Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Macam-Macam Disiplin

Macam-Macam Disiplin

Macam-Macam Disiplin

  1. Disiplin Otoritarian

Disiplin otoritarian selalu berarti pengendalian tingkah laku berdasarkan tekanan, dorongan, pemaksaan dari luar diri seseorang. Hukuman dan ancaman kerap kali dipakai untuk memaksa, menekan, mendorong seseorang mematuhi dan mentaati peraturan. Orang hanya berfikir kalau harus dan wajib mematuhi dan mentaati peraturan yang berlaku. Kepatuhan dan ketaatan dianggap baik dan perlu bagi diri, institusi atau keluarga. Apabila disiplin dilanggar, wibawa dan otoritas institusi atau keluarga menjadi terganggu. Karena itu setiap pelanggaran perlu diberi sanksi ada sesuatu yang harus di tanggung sebagai akibat pelanggarannya.

  1. Disiplin Permisif

Dalam disiplin ini seseorang dibiarkan bertindak menurut keinginannya kemudian dibebaskan untuk mengambil keputusan sendiri dan bertindak sesuai dengan keputusan yang diambil. Seseorang yang berbuat sesuatu dan ternyata membawa akibat melanggar norma atau aturan yang berlaku, tidak diberi sanksi atau hukuman. Dampak teknik permisif ini berupa kebingungan dan kebimbangan. Penyebabnya karena tidak tahu mana yang tidak dilarang dan mana yang dilarang bahkan menjadi takut, cemas dan dapat juga menjadi agresif serta liar tanpa kendali.

  1. Disiplin Demokratis

Teknik disiplin demokratis berusaha mengembangkan disiplin yang muncul atas kesadaran diri sehingga siswa memiliki disiplin diri yang kuat dan mantap. Oleh karena itu bagi yang berhasil mematuhi dan mentaati disiplin, kepadanya diberi pujian dan penghargaan.

Dalam disiplin demokratis, kemandirian dan tanggung jawab dapat berkembang. Siswa patuh dan taat karena didasari kesadaran dirinya. Mengikuti peratuiran-peraturan yang ada bukan karena terpaksa, melainkan karena kesadaran bahwa hal itu baik dan ada manfaat.

Disiplin berperan penting dalam membentuk individu yang berciri keunggulan. Berdasarkan pengalaman penulis, disiplin penting karena alasan sebagai berikut:

1)      Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri, siswa berhasil dalam belajarnya, sebaiknya siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya.

2)      Tanpa disiplin yang baik suasana sekolah dan kelas menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Secara positif disiplin memberi dukungan lingkungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran.

3)      Orang tua senantiasa berharap di sekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma, nilai kehidupan dan disiplin. Dengan demikian, anak-anak dapat menjadi individu yang tertib teratur dan disiplin.

4)      Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja kesadaran pentingnya norma, aturan, kepatuhan dan ketaatan merupakan prasyarat kesuksesan seseorang.


Sumber:

https://duniabudidaya.co.id/anatomy-physiology-apk/

Flexmedia

Kembali ke atas