Macam Norma Berdasarkan Sifat Resminya

Macam Norma Berdasarkan Sifat Resminya

Macam Norma Berdasarkan Sifat Resminya

Macam Norma Berdasarkan Sifat Resminya
Macam Norma Berdasarkan Sifat Resminya

 

Norma Tidak Resmi (Nonformal)

Norma tidak resmi adlaah patokan yang dirumuskan secara tidak jelas dan pelaksanaannya tidak diwajibkan untuk masyarakat. Norma yang tumbuh dan berkemang dari kebiasaan bertindak secara seragam dan diterima oleh masyarakat. Walaupun tidak diwajibkan tetapi semua anggota sadar akan patokan tidak resmi harus ditaati dan memiliki kekuatan memaksa yang lebih besar dibandingkan dengan patokan resmi

Contoh-Contoh Norma Tidak Resmi (Nonformal)

  • Aturan adat istiadat
  • Aturan dalam keluarga
  • Pantanga-pantanga dalam lingkungan masyarakat

 

Norma Resmi (Formal)

Norma resmi adlaah patokan yang dirumuskan dan diwajibkan dengan jelas dan tegas oleh yang berwenang untuk semua masyarakat. Keseluruhan norma forma merupakan suatu badan hukum yang dimiliki masyarakat modern dan diperkenalkan dari pengumuman sosial.
Contoh-Contoh Norma Resmi (Formal)

  • UUD 1945
  • Perpu
  • Surat Keputusan
  • Keputusan Presiden
  • Perda

Fungsi Norma

Norma berfungsi ¬†sebagai suatu pedoman orientasi kehidupan warga masyarakat dalam proses sosialisasi yaitu suatu proses seseorang individu dalam masyarakat belajar berbagai hal yang dibutuhkan dalam hidupnya. Norma yang telah dipelajari setiap warga masyarakat dalam proses sosialiasasi menentukan bagaimana tingkah laku dari individu pendukung nilai tersebut. Sebagai contoh, di Negara kita di Indonesia, kita selalu hormat dan “tabe” kepada orang yang lebih tua khususnya kepada orangtua kita dan guru kita. Artinya, nilai ¬†tentang kesopanan tertanam dalam warga Indonesia. Apabila ada anak yang melanggar norma tersebut, atau tidak menganut nilai nilai kesopanan yang diharapkan, maka akan mendapatkan pengucilan sosial.
Fungsi norma sosial oleh para sosiologi dikatakan bahwa berperan dalam pembentukan kode kode. Kode kode tersebut merupakan aturan-aturan yang memiliki sanksi atau hukuman bagi yang melanggar. Menurut Hassan Shadily (1993) terdapat 3 kode sosial yaitu kode etik (ethical code), kode moral (moral code) dan terakhir kode agama (religion code).

Selain diatas, masih ada beberapa fungsi norma sosial yaitu:

  • Sebagai pedoman atau patokan perilaku dan perbuatan dalam masyarakat
  • Sebagai wujud konkret dari nilai nilai yang dikandung oleh masyarakat
  • Sebagai standar atau skala ukur berbagai jenis tingkah laku yang ada dalam suatu masyarakat
Selain itu, ditambahkan oleh Hanneman Samuel dalam bukunya Nilai dan Norma (2004) bahwa salah satu fungsi norma sosial adalah kelengkapan kehidupan bersama dalam masyarakat. Dan Joseph Fletcher (Situation Ethics, 1966) mengatakan bahwa fungsi norma norma adalah menerangkan jalan yang terbaik (give the best way). Ditambahkannya bahwa ada norma norma yang hanya memiliki fungsi tersebut dan adapun yang memiliki fungsi yang lebih banyak lagi.

Dalam buku persiapan ujian nasioanal dijelaskan bahwa fungsi norma sosial adalah

  • Memberikan batasan yang berupa perintah ataupun larangan dalam bertindak dan berperilaku
  • Memaksa individu untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan norma norma yang ada dalam masyarakat dan menyerap nilai nilai yang diharapkan
  • Menjaga kebersamaan dan solidaritas antara anggota masyarakat
  • Menjaga ketertiban dan keteraturan dalam Masyarakat
  • Menjaga kelestarian lingkungan sekitar
  • Sumber :¬†https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-dan-contoh-jaringan-hewan/