Gelombang Seismik Sebagai Pemacu Gempa Bumi Dibedakan Menjadi Dua

Gelombang Seismik Sebagai Pemacu Gempa Bumi Dibedakan Menjadi Dua.

Gelombang Seismik Sebagai Pemacu Gempa Bumi Dibedakan Menjadi Dua

Gelombang Seismik Sebagai Pemacu Gempa Bumi Dibedakan Menjadi Dua.
Gelombang Seismik Sebagai Pemacu Gempa Bumi Dibedakan Menjadi Dua.

1. Gelombang Primer

Gelombang yang pertama dan lebih cepat disebut dengan Gelombang Kompresi, Gelombang Primer, atau Gelombang p. Gelombang ini disebabkan oleh perubahan di dalam volume partikel-partikel bumi pada pecahan kerak bumi yang bumi yang bergantian mengembang dan menyusut.

Kondensasi dan ekspansi dirambatkan di dalam bumi dengan kecepatan rata-rata 8 km/detik. Kecepatan yang cepat bergantung pada sifat dasar lapisan batuan yang dilewati oleh gelombang tersebut. Partikel-partikel bumi yang dilewati oleh gelombang ini bergerak kian-kemari. Oleh karena itu, gelombang ini disebut Gelombang longitudinal.

2. Gelombang sekunder

Gelombang gempa bumi yang kedua disebut dengan Gelombang Sekunder atau Gelombang S. Gelombang S akibat gempa bumi bergerak ke segala arah. Gelombang S menjadi sebab bergetarnya partikel bumi himgga membentuk sudut siku-siku. Gelombang S kadang-kadang juga diberi nama gelombang transversal. Gelombang jenis ini bergerak dengan kecepatan 5 km/detik. Kecepatan rambat Gelombang S ini juga dipengaruhi oleh media yang dilalui oleh gelombang tersebut ketika gelombang keluar dari pusat gempa.
Metode Seismik

Metode seismik

merupakan salah satu bagian dari seismologi eksplorasi yang dikelompokkan dalam metode geofisika aktif, dimana pengukuran dilakukan dengan menggunakan sumber seismik (palu, ledakan,dll). Setelah getaran diberikan, terjadi gerakan gelombang di dalam medium (tanah atau batuan) yang memenuhi hukum-hukum elastisitas ke segala arah, dan mengalami pemantulan ataupun pembiasan akibat munculnya perbedaan kecepatan. Kemudian, pada suatu jarak tertentu, gerakan partikel tersebut direkam sebagai fungsi waktu. Berdasarkan data rekaman inilah dapat diperkirakan bentuk lapisan atau struktur di dalam tanah.

Eksperimen seismik aktif

kali pertama dilakukan pada tahun 1845 oleh Robert Mallet, yang oleh kebanyakan orang dikenal sebagai bapak seismologi instrumentasi. Mallet mengukur waktu transmisi gelombang seismik yang dikenal sebagai gelombang permukaan yang dibangkitkan oleh sebuah ledakan dan mencatat waktu yang diperlukan oleh merkuri untuk beriak.

Pada tahun 1909, Andrija Mohorovicic menggunakan waktu jalar dari sumber gempa bumi untuk eksperimennya dan menemukan keberadaan bidang batas antara mantel dan kerak bumi yang sekarang disebut sebagai Moho.

Pemakain awal observasi seismik untuk eksplorasi minyak dan mineral dimulai pada tahun 1920-an. Teknik seismik refraksi digunakan secara intensif di Iran untuk membatasi struktur yang mengandung minyak. Akan tetapi, sekarang seismik refraksi merupakan metode terbaik yang digunakan di dalam eksplorasi minyak bumi. Metode ini kali pertama didemonstrasikan di Oklahoma pada tahun 1921.

Seismik bias dihitung berdasarkan waktu jalar gelombang pada tanah atau batuan dari posisi sumber ke penerima pada berbagai jarak tertentu. Pada metode ini, gelombang yang terjadi setelah getaran pertama (first break) diabaikan sehingga sebenarnya hanya data first break yang dibutuhkan. Para meter jarak (offset) dan waktu jalar dihubungkan oleh cepat rambat gelombang dalam medium. Kecepatan tersebut dikontrol oleh sekolompok konstanta fisis yang ada didalam material dan dikenal sebagai parameter elastisitas.

Adapun dalam seismik pantul, analisis dikonsentrasikan pada energi yang diterima stelah getaran awal diterapkan. Secara umum, sinyal yang dicari adalah gelombang-gelombang yang terpantulkan dari semua interface antarlapisan di bawah permukaan. Analisis yang dipergunakan dapat disamakan dengan echo sounding pada teknologi bawah air, kapal, dan sistem radar. Informasi tentang medium juga dapat dianalisis dari bentuk dan amplitudo gelombang pantul yang direkam. Struktur bawah permukaan dapat cukup kompleks, tetapi analisis yang dilakukan masih sama dengan seismik bias, yaitu analisis berdasarkan kontras parameter elastisitas medium.

Baca juga:

Fenomena Gelombang Seismik

Fenomena Gelombang Seismik

Fenomena Gelombang Seismik

Fenomena Gelombang Seismik
Fenomena Gelombang Seismik

Gelombang Seismik

Tekanan dan tegangan di dalam struktur batuan bumi apapun penyebabnya terjadi dalam jangka waktu yang lama. Bergsernya permukaan bumi dapat dipengaruhi oleh gerakan kecil sekalipun. Hal ini pulalah yang menjadi penyebab keretakan batuan. Apabila diibaratkan seperti gerakan jatuhnya butir kerikil ke air akan menghasilkan gelombang atau riak. Gelombang atau riak tersebut menyebar dengan cepat dari pusat jatuhnya batu kerikil tadi ke dalam air. Jauh dekatnya atau besar kecilnya massa dan gaya yang ditimbulkan oleh kerikil tadi. Apabila massa batu kerikil tersebut besar akan menghasilkan riak yang besar dengan wilayah jangkauan yang luas. Begitu pula sebaliknya.

Apabila persamaan tersebut disamakan dengan gelombang seismik yang memicu terjadinya gempa bumi, penyebarannya juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya letak pusat. Perlu diperhatikan bahwa gelombang akan menembus ke badan bumi dan bukan hanya melewati permukaannya.

Setiap tahun telah terjadi gempa bumi

di beberapa bagian yang berbeda. Setiap gempa bumi yang terjadi mengeluarkan energi dalam jumlah yang sangat besar. Energi yang dihasilkan berasal dari fokus atau sumber gempa atau hiposentrum. Hiposentrum berada jauh di dalam tanah, tempatnya tepat berada di lapisan batuan yang pecah dan bergeser kali pertamanya. Episentrum merupakan titik di permukaan bumi, tepat berada di atas pusat gempa. Gelombang yang dikeluarkan dari pusat gempa akan menjalar ke semua bagian bumi. Apabila gelombang tersebut muncul ke permukaan bumi akan dicatat oleh seismograf. Gelombang yang merambat bisa saja berbelok arahnya ketika melewati batuan dan gelombang dapat dipantulkan kembali ke dalam tanah mencapai permukaan.

Setiap gerakan yang terjadi pada permukaan bumi akan menggerakkan jarum pada seismograf dan akan membentuk catatn gelombang gerakan yang dikenal dengan sebutan seismogram. Ketika terjadi gempa bumi, mengalir dua jenis gelombang yang masuk jauh ke dalam perut bumi, yaitu Gelombang P (gelombang primer) dan Gelombang S (gelombang sekunder). Gelombang primer bergerak lebih cepat sekitar 21.600 km/jam dari kecepatan suara bergerak melewati bagian-bagian yang lunak dan keras, serta cair. Pada batuan-batuan yang berada di dekat permukaan, gelombang-gelombang ini bergerak dengan kecepatan 5 km/detik pada kedalaman mencapai 2.800 km. Gelombang sekunder bergerak dengan kekuatan 2 atau 3 kecepatan Gelombang P di daerah yang padat.

Kecepatan rambat Gelombang P dan S bervariasi

bergantung pada kedalaman bagia-bagian bumi yang dilewati oleh gelombang tersebut. Perbedaan jenis gelombang seismik dihasilkan oleh perubahan bentuk material-material batuan. Sebagai contoh, rekahan yang dalam sepanjang patahan menghasilkan gelombang pendorong (P) dan memotong gelombang (S). Tekanan terus menerus dari gelombang P menciptakan tekanan yang tiba-tiba dalam perambatan gelombang yang mengakibatkan terjadinya formasi gerakan maju mundur di permukaan. Akibatnya terjadi dorongan Gelombang S dan Gelombang P yang menyebabkan lemahnya kecepatan Gelombang S dibandingkan Gelombang P.

