Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Metode Tanya Jawab

Metode Tanya Jawab

Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab adalah metode yang pendekatannya menempuh dua cara, yaitu memberikan stimulus (Tanya jawab) dan mengadakan pengarahan aktivitas belajar. Metode tanya jawab merupakan penyajian materi dengan jalan tanya jawab antara pendidik dan peserta didik (komunikasi dua arah). Melalui tanya jawab peserta didik didorong untuk mencari dan menemukan jawaban yang tepat dan memuaskan. Dalam mencari dan menemukan itu ia berfikir menghubung-hubungkan bagian pengetahuan yang ada pada dirinya dengan isi pertanyaan itu. Jawaban yang dapat segera diperoleh jika isi pertanyaan banyak kaitannya dengan pengetahuan yang ada pada dirinya, maka hal ini mendorong untuk menemukannya. Ia akan menjelajahi data-data jawaban melalui berbagai cara yang tepat.

Kelebihan metode tanya jawab:

  1. Kelas lebih aktif karena peserta didik tidak sekedar mendengarkan saja.
  2. Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya sehingga guru mengetahui hal-hal yang belum dimengerti oleh para peserta didik.
  3. pendidik dapat mengetahui sampai di mana penangkapan peserta didik terhadap segala sesuatu yang diterangkan.

Kelemahan metode Tanya jawab:

  1. Dengan tanya jawab kadang-kadang pernbicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalam mengajukan pertanyaan, peserta didik rnenyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. Dalam hal ini, sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru.
  2. Mernbutuhkan waktu lebih banyak.
  1. Metode Drill (latihan)

Metode latihan (Driil) atau metode training merupakan cara pembelajaran yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Metode latihan berlansung dengan cara berulang-ulang suatu hal sehingga terbentuk kemampuan yang diharapkan. Metode latihan pada umumnya di gunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan atau keterampilan dari apa yang dipelajari. Mengingat latihan ii kurang mengembangkan bakat atau inisiatif peserta didik untuk berfikir, maka hendaknya latihan disiapkan untuk mengembangkan kemampuan motorik yang sebelumnya dilakukan diagnosis agar kegiatan itu bermanfaat bagi pengembangan motorik peserta didik.

sumber :

Flexmedia

Kembali ke atas