Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Ekosistem Lamun

Ekosistem Lamun

Lamun atau seagrass adalah satu‑satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut. Tumbuh‑tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal.

3)      Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah. Contoh ekosistem buatan adalah:

a.       Bendungan.

b.      Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus.

c.       Agroekosistem berupa sawah tadah hujan.

d.      Sawah irigasi.

e.      Ekosistem pemukiman seperti kota dan desa.

f.        Ekosistem ruang angkasa.

C.      Keanekaragaman hayati di Indonesia

1.       Flora:

Alfred Russel Wallace mengemukakan konsep tentang garis Wallace, yaitu garis khayal yang membagi dua wilayah berdasarkan perbedaan kelompok tumbuhan dan hewan. Sedangkan Weber (Zoolog dari Jerman), mengamati bahwa hewan-hewan yang berada di Sulawesi tidak sepenuhnya seperti hewan di Australia tetapi mirip pula hewan dari daerah Oriental. Sehingga Weber menyatakan Sulawesi merupakan wilayah peralihan antara Oriental dan Australia (peralihan daerah Barat dan Timur). Indonesia termasuk dalam Indo Malesiana yang terdiri atas Indonesia, Filipina, Semenanjung Malaya, dan Papua Nugini. Contoh tanamannya : rotan, jati, cendana, kayu hitam, meranti, anggrek, mahoni dan lain-lain. Sedangkan Indo Autralia terdapat hutan kayu putih, sagu, matoa dll. Memiliki Tumbuhan (Flora) Bertipe Malesiana Malesiana merupakan suatu kawasan botani dunia yang meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua nugini, dan kepulauan Solomon. Misalnya pohon kayu ramin yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Maluku.

Fauna :

a)      Wilayah Indonesia Barat (Oriental) :

a.          Mamalia berukuran besar.Misalnya : gajah Sumatra (Elephas maximus sumatrensis), banteng (Bos sondaicus), harimau sumatra (Panthera tigris sondaicus)

b.         Banyak jenis primata.Misalnya : orang utan sumatra (Pongo pygmaeus obelii), orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus pygmaeus), kera (Macaca fascicularis)

c.          Warna bulu burung kurang menarik dan tidak beragam.Misalnya : burung Rangkong (Rhinoplax vigil), murai (Myophoneus sp)

d.         Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Contoh : gajah, badak, harimau, kera, siamang, orang utan.

b)      Wilayah Indonesia Timur (Australia) :

a.             Mamalia berukuran lebih Kecil.

b.            Memiliki mamalia berkantong. Misalnya walabi kecil (Dorcopsulus)vanheurni), walabi semak (Thylogale bruijni), kanguru pohon (Dendrolagus ursinus)

c.             Warna bulu burung lebih menarik dan beragam.Misalnya burung cendrawasih (Paradisaea minor), burung kasuari (Casuarius casuarius)

d.            Terdapat di Papua dan sekitarnya. Contoh : kanguru, koala, kakatua, cendrawasih, kasuari, nuri dll.

c)       Wilayah Indonesia Tengah (peralihan) :

a.          Pada daerah peralihan atau transisi Oriental-Australis (Sulawesi dan Nusa Tenggara) terdapat hewan-hewan dengan ciri khas tersendiri. Misalnya : komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo (NTT), babi rusa (Babyrousa babyrussa), anoa (Bubalus depressicornis), dan burung maleo (Macrocephalon maleo) di Sulawesi

b.         Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Contoh : kalong, kuda, tapir, anoa, tarsisius, babirusa, dan komodo.

Baca juga:

Flexmedia

Kembali ke atas