Ketika Gelombang P dan S menuju sebuah batas

seperti Mohorovicic, yang juga disebut Moho yang terletak di antara lapisan dan mantel bumi, gelombang tersebut sebagian dipantulkan, dibelokkan, dan disalurkan yang terbagi ke dalam beberapa jenis gelombang selama di permukaan bumi. Perjalanan waktu gelombang bergantung pada tekanan dan perubahan kecepatan Gelombang S ketika melewati material-material yang memiliki perbedaan elastisitas. Gelombang P pada permukaan batuan granit melaju dengan kecepatan 6 km/detik (3,6 mil/detik), sedangkan pada batuan mafik dan ultramafik (jenis batuan hitam yang banyak mengandung magnesium dan besi) menunjukkan kecepatan rambatan mencapai 7-8 km/detik (4,2 dan 4,8 mil/detik). Gelombang P dan S merupakan dua jenis gelombang seismik yang dikenal dengan Gelombang Love. Gelombang love diambil dari nama seorang geofisik Inggris bernama Augustus E.H.Love dan Gelombang Rayleigh diambil dari seorang ahli fisika Inggris bernama John Rayleigh. Kedua jenis gelombang ini merambat dengan cepat dan menjadi petunjuk bagi arah pergerakannya di permukaan bumi.

Sumber: https://www.studinews.co.id/

Peran Wanita Dalam Melahirkan Pemimpin Ummat

Peran Wanita Dalam Melahirkan Pemimpin Ummat

Peran Wanita Dalam Melahirkan Pemimpin Ummat

Peran Wanita Dalam Melahirkan Pemimpin Ummat
Peran Wanita Dalam Melahirkan Pemimpin Ummat

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas, tentang peran wanita dalam melahirkan calon pemimpin umat masa depan. Mendefinisikan “Wanita” akan banyak memunculkan defenisi atau aturan-aturan tentang wanita itu sendiri tergantung dari sudut pandang mana kita berangkat dan akan mengarah kemana teori yang akan kita angkat, lebih jelasnya mari kita simak berikut ini.

Satu hal yang pasti bahwa wanita adalah salah satu bagian dari kita “al-ins” (insan/manusia). Sadar atau tidak, setiap insan adalah pemimpin, paling tidak memimpin diri sendiri. Kitalah yang akan mengarahkan seluruh potensi diri menuju kebaikan dan kebatilan. Kita pula yang akan menuntun seluruh anggota tubuh pada amalan surga atau neraka. Dan tentu saja semua itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Rabbul Izzati.

Kepemimpinan menjadi sebuah sunnatullah

Rasulullah SAW menegaskan: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kepemimpinan akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhari).

Keterpurukan umat saat ini merupakan bagian dari kepemimpinan yang tidak amanah. Kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dan ketidakberdayaan menjadi satu paket dengan moral pemimpin yang menyia-nyiakan tugasnya. Dan demikianlah ketentuan Allah SWT ketika syariatnya mulai ditinggalkan.
Amanah besar tentu saja membutuhkan pengorbanan yang tidak kecil. Amanah kepemimpinan menjadi agenda utama bagi kaum muslimin saat ini paling tidak memimpin diri sendiri karena tidak mungkin memimpin yang besar jika diri sendiri terbengkalai.

Membangun suatu bagunan, setinggi dan sebesar apapun bangunan tersebut, lebih mudah ketimbang membangun manusia. Disamping jasmani, manusia memiliki akal, hati, tabiat, dan keinginan-keinginan yang berbeda-beda. Karena itu, sekali lagi, membangun manusia bukanlah pekerjaan yang mudah.

Membangun manusia agar berkualitas, cerdas akalnya dan ruhaniyahnya, membutuhkan ilmu, ketakwaan, kesabaran, pengalaman dan terutama keteladanan, bukan dengan sekedar retorika penyampaian pelajaran.

Karena itu, tugas para pendidik bukanlah sesuatu yang ringan. Memerlukan kelapangan dada, berbagai siasat, dan waktu yang agak lama sehingga tugas dan tanggung jawab ini membutuhkan ekstra kesabaran. Mereka itu mendapat amanah dari umat untuk membangun generasi yang diidamkan. Umat menyerahkan generasinya dalam wujud anak-anak agar mereka menjadikannya sebagai orang ; Menyerahkannya sebagai bejana kosong agar diisi dengan ilmu ; Menyerahkannya sebagai kata-kata kosong agar diisi dengan makna-makna; dan seterusnya.

Kemana mereka diserahkan?

Pengendalian dan pemeran utama terbentuknya generasi terbaik berada di puncak kaum wanita yang dalam kehidupan mereka memiliki tiga peranan, yaitu anak, ibu, dan istri.

