Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan
Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Yaumul hasyr

Sesudah insan dibangkitkan dari kubur, kemudian insan menuju ke alam mahsyar, yaitu kawasan berkumpul insan pada hari kiamat. Hari ini disebut yaumul hasyr (hari berkumpul). sepertiyang Allah Swt berfirman sebagai diberikut :

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

“Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan pegunungan-pegunungan dan engkau akan sanggup melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka”. (Q.S.Al-Kahfi ayat 47)

Manusia dikumpulkan di padang Mahsyar untuk menjalali hisab dan mizan (perhitungan dan Pertimbangan amal). Semua amal insan yang baik atau yang jelek akan diperikasa, dihitung dan ditimbang.
Allah Swt berfirman sebagai diberikut :

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا ۚ أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah tiruananya, kemudian didiberitakan-Nya kepada mereka apa yang sudah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka sudah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu” (Q.S.Al-Mujadalah ayat 6)

Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Telah dijelaskan bahwa insan berkumpul dipadang mahsyar untuk menunggu panggilan dihitung dan ditimbang amalnya. Adapun bukti-bukti bahwa insan akan dihitung dan ditimbang amalnya, AllahSwt berfirman sebagai diberikut :

كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِالدِّينِوَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَكِرَامًا كَاتِبِينَيَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
“Sekali-kali tidakboleh begitu! Bahkan engkau mendustakan hari pembalasan. Dan sesungguhnya bagi engkau ada malaikat-malaikat yang mengawasi pekerjaanmu, yang mulia di sisi Allah dan mencatat perbuatanmu, mereka mengetahui apa yang engkau kerjakan”. (Q.S.Al-Infitar ayat 9-12)
Allah Swt juga berfirman sebagai diberikut :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Q.S.Qaf ayat 18)
Ketika insan sudah berada di padang mahsyar, maka setiap orang mendapatkan catatan amalnya selama hidup di dunia. Adapun keadaan insan ketika mendapatkan catatan amalnya dijelaskan Allah Swt dalam firmanNya sebagai diberikut :

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا وَيَنْقَلِبُ إِلَىٰ أَهْلِهِ مَسْرُورًا وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا

“Adapun orang yang didiberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka beliau akan diperiksa dengan investigasi yang gampang, dan beliau akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama diberiman) dengan gembira. Adapun orang-orang yang didiberikan kitabnya dari belakang, maka beliau akan berteriak: “Celakalah aku”. Dan beliau akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya beliau lampau (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). (Q.S.Al-Insyiqaq ayat 7-13)

Berdasarkan ayat tersebut diatas cara malaikat mempersembahkan amal catatan, maka insan sudah menggambarkan keadaan yang dialami. Manusia yang didiberikan catatan amal dengan cara terhormat didiberikan dari sebelah kanan, sedangkan insan yang didiberikan dari sebelah kirinya maka itu sudah niscaya amal buruknya lebih banyak dari pada kebaikan yang beliau lakukan wantu hidup di dunia.

Manusia pada ketika itu tidak bisa lagi menyangkal dari apa yang ada didalam buku catatan amalnya, lantaran tiruana yang dilakukan ada saksi yang dihadirkan oleh Allah Swt termasuk yang dijadikan saksi yaitu tangan dan kaki manusia. sepertiyang Allah berfirman sebagai diberikut :

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
” Pada hari ini Kami tutup ekspresi mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memdiberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang lampau mereka usahakan”.(Q.S.Yasin ayat 65)

Baca Juga: