Pengertian Undangan dan Penawaran Beserta Contohnya

Pengertian Undangan dan Penawaran Beserta Contohnya

Pengertian Undangan dan Penawaran Beserta Contohnya
Pengertian Undangan dan Penawaran Beserta Contohnya

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan ihwal pengertian permintaan, pengertian penawaran, aturan undangan dan penawaran, pengertian undangan dan penawaran, teladan undangan dan teladan penawaran.

Pada bahan sebelumnya, kita telah mempelajari ihwal pasar, di mana di dalam pasar terdapat penjual dan pembeli. Penjual dan pembeli yang berinteraksi akan melaksanakan proses tawar-menawar.

Proses tawar-menawar ini memperlihatkan adanya undangan dan penawaran barang. Penjual akan memperlihatkan barang dagangannya dengan harga yang telah ditentukan dan pembeli akan meminta barang diinginkan dengan harga rendah.

Proses tawar-menawar ini akan berlangsung sampai tercapai komitmen harga. Pada pembahasan ini, kita akan mempelajari permintaan, penawaran, dan pembentukan harga barang di dalam pasar.

Pengertian Permintaan

Coba perhatikan teladan pengalaman Desi berikut ini. Desi ingin membuka perjuangan toko buah, untuk itu beliau membeli buah jeruk di pasar, tetapi sebelumnya beliau menciptakan catatan belanja berikut ini.

Berdasarkan daftar belanjaan Desi di atas memperlihatkan bahwa pada dikala harga jeruk sebesar Rp4.500,00, Desi akan membeli jeruk sebanyak 140 kg. Ketika harga Rp6.000,00, maka Desi hanya akan membeli jeruk sebanyak 20 kg.Kesediaan Desi untuk membeli jeruk dalam banyak sekali jumlah pada tingkat harga tertentu merupakan teladan permintaan. Pada dikala Desi menyusun daftar undangan jeruk, apakah hanya mempertimbangkan harga saja? Tentunya tidak, bukan?

Desi juga harus mempertimbangkan uang yang dimilikinya. Jika uang yang tersedia sanggup dipakai untuk memenuhi impian Desi untuk membeli jeruk maka undangan jeruk sanggup terjadi. Lalu apakah yang dimaksud permintaan?

Apabila dalam merumuskan pengertian undangan hanya memerhatikan faktor harga barang dan jumlah barang yang diminta, serta menganggap faktor-faktor selain harga tidak berubah, maka permintaan adalah keseluruhan jumlah barang atau jasa yang bersedia diminta pada banyak sekali tingkat harga, waktu, dan daerah tertentu.

Pengertian Penawaran

Berdasarkan daftar undangan jeruk Desi sanggup disimpulkan bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang diminta semakin sedikit. Hal tersebut apabila dilihat dari sisi pembeli.

Bagaimana kalau dilihat dari sisi penjual jeruk? Supaya kalian sanggup menjawab pertanyaan tersebut, mari kita pelajari bersama mengenai daftar penjualan jeruk Pak Heri berikut ini.

Tabel di atas memperlihatkan banyak sekali jumlah jeruk yang ingin dijual oleh Pak Heri pada banyak sekali tingkat harga tertentu pada dikala tertentu.

Pak Heri sebagai penjual tentunya ingin mendapat laba yang besar. Oleh alasannya itu kalau Pak Heri menjual jeruknya dengan harga Rp4.500,00, jumlah jeruk yang ingin ditawarkan sebanyak 50 kg.

Apabila harganya Rp4.750,00, jumlah jeruk yang ditawarkan ialah 60 kg. Akan tetapi kalau harga jeruk setiap satu kilogramnya sebesar Rp6.000,00, Pak Heri akan menjual lebih banyak lagi jeruknya, yaitu sebanyak 110 kg.

Daftar yang memperlihatkan penjualan jeruk Pak Heri itulah merupakan teladan penawaran. Penawaran adalah keseluruhan jumlah barang yang bersedia ditawarkan pada banyak sekali tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.

Jika harga naik, jumlah barang yang ditawarkan bertambah. Begitu  juga ketika harga turun, maka jumlah barang yang ditawarkan juga turun atau semakin sedikit.

Seperti halnya pembeli, apakah penjual juga hanya memperhitungkan faktor harga saja dalam menyusun daftar penawaran? Tentu saja tidak.

Pada kenyataannya banyak faktor yang memengaruhi penawaran penjual. Namun ketika merumuskan penawaran, cukup dengan menghubungkan harga dan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Faktor-faktor selain harga dianggap tidak berubah (ceteris paribus).

Baca Artikel Lainnya: