Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 1

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 1

bhs indonesia

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari pelajaran 1, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
A. Keterampilan Berbahasa: Mendengarkan
Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita)
B. Kebahasaan
Imbuhan (Afiks)
C. Apresiassi Sastra
Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui rekam­an
Peta Konsep

Pada pelajaran 1 ini, kamu akan mempelajari tiga kemampuan berbahasa antara lain Keterampilan berbahasa, Kebahasaan, dan Apresiasi Sastra dengan tema Bertanggung Jawab Menjaga Kelestarian Lingkungan.

Keterampilan Berbahasa: Mendengarkan

A. Menyimak atau Mendengarkan Berita

Menyimak berita adalah mendengarkan suatu hal dengan penuh perhatian yang tersiar berupa berita. Sedangkan berita menurut kamus besar bahasa Indonesia, diartikan sebagai pemberitahuan, pengumuman, laporan, cerita, atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Media elektronik yaitu sarana media massa yang mempergunakan alat-alat elektronika modern, misalnya: televisi, radio, dan film.
1. Pengertian Berita
Secara etimologis berita berasal dari bahasa sansekerta “Vrit” yang dalam bahasa Inggris disebut “Write” yang arti sebenarnya adalah “ada” atau “terjadi”.Ada juga yang menyebut dengan “Vritta” artinya “kejadian” atau “yang telah terjadi”. Sedangkan menurut kamus besar,bahasa Indonesian berita sinonim dengan kabar, informasi, atau laporan pers. Berita dalam bahasa Inggris disebut,”News,” (berita) mengandung kata new yang berarti baru. Secara singkat sebuah berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar.
2. Jenis-jenis berita
a. Berita langsung (Straight News),berita langsung apa adanya, ditulis secara singkat dan lugas.
b. Berita mendalam (Depth News), dikembangkan dengan pendalaman hal-hal yang ada dipermukaan.
c. Berita interpretasi (Interpretative News), berita yang dikembangkan dengan pendapat atau penelitian penulisnya/reporter.
d. Berita opini (Opinion News), berita mengenai pendapat seseorang, biasanya pendapat para cendekiawan, pakar, atau pejabat, mengenai suatu hal, peristiwa dan kondisi tertentu.
e. Berita investigasi ( Investigation News), dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber.
3. Unsur-unsur berita
Dalam Berita Harus terdapat unsur-unsur 5W 1H yaitu :
a.
What – apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?
b. Who – siapa yang terlibat di dalamnya?
c. Where – di mana terjadinya peristiwa itu?
d. When – kapan terjadinya?
e. Why – mengapa peristiwa itu terjadi?
f. How – bagaimana terjadinya?
4. Mencatat Isi Pokok Siaran Berita
Informasi yang disampaikan secara langsung (tersurat) dan ada yang secara tidak langsung (tersirat). Agar dapat mencatat isi pokok siaran dengan baik, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.
a. Berkosentrasi dengan baik.
b. Menyimak informasi dengan saksama dari awal hingga akhir.
c. Memperhatikan bagian-bagian penting. Ciri bagian penting adalah bagian yang mempunyai tekanan berbeda atau diutarakan dengan tempo lebih lambat.
d. Mencatat bagian-bagian informasi yang penting secara cepat.
5. Menuliskan Isi Siaran Berita
Menuliskan isi pokok siaran perlu dibudayakan di kalangan pelajar. Dengan demikian, kamu akan mempunyai pengetahuan dan wawasan luas. Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menulis isi pokok siaran sebagai berikut.
a. Mengaitkan pokok informasi yang satu dengan pokok informasi yang lain.
b.Merumuskan pokok-pokok informasi dalam kalimat yang singkat dan jelas.
c. Menyusun kalimat-kalimat menjadi sebuah paragraf yang baik.
d. Menyusun kalimat-kalimat sehingga menyatakan suatu hal atau tema tertentu.
e. Menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain hingga menunjukkan hubungan yang logis.
f. Menyusun pengembangan paragraf dengan baik.
g.Menyunting paragraf yang ditulis.
6. Menyampaikan Isi Siaran Berita
Menyampaikan isi siaran secara lisan tentu berbeda dengan bentuk tertulis walaupun isinya sama. Daya tarik penyampaian isi siaran tergantung kepada penutur. Penyampaian yang menarik akan meyebabkan pendengar senang menyimak dengan baik. Ada dua aspek yang harus diperhatikan dalam penyampaian isi siaran secara lisan, yaitu aspek kebahasaan dan non kebahasaan.
Aspek kebahasaan berkaitan dengan pilihan kata, intonasi, dan struktur kalimat yang digunakan. Aspek nonkebahasaan berkaitan dengan ekspresi dan gerakan.

Flexmedia

Kembali ke atas