Wanita yang peranannya sebagai seorang ibu memiliki kewajiban yang sangat suci dan mulia karena wanita adalah pendidik pertama. Dikatakan dalam sebuah syair, “Ibu adalah madrasah. Jika anda persiapkan, berarti anda mempersiapkan generasi yang harum namanya.” Ibu adalah guru yang penting pengaruhnya dan menjangkau seluruh dunia. Pada ibulah anak pertama kali mengenal dekapan kasih sayang, bersosialisasi, dan berinteraksi. Ibulah yang memberikan perhatian penuh kepada anak-anak dan mendidik mereka dengan baik, sehingga nantinya akan muncul tokoh-tokoh yang alim, mempunyai pemikiran yang murni, mau berbakti serta siap berjuang demi memela kepentingan umat.

Oleh karna itu seorang ibu harus memiliki kriteria sebagai berikut:

1. Tidak pernah melalaikan kewajiban-kewajiban syariat karna suatu sebab apapun meskipun hal itu untuk
mencari keridhaan suami sekalipun.
2. Berhukum dan beramal berdasarkan syariat, dalam setiap perbuatan maupun pembicaraannya.
3. Menjaga amanah, menanamkan ruh jihad dalam jiwa anak-anaknya.
4. Hatinya dipenuhi kecintaan kepada allah dan rasulnya, mengajari dan mengenalkan anak kepada
Rabb/pencipta mereka.
5. Berhati-hati agar perkataannya tidak menyelisihi perbuatannya.

Ibu adalah tiang utama yang diandalakan oleh seluruh umat islam dalam mendidik anak-anak. Dia haruslah seorang yang berakal, pintar, arif, bijaksana, terpelajar dan sempurna. Karena biar bagaimana mungkin mengharapkan kebaikan pada anak-anak kita kalau mereka besar dalam pangkuan wanita-wanita jahil. Mungkinkah diharapkan kesempurnaan mereka apabila mereka munyusu dari wanita yang kurang sempurna?

Kotornya air bermula dari kotornya tanah dan kotornya kaum bermula dari kotornya pernikahan. Barangsiapa yang dibesarkan dalam lubang ular, maka yang akan menonjol dalam dirinya adalah tabliat ular.

Akhlak itu ibaratkan tanaman. Apabila dia selalu disiramkan dengan air kemuliaan, maka dia akan menjadi akhlak yang mulia dan sebaliknya.

Ibu yang baik akan melahirkan keluarga yang baik, keturunan yang sholih dan berguna bagi umat ini, sehingga untuk mewujudkannya diperlukan perhatian dan majahadah yang besar seorang ibu (wanita) dalam membina dan mendidik anak-anaknya.

Tiga Faktor Utama
Ada tiga faktor utama yang harus diperhatikan dalam mendiddik anak-anak kita supaya nantinya bisa melahirkan generasi yang terbaik dan menjadi pemimpin bagi umat ini.

1. Pendidik jasmani

Melalui pendidikan jasmani, kita dapat memperhatikan gizi anak-anak, kesehatan dan kebersihan mereka, serta melatih mereka melakukan olahraga ringan yang dapat memperkuat otot-otot dan membangun anggota tubuh mereka. Olahraga diluar rumah juga sangat penting agar anak-anak dapat menghirup udara segar yang sangat berguna bagi kelancaran darah sehingga tubuh mereka tetap bugar.

mengingat kondisi tubuh sangat berpengaruh terhadap akal, kepentingan pendidikan jasmani menempati urutan pertama. Akan sangat membahayakan bagi individu dan umat, jika ibu tidak memperhatikan pendidikan jasmani anaknya dalam tahap perkembangan. Anak yang tumbuh dalam kondisi fisik yang lemah akan mudah sekali terserang penyakit dan wabah sehingga menghambatnya mencapai kesuksesan sehingga kehidupannya selalu bergantung pada keluarga dan umat ini.

2. Pendidikan Akal

Bayi yang lahir dibekali dengan naluri, kecendrungan dan berbagai macam kesiapan alamiah. Mengingat rumah adalah tempat pertama bagi pendidikan anak-anak, maka seorang ibu haruslah mendayagunakan naluri anak tersebut untuk kepentingan anak itu sendiri dan untuk kepentingan masyarakatnya, dengan memperkenalkan keindahan ciptaan Allah, menanamkan perasaan takut kepada Allah dan merasa selalu berada dalam pengawasan-NYA, sebab tidak ada yang tersembunyi dari pantauan Allah, apa saja yang ada dilangit dan dibumi. Semua akan diperhitungkan dihadapan Allah, meski berapapun kecilnya. InsyaAllah dengan pendidikan yang seperti ini, akan lahirlah generasi yang bisa memikul amanah apapun dengan penuh tanggung jawab.

3. Pendidikan Akhlak

Pendidikan akhlak dapat dilakukan dengan menanamkan prinsip-prinsip akhlak mulia dalam jiwa anak-anak, seperti takut kepada Allah dan berbuat untuk mencapai ridha-NYA, misalnya dengan mengajarkan ketaatan, kejujuran, amanah (dapat dipercaya), Penyantun terhadap orang yang lemah, menghormati orang yang lebih tua, pengasih kepada pembantu, sayang kepada binatang serta sifat-sifat terpuji lainnya.

Kaum ibu dianjurkan untuk sering-sering menceritakan sejarah kehidupan para Nabi agar tertanam dalam benak anak-anak bentuk kesempurnaan akhlak yang akan membuat mereka menjadi orang-orang yang ikhlas dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya serta jauh dari segala sesuatu yang merusak martabat mereka.
Namun, pendidikan ini tidak akan terlihat pengaruhnya atau tidak akan berbekas, kecuali sang ibu juga memiliki akhlak yang baik.
Seorang wanita yang agamanya, akhlaknya serta yang melahirkan generasi muslim seperti ini, ia tercipta untuk menjadi calon penghuni surga.

Ketahuilah para muslimah! sebagian besar penguni surga adalah kaum wanita. itu merupakan karunia Allah, meskipun banyak dari mereka yang berbuat maksiat dan dosa, namun Allah Maha Penerima Taubat. Karna itu, Wahai muslimah, bergegaslah kembali kejalan Allah, memperbaiki kualitas pribadi kita supaya bisa melahirkan generasi mudah yang bisa memimpin umat ini dan melanjutkan shaff perjuangan islam karna ditangan para pemudalah kebangkitan islam ini akan terwujud. InsyaAllah.

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/

Pengertian Relationship Marketing, Jenis dan Manfaat Relationship Marketing

Pengertian Relationship Marketing, Jenis dan Manfaat Relationship Marketing

Pengertian Relationship Marketing, Jenis dan Manfaat Relationship Marketing

Pengertian Relationship Marketing, Jenis dan Manfaat Relationship Marketing
Pengertian Relationship Marketing, Jenis dan Manfaat Relationship Marketing

Manajemen Pemasaran

Relationship tidak hanya berlangsung dalam lingkungan keluarga, teman dan dunia maya dalam situs-situs pertemanan seperti Facebook, Friendster dan lainnya. Akan tetapi relationship sekarang telah berkembang lebih jauh. Dalam dunia bisnis sekarang juga telah dikenal relationship atau lebih dikenal dengan istilah relationship marketing. Relationship marketing berkembang dalam dunia bisnis karena para pelaku bisnis menyadari bahwa untuk mengembangkan dan mempertahankan suatu bisnis, tidak hanya dengan mendapat pelanggan yang banyak tetapi juga bagaimana caranya mendapatkan pelanggan, memeliharanya dan mempertahankan pelanggan tersebut.

Menurut Keegan, Duncan, dan Moriaty (1995, p. 1) “Relationship Marketing is an approach to marketing with its customers that promote both the company’s long-term growth and the customer’s maximum satisfaction”. yang kurang lebih dapat diartikan : relationship marketing adalah pendekatan pemasaran pada pelanggannya yang meningkatkan pertumbuhan jangka panjang perusahaan dan kepuasan maksimum pelanggan. Pelanggan yang baik merupakan suatu aset dimana bila ditangani dan dilayani dengan baik akan memberikan pendapatan dan pertumbuhan jangka panjang bagi suatu badan usaha. Kotler (1997, p. 11) juga menyebutkan bahwa relationship marketing merupakan suatu praktik membangun hubungan jangka panjang yang memuaskan dengan pihak-pihak kunci meliputi pelanggan, pemasok, dan penyalur guna mempertahankan preferensi dan bisnis dalam jangka panjang.

Sedangkan menurut Kotler dan Armstrong (1996, p. 578), “Relationship marketing adalah proses menciptakan, memelihara dan mengalihkan keunggulan, muatan nilai hubungan antara pelanggan dan pemegang saham lainnya”. Jika melihat dari definisi relationship marketing diatas maka setiap badan usaha dalam berhubungan dengan pelanggan sangat membutuhkan proses relationship marketing ini. Karena secara tidak langsung proses tersebut merupakan salah satu faktor penunjang suatu badan usaha.

Program Relationship Marketing

Winer (2004) berpendapat jika perusahaan dapat mengkombinasikan kemampuan untuk merespon dan menyediakan permintaan pelanggan dengan baik, serta melakukan hubungan yang lebih intensif dengan pelanggan melalui peningkatan kualitas layanan pelanggan sesuai dengan permintaan pelanggan maka perusahaan tersebut dapat mempertahankan pelanggannya untuk jangka panjang. Dikatakan bahwa program relationship marketing terdiri dari: (p. 396)

a. Customer Service

Customer Service merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam setiap usaha baik dalam bidang jasa maupun barang. Definisi dari Customer service adalah pelayanan tambahan yang diberikan untuk mendukung produk utama, juga merupakan komponen penting dari customer satisfaction. Customer service sangat diperlukan untuk membina hubungan jangka panjang dengan cara memberikan pelayanan tambahan sehingga membedakan produk perusahaan dengan produk pesaing. Dengan bertambahnya saingan di dalam dunia ritel, maka tidak salah jika customer service sangat diperlukan untuk mempertahankan pelanggan. Dengan memberikan pelayanan yang baik maka pelanggan akan datang kembali dan akan menjadi loyal. Winer (2004) juga menyebutkan bahwa service dibedakan menjadi dua tipe yaitu: Reactive service, dimana jika pelanggan punya masalah (misalnya product failure, pertanyaan seputar bill, product return, dan lain-lain) pelanggan akan menghubungi perusahaan untuk menyelesaikannya. Dan Proactive service adalah situasi dimana manajer dari sebuah perusahaan tidak lagi menunggu komplain dari pelanggan, tetapi manajer yang memulai percakapan dengan pelanggan untuk menanyakan apakah pelanggan merasa puas, atau apakah pelanggan mempunyai komplain terhadap perusahaan.

b. Loyalty Programs

Program loyalitas kini telah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan diseluruh dunia, program ini dilakukan agar pembeli melakukan pembelian kembali dan menjadi pelanggan bagi perusahaan tersebut. Menurut Winer (2004, p. 400), ”Loyalty Programs also called frequency marketing, programs that encourage repeat purchasing through a formal program enrollment process and the distribution of benefits”. Artinya loyalty programs juga disebut frequency marketing, program yang mendorong repeat buying (pembelian ulang) melalui program formal dan pendistribusian atau penyaluran keuntungan. Lamb (2003, p.475) juga menyebutkan “Loyalty programs adalah program promosi yang dirancang untuk membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pelanggan, kuncinya untuk menciptakan pembelian yang terus menerus dari sebuah produk atau jasa tertentu”. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa loyalty program diadakan agar pelanggan melakukan pembelian berulang kali kepada perusahaan sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan.

c. Community Building

Community building ini dimaksudkan untuk membangun hubungan antara pelanggan agar memberikan informasi atau saran dan untuk menciptakan suatu hubungan yang baik antara pelanggan dengan perusahaan. Misalnya dengan memberikan websites khusus untuk pelanggan yang ingin memberikan saran dan kritik, dimana dalam websites tersebut pelanggan juga bisa melihat produk terbaru dari perusahaan itu. Hal itu dilakukan dengan harapan akan ada hubungan yang baik antara pelanggan maka akan terjadi ikatan emosional yang semakin baik dan hal ini akan membantu untuk menciptakan ikatan yang semakin harmonis dengan pelanggan.

Manfaat Relationship Marketing

Menurut Kotler dan Amstrong (1996, p.579-582) relationship marketing mengandung tiga manfaat, yaitu :

a. Manfaat ekonomis

Pendekatan pertama untuk membangun suatu hubungan nilai dengan pelanggan adalah menambah manfaat-manfaat keuangan atau ekonomis manfaat ekonomis dapat berupa penghematan biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan, potongan-potongan khusus.

b. Manfaat sosial

Meskipun pendekatan dengan menambah manfaat ekonomis seperti di atas dapat membangun preferensi konsumen, namun hal ini dapat mudah ditiru oleh para pesaing satu badan usaha dengan yang lainnya. Sehingga dalam pendekatan ini, badan usaha harus berusaha meningkatkan hubungan sosial mereka yaitu dengan memberikan perhatian kepada para pelanggan dengan mempelajari kebutuhan dan keinginan pelanggan secara individual.

c. Ikatan struktural

Pendekatan ketiga untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan adalah menambah ikatan struktural. Maksudnya bahwa badan usaha – badan usaha memberikan pendekatan atau program yang terstruktur yang dapat menarik minat konsumen untuk mau terlibat menjadi anggota kartu keanggotaan, misalnya menjadi anggota member privilege.

Baca juga: 

Pekerjaan yang Baik dan Mulia Menurut Rasulullah SAW

Pekerjaan yang Baik dan Mulia Menurut Rasulullah SAW

Pekerjaan yang Baik dan Mulia Menurut Rasulullah SAW

Pekerjaan yang Baik dan Mulia Menurut Rasulullah SAW
Pekerjaan yang Baik dan Mulia Menurut Rasulullah SAW

Hadis Pekerjaan Baik dan Mulia

Apa pekerjaan yang paling baik dan mulia? Melalui empat hadis shahih ini Rasulullah saw menerangkannya kepada kita dari Zaid bin Umair dari pamannya ia berkata,

Rasulullah saw ditanya pekerjaan apakah pekerjaan yang paling baik? Beliau menjawab pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan sebuah pekerjaan yang baik. (HR. Baihaqi dan Al Hakim)

Dalam riwayat lain

Rasulullah ditanya tentang pekerjaan yang paling utama, beliau menjawab, perniagaan yang baik dan pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri. (HR. Al Ahzar dan Thabrani)

Dalam riwayat Ibnu Umar, Rasulullah saw ditanya, pekerjaan apakah yang paling utama? Beliau menjawab, pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan sebuah perniagaan yang baik. (HR. Thabrani)

Rasulullah ditanya, Wahai Rasulullah pekerjaan apakah yang paling baik? Beliau menjawab pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap perniagaan yang baik. (HR. Ahmad dan Al Ahzar)

Keempat hadis ini meskipun kadang Rasulullah ditanya istilah pekerjaan yang paling baik dan kadang ditanya dengan istilah pekerjaan yang paling utama, ternyata jawaban beliau hampir sama yaitu pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan perniagaan yang paling baik.

Pekerjaan dengan tangannya sendiri maksudnya adalah pekerjaan yang dilakukan seseorang tanpa meminta-minta. Pekerjaan itu bisa berupa profesi seperti tukang batu, tukang kayu, tukang besi, petani, pedagang, pencari kayu bakar. Profesi dokter, arsitek dan sejenisnya pada zaman sekarang termasuk ke dalam hadis ini.
Sedangkan perniagaan yang paling baik maksudnya adalah perniagaan atau perdagangan yang bersih dari kecurangan. Baik kecurangan timbangan maupun kecurangan menyembunyikan cacat barang yang dijual.

Maka dalam islam pekerjaan apapun baik. Pekerjaan apapun bisa menjadi pekerjaan paling baik asalkan halal dan tidak meminta-minta. Baik menjadi karyawan konvensional, pebisnis maupun pengusaha semua punya peluang yang sama.

Bekerja Dengan Barang Najis dan Haram

Pada zaman ini kita sering dihadapkan pada pekerjaan-pekerjaan ekstemporer. Akibat dari perkembangan peradaban manusia dan kemajuan pengetahuan dan teknologi. Kegiatan perekonomian dan profesi yang menyertainya kadang-kadang menyerempet dengan barang-barang najis dan haram, seperti profesi salon hewan, tukang ojeg di lokalisasi pelacuran dll. Dalam hukum islam persoalan profesi ini termasuk persoalan dicela, karena menjual jasa yang berupa tenaga dan pikiran dengan imbalan tertentu, sehingga prinsip-prinsip umum dalam persoalan ijarah atau jasa mirip dengan prinsip-prinsip umum dalam perdagangan. Apa yang dilarang dalam jual beli juga dilarang dalam ijarah. Berdasarkan hadis Nabi shallallahu’alaihi wa sallam:

“Sesungguhnya Allah mengharamkan menjual khamr, bangkai, babi dan patung. ”Rasulullah ditanya : “Wahai Rasulullah, bagaimana pandangan anda mengenai lemak bangkai, yang banyak digunakan oleh manusia untuk mengolesi perahu, meminyaki kulit dan menyalakan lampu?” Rasulullah menjawab : “Allah membinasakan oang yahudi karena ketika Allah mengharamkan lemak bangkai, mereka mencairkannya (menjadikannya minyak) kemudian menjual dan memakai hasil dari penjualannya.” (HR. Jama’ah).

Mengapa benda-benda itu haram dijual? Ada dua pendapat, pertama karena kenajisan benda itu sendiri dan kedua karena tidak bermanfaat. Tidak bermanfaat maksudnya benda-benda itu sendiri secara umum menyebabkan mudharat, baik karena mengganggu jiwa, kesehatan maupun kegiatan ibadah.

Hukum Menggunakan Benda Najis Untuk Keperluan Selain Di Makan atau Di Minum

Dari dua pendapat itu, pendapat kedua bisa lebih diterima karena, pertama Rasulullah saw pernah membolehkan untuk menggunakan benda najis untuk keperluan selain dimakan atau diminum. Sebagaimana hadis Nabi saw.

“Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam menemukan bangkai kambing budaknya, Maimunah. Maka Rasulullah berkata: “Mengapa kalian tidak mengambil kulitnya dan kemudian menyamaknya sehingga mereka bisa memanfaatkannya?” mereka menjawab : “Wahai Rasulullah, itu adalah bangkai.” Nabi menjawab : “Sesungguhnya yang diharamkan hanyalah memakannya.” (HR. Muslim).

Ibnu Umar pernah ditanya tentang bangkai tikus yang jatuh kedalam minyak, maka Ibnu Umar menjawab, Gunakan minyak itu untuk lampu penerangan dan gunakan untuk meminyaki kulitmu. Alasan kedua Rasulullah juga membolehkan memanfaatkan anjing untuk membantu kemaslahatan manusia. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis yang artinya:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam melarang makan uang hasil penjualan kucing dan anjing, kecuali anjing buruan.” (HR. Nasa’i)

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/

Pengertian metode tanya jawab dalam proses belajar

Pengertian metode tanya jawab dalam proses belajar

Pengertian metode tanya jawab dalam proses belajar

Pengertian metode tanya jawab dalam proses belajar
Pengertian metode tanya jawab dalam proses belajar

Untuk mengetahui pengertian metode tanya jawab kita harus mengetahui pengertian metode terlebih dahulu.

Metode adalah cara yang dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan (Suryosubroto; 1995:149).

Menurut Rusyan (1996:3)

metode merupakan suatu tata cara untuk melakukan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, maka dengan demikian metode pembelajaran adalah suatu tata cara yang berhubungan erat dengan pelaksanaan proses pembelajaran.

(Suprayekti; 2003:13)

Metode adalah cara guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan.
Dari beberapa pengertian tersebut, metode pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu cara yang digunakan guru dalam interaksi dengan peserta didik pada saat proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Metode pembelajaran yang digunakan membawa pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap pencapaian hasil yang diharapkan, baik berupa perubahan pengetahuan, perilaku dan keterampilan. Oleh karena itu, metode pembelajaran memegang peranan penting dan merupakan satu kunci keberhasilan proses belajar mengajar yang diselenggarakan.Kualitas belajar peserta didik dapat dicapai dengan menggunakan metode pembelajaran yang efektif, karena metode pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mendukung terhadap keberhasilan belajar di samping faktor-faktor lainnya, seperti bahan pelajaran, kondisi belajar dan lain sebagainya.

(Sudirman; 1992:199)

Metode tanya jawab adalah suatu cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa tetapi dapat pula dari siswa kepada guru.

(Depdikbud; 1994/1995:5)

Metode tanya jawab dapat pula diartikan sebagai suatu cara untuk menyampaikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa.

Moedjiono dan Dimyati (1991/1992:41)

mengungkapkan bahwa metode tanya jawab dapat pula diartikan sebagai format interaksi antara guru-siswa melalui kegiatan bertanya yang dilakukan oleh guru untuk mendapatkan respons lisan dari siswa, sehingga dapat menumbuhkan pengetahuan guru pada diri siswa.

Menurut pendapat Rusyan (1996:7)

metode tanya jawab merupakan salah satu cara panyampaian pelajaran kepada siswa dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa apabila ada pertanyaan dari guru atau sebaliknya.

Dari beberapa pernyataan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode tanya jawab adalah cara penyajian bahan pelajaran dalam proses pembelajaran yang berbentuk pertanyaan yang harus dijawab, sehingga terjadi interaksi dua arah antara guru danpeserta didikuntuk memperoleh pengalaman guru pada peserta didik.

Tujuan utama penggunaan metode tanya jawab adalah agar peserta didik lebih termotivasi untuk belajar selama proses pembelajaran, sehingga baik guru atau peserta didik (siswa) sama-sama aktif dalam proses pembelajaran.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/