Pengertian Norma Sosial Serta Nilai Sosial

Pengertian Norma Sosial Serta Nilai Sosial

Pengertian Norma Sosial Serta Nilai Sosial
Pengertian Norma Sosial Serta Nilai Sosial

Norma-norma sosial

Norma sosial ialah ketentuan yang meliputi perintah maupun larangan yang di menetapkan menurut janji bersama, bertujuan untuk mengatur setiap tindakan masyarakat masyarakat sehingga ketertiban dan keamanan sanggup tercapai. Norma sangat dibutuhkan masyarakat untuk membuat kehidupan masyarakat yang tertib dan aman. Norma-norma yang mengatur masyarakat ada yang bersifat formal atau resmi dan nonformal atua tidak resmi.Norma formal sanggup berupa aturan-aturan tertulis yang berasal dari forum atau institusi resmi seprti surat keputusan, juga peraturan tempat yang bersumber dari negara. Norma nonformal ialah aturan tidak tertulis, misalnya aturan-aturan dalam masyarakat, sopan santun istiadat juga aturan-aturan dalam keluarga Misalnya, kewajibanmu sebagai anak untuk menghormati dan memmenolong oranh tuamu hal ini termasuk dalam norma nonformal. Norma sebagai ketentuan menjadi ukuran sikap masyarakat. melaluiataubersamaini demikian, kalau seseorang melanggar aturan atau melaksanakan larangan, ia akan didiberi hukuman berupa hukuman.

Baca Juga: Pengertian Musik Tradisional

Masyarakat membuat hukuman untuk menjadi kendali bagi sikap seseorang supaya perilakunya sanggup sesuai dengan aturan-aturan yang di tetapkan. Sanksi itu sendiri ialah prosedur sosial yang mengatur pemdiberian penghargaan juga hukuman, yang didiberikan kepada seseorang untuk mencegah terjadinya tindakan menyimpang hingga sekecil mungkin.

Sanksi dalam pelaksanaanya terdiri dari dua jenis yaitu hukuman positif dan hukuman negatif. hukuman positif ialah penghargaan kepada individu berupa kebanggaan sebagai dorongan untuk bekerja keras sehingga tujuan yang sudah diputuskan masyarakat sanggup tercapai. Sanksi negatif sebaliknya sanggup berupa sendirian, ejekan, pengucilan, denda, eksekusi penjara hingga eksekusi mati. Sanksi ini diberlakukan kalau ternyata seseorang sudah melanggar ketentuan atau peraturan yang sudah diputuskan. Sanksi ini bertujuan biar orang yang melanggar tadi tidak mengulangi perbuatannya lagi. dengan begitu, anggota masyarakat lainnya tidak akan berbuat sekehendaknya lagi. Norma ada dalam masyarakat memiliki kekuatan memgikat yang tidak sama-beda, ada yang lemah, sedang, kuat. Masyarakat biasanya tidak akan berani melanggar norma yang berdaya ikat kuat.
Secara umum nilai sosial memiliki fungsi yakni :

1. Sebagai petunjuk arah dalam pemersatu

Memmenolong seseorang mengetahui kedudukannya didalam masyarakat
Memmenolong mengarahkan cara berfikir, bersikap dan bertingkah laris yang baik dalam masyarakat
Memmenolong seseorang dalam mengambil keputusan dan keputusan itu biasanya diambil dari pertimbangan nilai sosial yang lebih tinggi
Menjadikan alat kontrol atau pengukur yang mengikat gar seseorang mau berprilaku baik
Menjadikan alat solidaritas antarmasyarakat kelompok utamanya dalam nilai agama yang sanggup mendorong masyarakat penganutnya untuk berkumpul dan bersatu dalam kelompok agama.

2. Sebagai pelindung

Nilai sosial yang berfungsi sebagai pelindung dalam hal ini spesialuntuk nilai-nilai pokok yang daya pelindungnya sangat besar sehingga para pemilik berusaha mati-matian untuk mempertahankan nilai-nilai inti tersebut. Kesediaan masyarakat utntuk mempertahankan nilai tersebut muncul secara impulsif dikala ada perjuangan menghancurkan nilai-nilai sosial, karna hancurnya nilai sosial berarti hancur pula para pendukungnya. Misalnya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

3. Sebagai motivator

Nilai sosial sanggup mendorong dan menuntun masyarakat untuk berbuat baik, alasannya ialah nilai sosial yang luhuritu sudah memunculkan cita-cita baik dalam diri manusia. Artinya, kalau suatu masyarakat sudah menjadi maju alasannya ialah suatu nilai, maka masyarakat lain yang belum maju pun ingin menjadi lebih baik menyerupai yang lain.