Guru PNS di Jember, Bersiaplah Ditempatkan di Sekolah Pinggiran

Guru PNS di Jember, Bersiaplah Ditempatkan di Sekolah Pinggiran

Guru PNS di Jember, Bersiaplah Ditempatkan di Sekolah Pinggiran

Semua guru pegawai negeri sipil di Kabupaten Jember, Jawa Timur, harus siap

ditugasi ke mana sekolah mana pun, termasuk di kawasan pinggiran. Ini bagian dari tindak lanjut program zonasi yang diterapkan pemerintah pusat.

“PNS maupun non PNS harus siap mengabdi di mana pun, dibutuhkan oleh bupati untuk memberikan pelayanan di bidang pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo.

Edi mengatakan, sejauh ini penempatan guru disesuaikan dengan rasio siswa.

“Logikanya, kalau guru menumpuk di satu sekolah, dia harus menyesuaikan dengan jumlah rombel (rombongan belajar). Kalau tidak, dia tidak kebagian jam mengajar. Efeknya jatah untuk sertifikasi tidak dapat,” katanya.

Edi mengatakan, pihaknya terus berbenah dalam hal pemerataan guru di semua sekolah. “Hampir setiap periodisasi yang tidak terlalu panjang ada evaluasi, ditata ulang. Terakhir kemarin saya ingat ada penataan ulang lebih kurang 500-600 guru mendapat SP (Surat Penugasan) baru. Sejauh ini kewenangan penataan langsung ditangani bupati dibantu BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia),” jelasnya. Penataan yang sama juga dilakukan terhadap guru PNS.

Sementara itu Sekretaris Komisi D DPRD Jember Nur Hasan menyatakan,

kebijakan bupati yang memindahkan guru PNS untuk lebih dekat dengan domisilinya dengan alasan kemanusiaan kontradiktif dengan kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018.

 

Baca Juga :