Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Pembentukan Benua dan Samudra

Pembentukan Benua dan Samudra

Seperti kita ketahui bersama di dunia pada saat ini ada enam benua; yaitu Asia, Australia, Amerika, Afrika, Eropa dan Antartika. Lalu bagaimana terbentuknya keenam benua itu?

  1. Pembentukan Benua

Ahli geografi (bangsa Jerman) yang bernama Wegener (1915) membuat teori terbentunya benua, yaitu Bumi pada 2.500 tahun yang lalu hanya berbentuk satu benua yang sangat besar, retak kemudian bergeser saling menjahui satu dengan lainnya. Akibat dari pergeseran tersebut terbentuklah enam benua, yaitu Asia, Australia, Amerika, Afrika, Eropa dan Antartika. Teori Wegener ternyata diikuti dengan beberapa bukti seperti di sepanjang timur Amerika Selatan yang memiliki bentuk dan lekukan yang kurang lebih sama lekukan pada benua Afrika sebelah barat dan lekukan bagian Selatan benua Australia cocok dengan tonjolan benua Antartika (Jasin, 2008).

Demikian pula Semenanjung India dan Pulau Madagaskar yang ternyata sesuai dengan teluk yang terbentuk antara Afrika dan Antartika. Adapun kroonologis terbentuknya enam benua sebagai berikut:

  1. Kurang lebih pada 225 tahun yang lalu benua masih menyatu, yaitu Super Continental.
  2. Kurang lebih pada 200 juta tahun yang lalu Super Continental pecah menjadi tiga benua, yaitu Eropa-Asia, Afrika-Amerika, dan Antartika-Australia.
  3. Kurang lebih 135 tahun yang lalu, Benua Afrika-Amerika memisah.
  4. Kurang lebih 65 juta tahun yang lalu, Australia dan Antartika terpisah dan sampai saat ini masih terus berlangsung.
  5. Pembentukan Samudra

Samudra terbentuk dengan cara:

  1. Pergeseran vertikal, Samudra India (Indonesia), yaitu kerak bumi menggeser ke bawah dan sebagai imbangannya sisi lain bergesar ke arah sebaliknya (ke atas) sehingga terjadi dataran tinggi atau Gunung Himalaya (Gunung tertinggi di dunia).
  2. Adanya gaya tarik benda alam semesta lain, dan gaya sentrifugal, menyebabkan sebagian bumi terlepas menjadi planet Bulan, sehingga terbentuk samudra pasifik. Hasil penelitian menunjukkan batu-batuan di Bulan sama dengan batu-batuan yang ada pada dasar samudra pasifik yaitu batuan silisium dan magnesium.

 

Sumber :

https://intergalactictravelbureau.com/dilarang-as-kaspersky-lab-ajukan-banding/

Flexmedia

Kembali ke atas