Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

Sejarah Munnculya Modernisme

Sejarah Munnculya Modernisme

Secara historis, zaman modern mengacu pada kehidupan masyarakat dan organiasasi yang lahir dibeberapa Negara Eropa, terutama Inggris, Prancis, dan Jerma. Selanjutnya berkembang ke seluruh dunia. Secara garis besar, sejarah Eropa di bagi 3 periode, yaitu:

  1. Eropa Klasik

Pada masa ini adalah suatu kawasan yang di dominasi oleh peradaban Yunani (abad ke-8 sampai ke-6 SM) dan Romawi Kuno (abad ke-10 SM sampai ke abad 5 SM) kedua peradaban ini silih berganti mewarnai peradaban Eropa secara keseluruhan dengan ciri khasnya masing-masing. Masyarakat Yunani kuno mewariskan ilmu filsafat yang menekankan pada rasionalitas, demokrisasi, dan logika berpikir bebas. Para filsuf yang terkenal pada masa itu adalah Socrates,Plato, Aristoteles, dan Heredotus. Para filsuf ini telah mempengaruhi dasar-dasar dalam pemikiran filsafat Eropa hingga saat ini. Sementara peradaban Romawi Kuno, telah meletakan dasar-dasar kenegaraan dan peradaban modern bagi bangsa Eropa saat ini

  1. Eropa Pertengahan

Masa ini dimuli sat jatuhnya Romawi Barat oleh bangsa Jerman yang kemudiann dipersatukan kemali oleh Raja Charlemange dari Franka pada abad ke-5 M sampai jatuhnya Konstatinopel di Romawi Timur di abad ke-144 M. Setelah Charlemenge berhasil menyatukan kembali daerah bekas kekuasaan Romawi Barat, terjadilah penyatuan kekuasaan antar penguasa pemeritah dengan tahta suci Romawi. Pada masa itu, tidak ada yang bisa menjadi kaisar kecuali di nobatka oleh Paus di Roma (Romawi Barat). Pada masa pertengahan ini, pengaruh agama pertengahan ini, pengaruh agama Kristen sangat doominan dan menancapkan kekuasaan di semua sektor kehidupan, termasuk pemerintah.

Karenanya, masa inni disebut dengan masa kegelapan (the dark age) bagi bangsa Eropa. Pada masa Eropa terbelunggu oleh kekuasaan gereja yang otoriter dn anti ilmu pengetahuan. Agama menjadi corong kekuasaa  dan terbelunggu kreatifitas akal pikir manusia. Eropa menghadapi kemunduran Intelektual dan ilmu pengetahuan. Para pendeta berpendapat hanya gerejalah yang mempunyai otoritas untuk menentukan kehidupan, pemikiran, politik dan ilmu pengetahuan.pemikiran-pemikiran para ilmuan bertentangan dengan doktrin gereja ditolak. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mendapat ancaman, ditangkap, bahkan dibunuh.

sumber :

Tutorial Cara Membeli Mobil Bekas Dari Seva.Id Lengkap

Flexmedia

Kembali ke atas