Prinsip dan Sistem Pemungutan Pajak

Prinsip dan Sistem Pemungutan Pajak

Prinsip dan Sistem Pemungutan Pajak

Prinsip dan Sistem Pemungutan Pajak
Prinsip dan Sistem Pemungutan Pajak

Prinsip-Prinsip Pemungutan Pajak

Supaya pemungutan pajak benar-benar efektif, terdapat lima prinsip yang harus dijalankan dalam pelaksanaan pemungutan pajak.

a. Prinsip Keadilan (Equity)

Keadilan dalam pemungutan pajak artinya pajak dikenakan secara umum dan sesuai dengan kemampuan wajib pajak atau sebanding dengan tingkat penghasilannya.

b . Prinsip Kepastian (Certainty)

Pemungutan pajak harus dilakukan dengan tegas, jelas, dan ada kepastian hukum. Hal ini dimaksudkan biar gampang dimengerti oleh wajib pajak dan memudahkan administrasi.

c . Prinsip Kecocokan/Kelayakan (Convience)

Pajak yang dipungut hendaknya tidak memberatkan wajib pajak. Artinya pemerintah harus memerhatikan layak atau tidaknya seseorang dikenakan pajak sehingga orang yang dikenai pajak akan bahagia hati membayar pajak.

d . Prinsip Ekonomi (Economy)

Pada dikala tetapkan dan memungut pajak harus mempertimbangkan biaya pemungutan pajak. Jangan hingga biaya pemungutannya lebih tinggi dari pajak yang dikenakan.

Sistem pemungutan pajak

Sistem pemungutan pajak sanggup dilakukan dengan cara berikut ini.

1. Official assessment system,

yakni pemungutan dan perhitungan besarnya pajak ditentukan oleh aparatur pemerintah.

2. Self assessment system,

yakni pemungutan dan perhitungan besarnya pajak ditentukan sendiri oleh wajib pajak.

3. With holding system,

yakni pemungutan dan perhitungan besarnya pajak ditentukan pihak ketiga