Hardiknas 2019, Gubernur Dorong Peningkatan di Tiga Zona Pendidikan

Hardiknas 2019, Gubernur Dorong Peningkatan di Tiga Zona Pendidikan

Hardiknas 2019, Gubernur Dorong Peningkatan di Tiga Zona Pendidikan
Hardiknas 2019, Gubernur Dorong Peningkatan di Tiga Zona Pendidikan

Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, Gubernur Jawa Barat,

Ridwan Kamil menekankan pentingnya pendekatan di tiga zona pendidikan, yakni zona pendidikan di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Menurutnya, ketiga pendekatan di tiga zona tersebut mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan.

“Ketiganya sangat relevan diterapkan secara optimal serta harus saling mendukung dan menguatkan,” ucap Gubernur usai menghadiri Upara Peringatan Hardiknas 2019 di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Kamis (2/5/2019).

Secara khusus, Gubernur mendorong masyarakat agar mampu memerhatikan

dan meningkatkan pendidikan di lingkungan keluarga. “Lingkungan pendidikan pertama adalah di keluarga, jadi harus kita upayakan bersama guna menyiapkan bekal bagi anak,” imbuhnya.

Selaras dengan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, Gubernur berharap peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Generasi hari ini mudah menyerap dan menguasi teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital,” katanya.

Hal senada diucapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dewi Sartika

. Kadisdik menjelaskan, Disdik memiliki peran pokok dalam melahirkan peserta didik berkualitas dengan tetap menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan zaman. Terutama di era revolusi industri 4.0 yang menjadi tantangan bagi dunia pendidikan untuk mengenalkan dan mengarahkan peserta didik agar berperan dalam membangun masyarakat digital.

“Untuk menghadapi abad 21 ini, setiap peserta didik harus memiliki daya saing dan mandiri. Dalam hal ini, guru juga harus berperan mempersiapkan peserta didik agar mampu meningkatkan kemampuan di dunia yang cepat berubah ini. Selain itu, pendidikan karakter tidak boleh dilupakan, harus ada dalam kurikulum pembelajaran,” ujar Kadisdik.

Melalui semangat Hardiknas 2019 inilah, Disdik Jabar mencanangkan semangat inovasi dan kolaborasi. Saatnya sekolah sebagai rumah inovasi berbasis kearifan lokal dengan membangun iklim sekolah yang sehat, aman, nyaman, dan menyenangkan.***

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/