Waspada, Spyware Asal Israel Ini Bisa Menginfeksi Lewat Telepon WA

Waspada, Spyware Asal Israel Ini Bisa Menginfeksi Lewat Telepon WA

Waspada, Spyware Asal Israel Ini Bisa Menginfeksi Lewat Telepon WA

Dalam sebuah laporan terbaru yang di lansir dari laman 9to5Mac menyebutkan, jika spyware yang di buat oleh perusahaan asal Rusia mampu menginfeksi perangkat melalui celah yang terdapat pada panggilan telepon WhatsApp.

Informasi ini dirasa cukup mengagetkan, pasalnya selama ini layanan pesan instan milik platform WhatsApp ini merupakan salah satu layanan chatting yang dinilai cukup aman.
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Malware berupa spyware yakni program berbahaya yang memasang dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data pengguna atau merusak sistem pengguna pertama kali dilaporkan mulai menginfeksi perangkat sekitar semingguan yang lalu.

Spyware yang dimaksud adalah buatan perusahaan teknologi asal Israel bernama NSO Group, yang diketahui mampu menginfeksi perangkat lewat fitur telepon WhatsApp, baik pada perangkat dengan sistem operasi Android maupun pada perangkat berbasis iOS.
Baca Juga : Gawat, Smartphone Samsung Galaxy S7 Rentan Di Retas

Tak banyak informasi yang bisa di korek mengenai celah yang terdapat pada panggilan telepon WhatsApp ini, karena temuan ini merupakan hasil dari tim internal perusahaan.

Namun, satu hal yang membuat malware ini begitu berbahaya adalah

kecanggihan spyware ini dalam menginfeksi lewat jalur fitur telepon WhatsApp, dimana spyware ini tetap bisa menyusup meski telepon yang masuk itu tak dijawab pada perangkat korban.

Bahkan dalam sejumlah kasus yang ditemukan, panggilan telepon yang tak terjawab itu dapat hilang dari log atau catatan telepon tak terjawab sehingga para pengguna WhatsApp yang terinfeksi tidak pernah menyadari adanya panggilan telepon masuk tersebut.

Sementara itu dalam laman The Verge menyebutkan, ketika Spyware ini menginfeksi smartphone korban lewat panggilan WhatsApp, maka program jahat ini mampu menyalakan kamera dan mikrofon ponsel, memindai email dan pesan, serta memantau pergerakan si pengguna dari GPS ponsel.
Baca Juga : Waspadai Virus Cryptocurrency Mining Melalui Facebook Messenger

Dalam keterangan resminya, pihak WhatsApp mengatakan ” Serangan ini

adalah dilakukan oleh sebuah perusahaan privat yang dikenal sering dikontrak oleh pemerintah untuk mengirimkan spyware yang disebut bisa mengambil alih fungsi sistem operasi ponsel. Kami sudah memberi tahu sejumlah organisasi hak asasi manusia informasi yang kami ketahui, agar mereka bisa menyebarkan ke komunitas lain,”

Terkait adanya serangan spyware yang menargetkan korban melalui layanan mereka, pihak WhatsApp pun telah melaporkan serangan ini ke Departemen Hukum Amerika Serikat guna penanganan secara hukum yang berlaku.

Kendari demikian, pihak WhatsApp sendiri belum bisa memastikan berapa

jumlah penggunanya yang terdampak atas serangan spyware asal Israel ini.

Namun, mengingat banyaknya jumlah pengguna WhatsAPp diseluruh dunia dengan lebih dari 1,5 miliar pengguna, maka diperkirakan akan ada banyak perangkat korban yang kemungkinan sudah terinfeksi.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/dancing-ballz-apk/