana penyamaran yang paling baik adalah tarian. Karena di Negara Afrika tarian merupakan bentuk ekspresi yang paling popular, maka para budak berlatih teknik serangan dan elakan Capoeira diiringi dengan musik, nyanyian, dan tarian.

Capoeira sendiri adalah nama tanaman semak belukar di sekitar mereka dan Angola adalah nama negara yang diyakini sebagai asal kelompok budak pertama yang datang ke Brasil

Hingga kini Capoeira terbagi kedalam dua aliran besar, Capoeira de Angola dan Capoeira Regional. Masing-masing memiliki karakteristik sendiri.

Pada tahun 1890 Capoeira dilarang oleh pemerintah Brazil. Hingga akhirnya pada tahun 1928 Manoel dos Reis Machado (Master Bimba) memperkenalkan EoLuta Regional Baiana. Sebuah campuran antara Capoeira de Angola dengan Batuque (Capoeira jalanan). Belakangan aliran ini terus berkembang dan dikenal dengan Capoeira Regional. Kini Capoeira tak lagi dikenal sekedar sebagai sistem bela diri. Capoeira kemudian diakui sebagai aset nasional berupa tarian, olahraga, permainan sekaligus sebuah ekspresi seni akan kemerdekaan.

Kalau kita perhatikan, teknik bela diri Capoeira sangat sedikit menggunakan tangan. Menurut perkiraan hal ini disebabkan oleh tangan-tangan para budak di belenggu rantai. Karena itu Capoeira banyak mengembangkan teknik-teknik menggunakan kaki.

Fu Kiau, seorang ilmuwan dari Kongo berpandangan lain. Menurutnya, tradisi kuno di Afrika menganggap tangan seharusnya digunakan untuk mengerjakan hal-hal yang baik, sementara kaki sebaliknya. Menurut pepatah kuno Kongo, Mooko mu tunga, malu mu diatikisa (tangan untuk membangun, kaki untuk menghancurkan).

Saat ini capoeira telah dipelajari hampir di seluruh dunia, dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia. Di Negara Indonesia, sama seperti di negara-negara yang lain, kemungkinan Capoeira akan semakin berkembang.

Nah, sekian informasi mengenai Sejarah Asal Usul Bela Diri Capoeira, mudah-mudahan apa yang telah dijelaskan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang bela diri Capoeira tersebut.

Baca juga artikel: