Pelaksanaan UN Paket C Kota Dumai Diduga Hanya Formalitas dan Jadi Ajang Bisnis

Pelaksanaan UN Paket C Kota Dumai Diduga Hanya Formalitas dan Jadi Ajang Bisnis

Pelaksanaan UN Paket C Kota Dumai Diduga Hanya Formalitas dan Jadi Ajang Bisnis

Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket C

Gelombang Pertama yang sudah berlangsung dari tanggal 15-16 April 2017, dan berlanjut 22-23 April 2017. Diduga hanya Formalitas dan ajang bisnis.

Bagaimana tidak, pelaksanaan UN tersebut yang mengerjakan soalnya ternyata pengawas ujian, hal tersebut saat awak media meliput kegiatan UN Program Paket C disalah satu sekolah di Kota Dumai, Sabtu (22/04/2017).

“Kami hanya mengisi nama, no ujian dan membaca saja, kemudian pengawas akan datang memberikan jawabannya,” ujar salah seorang siswa yang tidak ingin disebutkan namanya.

Bukan hanya itu siswa UN Kesetaraan Kota Dumai ini, juga merasa heran

dengan adanya perbedaan prihal uang pendaftaran yang nominalnya berbeda-beda.

“Ia bg, soalnya uang pendaftaran beragam, ada yang Rp1.8 jt, ada juga yang Rp2.5 jt dan mungkin ada yang lebih besar lagi,” ujar siswa tersebut.

Lanjutnya menambah kenapa ada yang lebih besar angkanya dikarenakan ada

siswa yang tidak hadir, tapi namanya ada dan hasil ujiannya tetap terisi dikarenakan soalnya di isi oleh pengawas.

“Enaklah kalau ada duit, gak usah ikut ujian tapi hasil ujian terisi,” ujar siswa tersebut.

Amir ketua panitia UN Kesetaraan yang juga Guru SMAN 3 Dumai, saat dikonfirmasi melalui handphonenya mengatakan hal tersebut sudah biasa.

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri