Flexmedia.co.id

Flexmedia.co.id situs website pendidikan yang menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi pelajar

UNSUR-UNSUR NEGARA

Table of Contents

UNSUR-UNSUR NEGARA

Untuk lebih jelas memahami unsure-unsur pokok dalam suatu negara, berikut akan dijelaskan masing-masing unsure tersebut :

  1. Terdapat rakyat atau masyarakat

Rakyat adalah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa persamaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.[5] Rakyat atau masyarakat merupakan unsur utama terbentuknya Negara. Oleh karena itu, tepatlah bila para sosiolog mengatakan bahwa Negara adalah kelompok persekutuan hidup orang yang banyak jumlahnya dan terikat oleh perasaan senasib dan seperjuangan. Jadi, jika membicarakan Negara, maka sebenarnya yang dibicarakan adalah masyarakat manusia, sehingga adanya manusia merupakan suatu keharusan, dan manusia itu membentuk kelompok masyarakat. Tersebentuknya kelompok masyarakat disebabkan karena manusia dalam kenyataannya adalah makhluk sosial (zon piliticon), sebagaimana pendapat Aristoteles. Dapat dikatakan bahwa hidup bermasyarakat adalah merupakan suatu kelompok yang mempunyai ide dan cita-cita serta berkeinginan untuk bersatu.

  1. Wilayah

Wilayah adalah unsure negara yang harus terpenuhi karna tidak mungkin ada negara tanpa ada batas-batas territorial yang jelas. Secara umum wilayah dalam sebuah negara biasanya mencakup daratan, perairan dan udara. Dalam konsep medrn masing-masing batas wilayah tersebut diatur dalam perjanjian dan perundang-ungangan internasional.[6]

  1. Pemerintah

Alat kelengkapan Negara yang bertugas organisasi Negara untuk mencapai tujuan bersama didirikannya sebuah Negara. Melalui alat dan aparat  Negara, yang menetapkan hokum, melaksanakan ketertiban, keamanan dan mewujudkan kepentingan warga negaranya yang beragam.[7]

  1. Kemampuan untuk mengadakan hubungan dengan Negara lain[8]

Unsur ini bukan merupakan syarat mutlak bagi adanya suatu Negara, karena unsur  ini bukan merupakan unsure pembentuk bagi badan Negara melainkan hanya bersifat  menerangkan saja tentang adanya Negara. Jadi, hanya deklaratif, bukan konstitutif.

Tanpa pengakuan dari Negara lain suatu Negara tetap dapat berdiri, misalnya  USA memproklamasikan kemerdekaannnya pada 1776, sedangkan pengakuan dari Inggris baru diberikan pada 1873. Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, padahal waktu itu belum ada satupun Negara mengakui, sedangkan pengakuan dari Belanda pun baru diumumkan pada 1949. Tetapi tidak ada yang membantah sejak 17 Agustus 1945 telah ada Negara Indonesia dan pemerintahannya mempunyai kemampuan untuk berhubungan dengan Negara lain.

sumber :
https://superhackemail.com/tahu-bulat-apk/

Flexmedia

Kembali ke atas