Defenisi Alel Dominan Dan Resesif

Defenisi Alel Dominan Dan Resesif

Defenisi Alel Dominan Dan Resesif

Defenisi Alel Dominan Dan Resesif
Defenisi Alel Dominan Dan Resesif

ALEL DOMINAN DAN RESESIF

Bila A sealel dengan a, maka A disebut alel dominan dan a disebut alel resesif. Huruf besar dan kecil.masing-masing menyatakan alel-alel dominan dan resesif. Biasanya simbol genetik bersesuaian dengan huruf pertama nama sifat abnormalnya/mutan. Suatu karakter disebut dominan berarti karakter tersebut dominan penuh atau sempurna. Misal : batang kacang kapri tinggi (T) adalah dominan terhadap batang rendah (t), kondisi polydactily (P) adalah dominan terhadap normal (p). Jika fenotipe dari heterozigot (hibrida) sama dengan salah satu fenotipe yang homozigot (AA) maka gen homozigot akan mendominasi penuh alelnya. Alel yang tidak diekspresikan pada genotipe heterozigot disebut resesif (a). Alel resesif sering merugikan bagi mereka yang mempunyai duplikatnya (genotipe resesif homozigot). Suatu heterozigot dapat tampak normal seperti genotipe dominan homozigotnya. lndividu heterozigot yang mempunyai alel resesif merugikan yang tidak tampak pada ekspresi fenotipe karena tertutup oleh alel normal dominan disebut carrier/pembawa.

Contoh

Tidak adanya pigmen pada tubuh manusia merupakan sifat resesif yang disebut “Albinisme”. Bila menggunakan A dan a berturut-turut untuk menyatakan alel dominan (normal) dan alel reseif (albino), maka kemungkinan akan menghasilkan tiga genotipe dan dua fenotipe, yaitu :

 

GenotipFenotip
AA (dominan homozigot)Normal (pigmen)
Aa (heterozigot)Normal (pigmen)
Aa (resesif heterozigot)Albino (tidak ada pigmen)

 

Jika satu fenotipe

ternyata dijumpai lebih banyak dalam populasi dari padafenotipe alternatifnya, maka fenotipe tersebut dinyatakan sebagai tipe liar. Fenotipe yang jarang ditemukan disebut tipe mutan. Simbol + digunakan untuk menyatakan alel normal bagi tipe liar. Jika gen mutan itu bersifat resesif, maka simbol yang dipakai adalah huruf kecil yang sesuai dengan huruf awal nama cirinya. Alel dominan normal (tipe liar) harus mempunyai huruf kecil yang sama, tapi dengan suatu tanda + sebagai superskrip.

Contoh

Warna tubuh hitam pada Drosophila ditentukan oleh gen resesif b dan tipe liar tubuh warna abu-abu oleh alel dominannya b+ Jika sifat mutan adalah dominan, maka simbol dasarnya adalah sebuah huruf besar tanpa superskrip, dan alel tipe liarnya yang bersifat resesif akan mempunyai simbol huruf besar yang sama dengan simbol + sebagai superskrip.

Huruf dalam simbol menunjukkan sifat dominan atau resesif dari alel mutan, sehingga superskrip + ditambahkan untuk menyatakan tipe liar. Setelah menetapkan hubungan aleliknya, simbol + dengan sendirinya dapat digunakan untuk tipe liar dan tipe mutan dinyatakan dengan huruf saja.

 

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/