Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

 Landasan Teori

 Landasan Teori

  • Alkohol adalah kelompok senyawa yang mengandung satu atau lebih gugus fungsi hidroksil (-OH) pada suatu senyawa alkana. Alkohol dapat dikenali dengan rumus umumnya R-OH. Alkohol merupakan salah satu zat yang penting dalam kimia organik karena dapat diubah dari dan ke banyak tipe senyawa lainnya. Reaksi dengan alkohol akan menghasilkan 2 macam senyawa. Reaksi bisa menghasilkan senyawa yang mengandung ikatan R-O atau dapat juga menghasilkan senyawa mengandung ikatan O-H. Salah satu senyawa alkohol, etanol (etil alkohol, atau alkohol sehari-hari), adalah salah satu senyawa yang dapat ditemukan pada minuman beralkohol. Rumus kimianya CH3CH2OH. (Wikipedia)
  • Tulang atau kerangka adalah penopang tubuh Vertebrata. Tanpa tulang, pasti tubuh kita tidak bisa tegak berdiri. Tulang mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan, berlangsung terus sampai dekade kedua dalam susunan yang teratur. Tulang paha atau femur adalah bagian tubuh terbesar dan tulang terkuat pada tubuh manusia. Ia menghubungkan tubuh bagian pingguldan lutut. Kata “femur” merupakan bahasa Latin untuk paha. Kata harus dibedakan dengan femina yang berarti wanita. (Wikipedia)
  • Kerusakan tulang adalah salah satu akibat yang sering diderita para peminumberat. Baru-baru ini, para peneliti memastikan bagaimana cara alkohol menghancurkan tulang. Dalam ulasannya tentang penelitian sel, hewan, dan manusia, Dr Dennis A.Chakkakal dari Omaha VA Medical Centre di Nebraska menggambarkan dampak alkohol. Alkohol telah lama disadarai dampaknya terhadap kesehatan hati, namun belum banyak yang menyadari pengaruhnya terhadap tulang. Terlalu banyak alkohol ternyata juga menyebabkan kerusakan tulang, meningkatkan risiko patah, dan memperlambat pemulihan tulang yang retak. Menurutnya, alkohol yang berlebih menghambat pembentukan tulang baru. Chakkakal melaporkan hasil penelitiannya itu dalam jurnal Alcoholism: Clinicaland Experimental Research edisi Desember.Selama hidup, tulang menjalani proses pemodelan ulang di mana sel-sel yangdisebut osteoklas merusak sebagian kecil bagian tulang yang tua dan sel-sel yangdisebut osteoblast membentuk tulang baru. Pada orang yang sehat, proses ini berjalan seimbang sehingga massa tulang dapat dipertahankan. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meminum alkohol dalamjumlah terbatas justru akan membantu mempertahankan massa tulang. Mungkin karena sedikit alkohol memang akan membantu pembentukan tulang baru. Tapi, terlalu banyak alkohol menimbulkan dampak sebaliknya karena justru mendorong penipisan tulang dan keretakan. Alkohol yang terlalu berlebih ditubuh akan menghambat osteoblast menjalankan perannya. Menurut Chakkakal, seorang peminum berat  mungkin akan kehilangan massa tulangnya dengan cepat dalam beberapa tahun. Meskipun hubungannya terlihat jelas, ambang batas alkohol yang membahayakan tubuh belum dapat dipastikan. Dalam penelitian ini peminum berat didefinisikan sebagai orang yang minum alkohol enam atau lebih sehari. Sayang, tidak dijelaskan lebih lanjut berapa takaran dan persen kandungan alkoholnya. Tapi, dalam penelitian tersebut orangyang minum alkohol sedikitnya tiga kali sehari juga berisiko mengalami kerusakan tulang.Oleh karena itu, Dr. Terrence M. Donohue Jr. yang juga dari Omaha VA MedicalCenter menganjurkan kepada orang yang mengalami patah tulang atau retakuntuk menghindari alkohol selama proses penyembuhan.

sumber :

https://dogetek.co/seva-mobil-bekas/

Flexmedia

Kembali ke atas