Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Prosedur Permohonan Kasas

Prosedur Permohonan Kasasi

Menurut Mahkamah Agung RI pada hakikatnya prosedural administrasi permohonan kasasi adalah bahwa permohonan kasasi dapat diajukan dalam tenggang waktu paling lambat 8 hari setelah tanggal putusan yang dimohonkan  kasasi diucapkan. Senada dengan pasal 245 KUHAP yang menyatakan tenggang waktu selama 14 hari untuk mengajukan permohonan. Prosedural  berikutnya adalah apabila biaya kasasi telah  dibayar lunas semuanya, pengadilan wajib membuat akta pernyataan kasasi tersebut dalam register induk perkara dan register kasasi, kemudian akta ini diberitahukan kepada lawannya dalam waktu 7 hari. Perlu juga disampaikan dalam kontek ini bahwa dalam mengajukan kasasi, pemohon kasasi harus mengajukan memori kasasi dan berdasarkan ketentuan pasal 12 ayat (1) UU no. 37 tahun 2004 menentukan bahwa, “Pemohon kasasi wajib menyampaikan kepada Panitra Pengadilan memori kasasi pada tanggal permohonan kasasi didaftarkan.”

Tanggal penerimaan memori kasasi tersebut, harus dicatat dalam suatu surat keterangan panitera yang ditandatangani oleh panitera. Yang dimaksud sebagai tanggal permohonan kasasi adalah tanggal pada waktu biaya perkara diterima oleh panitera yang bersangkutan. Sedangkan apabila biaya perkara yang diterima melampaui tenggang waktu, maka permohonan kasasi dianggap tidak ada. Dalam pidana juga pemohon harus menyerahkan memori kasasi dan alasan mengajukan kasasi yang sesuai dengan pasal 248 dan 253 KUHAP.

Kemudian berdasarkan Ketentuan pasal  12 ayat (3) UU No. 37 tahun 2004: “Termohon kasasi dapat mengajukan kontra memori kasasi kepada Panitra Pengadilan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah tanggal termohon kasasi menerima memori kasasi dan panitra Pengadilan wajib menyampaikan kontra memori kasasi kepada pemohon kasasi paling lambat 2 (dua) hari setelah kontra memori kasasi diterima.”

Kemudian, berdasarkan ketentuan Pasal 12 ayat (4) UU No. 37 tahun 2004: “Panitra wajib menyampaikan permohonan kasasi, memori kasasi, dan kontra memori kasasi beserta berkas perkara yang bersangkutan kepada Mahkamah Agung paling lambat 14 (empat belas) hari setelah tanggal permohonan kasasi di daftarkan.”

Dalam praktik, berkas perkara dikirim kepada MA RI berupa bundel A dan bundel B. Dalam waktu 30 hari sejak permohonan kasasi diajukan, barkas kasasi berupa bundel A dan B harus sudah dikirim ke Mahkamah Agung. Pada dasarnya, bundel A merupakan surat-surat perkara diawali dengan surat gugatan dan semua kegiatan/proses penyidangan/pemeriksaan perkara tersebut dan selalu di simpan di Pengadilan Negeri/Niaga serta terdiri atas:

–        Surat permohonan;

–        Penetapan Penunjukan Majelis Hakim;

–        Penetapan hari sidang;

–        Relaas-relaas panggilan;

–        Berita acara sidang (jawaban/tanggpan dan bukti-bukti surat dimasukan dalam berita acara);

–        Surat kuasa khusus dari kedua belah pihak yang berperkara;

–        Tanda bukti pengiriman biaya perkara kasasi;

–        Penetapan-penetapan lainnya yang berkaitan dengan perkara (bila ada);

–        Berita Acara Sita Jaminan/Penyegelan (bila ada);

–        Lampiran-lampiran surat yang dimajukan oleh kedua belah pihak (bila ada)

–        Surat-surat bukti Pemohon;

–        Surat-surat bukti Termohon;

–        Surat-surat lainnya;

–        Naskah Asli Putusan.

sumber :

Flexmedia

Kembali ke atas