SDN Pamoyanan 3 Bangga Wakili Bogor Selatan

SDN Pamoyanan 3 Bangga Wakili Bogor Selatan

SDN Pamoyanan 3 Bangga Wakili Bogor Selatan

Kepala Se­kolah Dasar Negeri (SDN) Pamoy­anan 3 Any Suryani merasa bang­ga

karena sekolahnya menjadi wakil Kecamatan Bogor Selatan pada Lomba Tatacara Upacara Bendera (LTUB) Tingkat Kota Bogor.

Kebanggaan ini, lanjut Any, tentunya tidak terlepas dari pem­binaan dan

bimbingan dari se­mua guru yang berada di ling­kungan SDN Pamoyanan 3 yang tanpa mengenal lelah selalu memberikan arahan dan bim­bingan kepada anak didiknya. Sehingga mereka dapat mewu­judkan keinginannya menjadi wakil Kecamatan Bogor Selatan pada LTUB tingkat Kota Bogor. ”Tanpa disiplin yang baik mus­tahil dapat mewujudkan ke­inginannya menjadi yang terbaik di tingkat Kecamatan Bogor Selatan.” ujarnya.

Terbukti pada LTUB dilaksana­kan, kata Any, para petugas upacara bendera

dan peserta upacara dapat melaksanakan LTUB dengan baik dan benar sesuai aturan lomba. “Mereka dapat mengikuti LTUB sampai akhir penilaian yang dilakukan tim dari Dinas Pendidikan Kota Bogor.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/ZnZl/history-of-heroes-day-10-november-1945

Lisa Tingkatkan Kedisiplinan Pelajar SDN Bantarkemang 3

Lisa Tingkatkan Kedisiplinan Pelajar SDN Bantarkemang 3

Lisa Tingkatkan Kedisiplinan Pelajar SDN Bantarkemang 3

Kepala SDN Bantarkemang 3 Kota Bogor Edih mengajak para peserta didiknya

meningkatkan kedisiplinan. Hal itu disampaikan Edih saat menjadi inspektur upacara saat penilaian Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) tingkat Kota Bogor di halaman sekolahnya, belum lama ini.

Menurut Edih, sangat penting kedisiplinan ini ditingkatkan peserta didik.

Sebab mereka masih memiliki tugas besar, terutama dalam mengisi kemerdekaan ini. Salah satu caranya dengan belajar sungguh-sungguh sehinngga nantinya dapat meraih apa yang dicita-citakan. “Kalian adalah generasi penerus bangsa untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini. Jadi teladanilah sikap kepahlawanan para pejuang bangsa, seperti berani bertanggung jawab, peduli dan bersikap jujur,” kata Edih.

Salah satu tanggung jawab dimaksud, tambahnya, adalah peduli terhadap

sampah dengan cara menekankan program Lihat Sampah Ambil (Lisa). Diharapkan melalui kerja peduli sampah, khususnya di lingkungan SDN Bantar Kemang 3 ini dapat menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang indah, sejuk dan nyaman. “Mari kita laksanakan Lisa tersebut secara menyeluruh, mulai dari siswa, guru, komite serta lingkungan masyarakat,” ajaknya.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/dNlz/history-of-the-origin-of-the-stone-black-stone

Council of Europe Convention on Cyber crime

Council of Europe Convention on Cyber crime

Council of Europe Convention on Cyber crime

Dalam kesempatan kali ini saya ingin membandingkan masalah akses yang tidak sah terhadap isi dari computer yang bukan miliknya.

Dalam computer crime act Malaysia, dijelaskan pada Bagian II poin ke-3 yaitu :

akses tidak sah ke komputer materi

(1) Seseorang akan bersalah jika – (a) ia menyebabkan komputer untuk melakukan fungsi apa pun dengan maksud untuk mengamankan akses ke program atau data yang diselenggarakan di komputer manapun;

(bakses yang ia bermaksud untuk mengamankan adalah tidak sah, dan (c) dia tahu pada saat ia menyebabkan komputer untuk melakukan fungsi yang terjadi.

(2) Tujuannya seseorang harus memiliki untuk melakukan kejahatan di bawah bagian ini tidak perlu diarahkan pada –

(a) program tertentu atau data;

(b) program atau data dari setiap jenis tertentu, atau

(c) program atau data yang diselenggarakan di setiap komputer tertentu. (3) Seseorang bersalah pada bagian ini akan pada keyakinan dikenakan denda paling banyak lima puluh ribu ringgit atau penjara untuk jangka waktu tidak melebihi lima tahun atau untuk keduanya. Computer Crimes 9

Sedangkan pada Council of Europe Convention on Cyber crime masalah yang sama dijelaskan dalam bagian section 1 Substantive criminal law

Article 2 – Illegal access

Each Party shall adopt such legislative and other measures as may be necessary to establish as criminal offences under its domestic law, when committed intentionally, the access to the whole or any part of a computer system without right. A Party may require that the offence be committed by infringing security measures, with the intent of obtaining computer data or other dishonest intent, or in relation to a computer system that is connected to another computer system.

Article 13 – Sanctions and measures

1    Each Party shall adopt such legislative and other measures as may be necessary to ensure that the criminal offences established in accordance with Articles 2 through 11 are punishable by effective, proportionate and dissuasive sanctions, which include deprivation of liberty.

2    Each Party shall ensure that legal persons held liable in accordance with Article 12 shall be subject to effective, proportionate and dissuasive criminal or non-criminal sanctions or measures, including monetary sanctions.

Kesimpulan dari potongan peraturan diatas adalah bahwa seseorang dinyatakan telah melakukan cyber crime apabila mengakses computer yang bukan miliknya secara tidak sah demi kepentingan pribadi. Perbedaan yang mencolok dari kedua peraturan tersebut adalah dalam computer crime act Malaysia, hukuman yang dijatuhkan terhadap pihak yang bersalah disebutkan dengan jelas yaitu maksimal penjara lima tahun serta denda sebesar lima puluh ribu ringgit. Sedangkan dalam Council of Europe Convention on Cyber crime, hukuman berapa lama pihak bersalah dipenjara ataupun membayar denda tidak disebutkan secara jelas.

Baca :

Hak Cipta Terhadap Produk IT

Hak Cipta Terhadap Produk IT

Hak Cipta Terhadap Produk IT

Di dalam perjanjian universal copyright, setiap negara anggota memberikan perlindungan yang sama untuk bekerja (baik dipublikasikan atau tidak) dari warga negara lain, untuk setiap karya yang dibuat, untuk setiap anggota negara lain seperti hibah kepada warga negara untuk hak karya yang diterbitkan di wilayahnya atau karya yang belum dibuat di dalam wilayahnya. Hal ini disebut  “national treatment.” Dengan demikian, perangkat lunak yang dibuat oleh penulis AS atau pertama kali diterbitkan di Amerika Serikat dilindungi di negara anggota konvensi yang menerapkan undang-undang hak cipta ini.

Universal Copyright menyatakan bahwa negara anggota manapun yang memerlukan, sebagai syarat untuk perlindungan hak cipta, sesuai dengan formalitas (seperti pendaftaran, deposito atau pemberitahuan) harus memberlakukan formalitas sepert untuk semua salinan penerbitan karya harus menggunajan simbol “©,” dengan diikuti nama pemilik hak cipta dan tahun publikasi pertama.

Ketentuan ini berlaku, tetapi, hanya untuk karya-karya yang (i) pertama kali diumumkan di luar negeri yang membutuhkan ketaatan dari formalitas, dan (ii) tidak ditulis oleh salah satu warga negara itu. Berbeda dengan Berne, formalitas seperti pendaftaran diizinkan di bawah UCC untuk membawa setelan pelanggaran.

Baca :

Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi (Tugas 6)

Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi (Tugas 6)

Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi (Tugas 6)

Berkembangnya teknologi di dalam bidang telekomunikasi memberikan dampak yang cukup signifikan di dalam tatanan kenegaraan. Berdasarkan isi dari Undang-Undang No. 36  mengenai Telekomunikasi pasal 1 ayat 1, menyatakan bahwa “Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda2, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya”.

Dari pernyataan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa media internet pun termasuk ke dalam alat komunikasi yang dimaksud. Segala macam bentuk penyalahgunaan dalam penggunaan alat  telekomunikasi yang disebut dalam undang-undang telah diatur dalam beragam pasal sesuai dengan jenis penyalahgunaannya masing-masing. Pihak yang melakukan penyalahgunaan akan dijerat dengan hukum pindana dengan hukuman terberat 15 tahun penjara dan dengan sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, pendapat saya mengengenai UU tersebut, dengan ketentuan pidana yang begitu berat, penggunaan teknologi dapat dibatasi agar tidak merugikan pihak lain. Kesimpulannya adalah tidak terdapat keterbatasan dalam Undang-Undang No 36 tentang telekomunikasi selama pihak yang menggunakan Undang-Undang  mengerti  dan memahami secara penuh isi dari UU tersebut. Sehingga tujuan awal dari UU untuk melindungi hak orang lain tidak berbalik merugikan.

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan
Pengertian Yaumul hasyr, Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Yaumul hasyr

Sesudah insan dibangkitkan dari kubur, kemudian insan menuju ke alam mahsyar, yaitu kawasan berkumpul insan pada hari kiamat. Hari ini disebut yaumul hasyr (hari berkumpul). sepertiyang Allah Swt berfirman sebagai diberikut :

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

“Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan pegunungan-pegunungan dan engkau akan sanggup melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka”. (Q.S.Al-Kahfi ayat 47)

Manusia dikumpulkan di padang Mahsyar untuk menjalali hisab dan mizan (perhitungan dan Pertimbangan amal). Semua amal insan yang baik atau yang jelek akan diperikasa, dihitung dan ditimbang.
Allah Swt berfirman sebagai diberikut :

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا ۚ أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah tiruananya, kemudian didiberitakan-Nya kepada mereka apa yang sudah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka sudah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu” (Q.S.Al-Mujadalah ayat 6)

Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan

Telah dijelaskan bahwa insan berkumpul dipadang mahsyar untuk menunggu panggilan dihitung dan ditimbang amalnya. Adapun bukti-bukti bahwa insan akan dihitung dan ditimbang amalnya, AllahSwt berfirman sebagai diberikut :

كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِالدِّينِوَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَكِرَامًا كَاتِبِينَيَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
“Sekali-kali tidakboleh begitu! Bahkan engkau mendustakan hari pembalasan. Dan sesungguhnya bagi engkau ada malaikat-malaikat yang mengawasi pekerjaanmu, yang mulia di sisi Allah dan mencatat perbuatanmu, mereka mengetahui apa yang engkau kerjakan”. (Q.S.Al-Infitar ayat 9-12)
Allah Swt juga berfirman sebagai diberikut :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Q.S.Qaf ayat 18)
Ketika insan sudah berada di padang mahsyar, maka setiap orang mendapatkan catatan amalnya selama hidup di dunia. Adapun keadaan insan ketika mendapatkan catatan amalnya dijelaskan Allah Swt dalam firmanNya sebagai diberikut :

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا وَيَنْقَلِبُ إِلَىٰ أَهْلِهِ مَسْرُورًا وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا

“Adapun orang yang didiberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka beliau akan diperiksa dengan investigasi yang gampang, dan beliau akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama diberiman) dengan gembira. Adapun orang-orang yang didiberikan kitabnya dari belakang, maka beliau akan berteriak: “Celakalah aku”. Dan beliau akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya beliau lampau (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). (Q.S.Al-Insyiqaq ayat 7-13)

Berdasarkan ayat tersebut diatas cara malaikat mempersembahkan amal catatan, maka insan sudah menggambarkan keadaan yang dialami. Manusia yang didiberikan catatan amal dengan cara terhormat didiberikan dari sebelah kanan, sedangkan insan yang didiberikan dari sebelah kirinya maka itu sudah niscaya amal buruknya lebih banyak dari pada kebaikan yang beliau lakukan wantu hidup di dunia.

Manusia pada ketika itu tidak bisa lagi menyangkal dari apa yang ada didalam buku catatan amalnya, lantaran tiruana yang dilakukan ada saksi yang dihadirkan oleh Allah Swt termasuk yang dijadikan saksi yaitu tangan dan kaki manusia. sepertiyang Allah berfirman sebagai diberikut :

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
” Pada hari ini Kami tutup ekspresi mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memdiberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang lampau mereka usahakan”.(Q.S.Yasin ayat 65)

Baca Juga:

Penjelasan Mengenai Alam Barzah dan Yaumul Ba’ats

Penjelasan Mengenai Alam Barzah dan Yaumul Ba'ats

Penjelasan Mengenai Alam Barzah dan Yaumul Ba’ats

Penjelasan Mengenai Alam Barzah dan Yaumul Ba'ats
Penjelasan Mengenai Alam Barzah dan Yaumul Ba’ats

Alam Barzah

Kehidupan alam barzah sanggup digambarkan sebagai pulasnya dua orang. Orang pertama sanggup pulas nyenyak sepanjang malam dan terbangun menjelang fajaruntuk shalat tahajjud selanjutnya shalat subuh. Sedangkan orang yang kedua lantaran punya kasus yang banyak sehingga beliau tidak sanggup pulas nyenyak. Orang pertama mencicipi malam itu sangat singkat, sedangkan orang yang kedua mencicipi malam itu sangat panjang dan tersiksa.

Itulah citra orang yang selalu menjalankan syariat islam maka beliau merasa didalam kuburnya sangat singkat. Sedangkan orang yang ingkar terhadap apa yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya maka beliau akan mencicipi sangat usang dan juga mencicipi siksaan.

Adapun keadaan insan di alam kubur, Allah berfirman :
النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا
“Kepada mereka diperlihatkan neraka, pagi dan petang…”(Q.S.Al-mu’min ayat 46)

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا مَاتَ عُرِضَ عَلَيْهِ مَقْعَدُهُ بالغَدَاةِ والْعَشِيِّ إنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ فَمِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ ، وإنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَمِنْ أَهْلِ النَّارِ ، فَيُقَالُ : هذا مَقْعَدُكَ حَتَّى يَبْعَثَكَ اللهُ يَوْمَ القِيَامةَ
( صحيح البخاري)

Sabda Rasulullah SAW: “Sungguh kalau diantara kalian sudah wafat, diperlihatkan padanya tempatnya kelak setiap pagi dan sore, kalau ia penduduk nirwana maka diperlihatkan bahwa ia penduduk surga, kalau ia penduduk neraka maka diperlihatkan bahwa ia penduduk neraka, dan dikatakan padanya: inilah tempatmu. Demikian hingga kamu dibangkitkan Allah di hari kiamat” (Shahih Bukhari)
Pertanyaan ini juga dilontarkan kepada orang kafir, sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَيَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُجْلِسَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ : مَنْ رَبُّكَ؟ فَيَقُولُ : هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيَقُولَانِ لَهُ: مَا دِينُكَ ؟ فَيَقُولُ : هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيَقُولَانِ لَهُ مَا هَذَا الرَّجُلُ الَّذِي بُعِثَ فِيكُمْ ؟ فَيَقُولُ: هَاهْ هَاهْ لَا أَدْرِي فَيُنَادِي مُنَادٍ مِنَ السَّمَاءِ أَنْ كَذَبَ فَافْرِشُوا لَهُ مِنَ النَّارِ وَافْتَحُوا لَهُ بَابًا إِلَى النَّارِ فَيَأْتِيهِ مِنْ حَرِّهَا وَسَمُومِهَا وَيُضَيَّقُ عَلَيْهِ قَبْرُهُ حَتَّى تَخْتَلِفَ فِيهِ أَضْلَاعُهُ وَيَأْتِيهِ رَجُلٌ قَبِيحُ الْوَجْهِ قَبِيحُ الثِّيَابِ مُنْتِنُ الرِّيحِ فَيَقُولُ: أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُوءُكَ هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ, فَيَقُولُ: مَنْ أَنْتَ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالشَّرِّ فَيَقُولُ: أَنَا عَمَلُكَ الْخَبِيثُ فَيَقُولُ رَبِّ لَا تُقِمِ السَّاعَةَ

“Kemudian ruhnya dikembalikan di dalam jasadnya. Dan dua malaikat menhadirinya dan mendudukannya. Kedua malaikat itu bertanya, “Sipakah Rabbmu?” Dia menjawaban: “Hah, hah, saya tidak tahu”.Kedua malaikat itu bertanya, “Apakah agamamu?” Dia menjawaban, “Hah, hah, saya tidak tahu”.Kedua malaikat itu bertanya, “Siapakah pria yang sudah diutus kepada engkau ini?”Dia menjawaban: “Hah, hah, saya tidak tahu”.Lalu penyeru dari langit berseru, “HambaKu sudah (berkata) dusta, diberilah beliau hamparan dari neraka, dan bukakanlah sebuah pintu untuknya ke neraka.” Maka gerah neraka dan asapnya hadir menhadirinya. Dan kuburnya disempitkan, sehingga tulang-tulang rusuknya berhimpitan. Dan hadirlah seorang pria berwajah jelek kepadanya, berpakaian buruk, beraroma busuk, kemudian mengatakan, “Terimalah kabar yang menyusahkanmu ! INI harimu yang sudah dijanjikan (keburukan) kepadamu”. Maka ruh orang kafir itu bertanya kepadanya, “Siapakah engkau, wajahmu yaitu wajah yang membawa keburukan?” Dia menjawaban, “Aku yaitu amalmu yang buruk”. Maka ruh itu berkata, “Rabbku, tidakbolehlah Engkau tegakkan hari kiamat”.

Baca Juga: Rukun Iman

Yaumul Ba’as

Yaumul Ba’as yaitu periode pertama hari akhirat, yakni hari dibangkitkannya tiruana insan dari alam barzah (kubur). Namun kasus dibangkitkannya insan dari alam kubur masih banyak insan yang menyangsingkan adanya dan keraguan insan itu sudah diungkap oleh Allah Swt dalam firmanNya :

وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُ ۚ بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh: “Allah tidak akan akan membangkitkan orang yang mati”. (Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitnya), sebagai suatu komitmen yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan insan tiada mengetahui, (Q.S.An-Nahl ayat 38)
Selanjutnya Allah Swt menyatakan secara tegas dengan firman-Nya sebagai diberikut:

أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُبَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ
“Apakah insan mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (Q.S. Al-Qiyamah ayat 3-4)
Adapun insan yang tidak diberiman akan terkejut ketika dirinya dibangkitkan dari kuburnya, seraya menyampaikan sebagai diberikut :

قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ
“Mereka berkata, “Celakalah kami ! siapakah yang membangkitkan kami dari kawasan pulas kami (kubur)?” INI yang dijanjikan Allah Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasulNya (Q.S.Yasin ayat 52)

Pengertian Surga dan Neraka

Pengertian Surga dan Neraka

Pengertian Surga dan Neraka

Pengertian Surga dan Neraka
Pengertian Surga dan Neraka

Surga dan Neraka

Tempat bagi orang yang berbahagia yaitu nirwana dan ialah karunia dari Allah Swt yang tidak ada putus-putusnya. Sebaliknya kawasan orang yang celaka yaitu neraka yang infinit didalamnya.

a. Surga

Surga yaitu sebutan bagi kawasan yang penuh nikmat pada hari alam abadi kelak dan disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa semasa hidupnya di dunia. Surga yaitu kawasan mendapatkan jawaban atas segala amal kebaikan manusia. Adapun citra wacana surga, beberapa ayat dalam Al-qur’an menerangkannya.
Firman Allah Swt sebagai diberikut :

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۖ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ
” Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka infinit di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali kalau Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya”. (Q.S.Hud ayat 108)

إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ (٥٥) هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلالٍ عَلَى الأرَائِكِ مُتَّكِئُونَ (٥٦)
“Sesungguhnya penghuni nirwana pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan istri-istri mereka berada dalam kawasan yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan”(Q.S.Yasin ayat 55-56)

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ
” (yaitu) nirwana ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari tiruana pintu; (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya kawasan kesudahan itu”. (Q.S.Ar-Ra’d ayat 23-24)

b. Neraka

Baca Juga: Rukun Islam

Neraka yaitu sebutan suatu kawasan yang penuh dengan penderitaan dan siksa di alam abadi kelak. Neraka yaitu ialah kawasan pembalasan bagi orang-orang yang ingkar agama Allah semasa hidupnya di dunia. Adapun bagi orang-orang yang berada didalam neraka, Allah Swt berfirman sebagai diberikut :

فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ,خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ
“Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarikdanunik nafas (dengan merintih), mereka infinit di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali kalau Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki”. (Q.S.Hud ayat 106-107)

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآياتِنا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّما نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْناهُمْ جُلُوداً غَيْرَها لِيَذُوقُوا الْعَذابَ إِنَّ اللَّهَ كانَ عَزِيزاً حَكِيماً (56) وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ خالِدِينَ فِيها أَبَداً لَهُمْ فِيها أَزْواجٌ مُطَهَّرَةٌ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلاًّ ظَلِيلاً (57)

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka mencicipi azab. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. Dan orang-orang yang diberiman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam nirwana yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; infinit mereka di dalamnya; mereka di dalamnya memiliki istri-istri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke kawasan yang teduh lagi nyaman.”(Q.S.An-Nisa ayat 56-57)

 

Hore… SDN Tegallega 2 Dapat Tambahan 3 Kamar MandiKabupaten

Hore… SDN Tegallega 2 Dapat Tambahan 3 Kamar MandiKabupaten

Hore… SDN Tegallega 2 Dapat Tambahan 3 Kamar MandiKabupaten

SDN Tegal­lega 2 Kota Bogor mendapat tam­bahan tiga kamar mandi siswa dari

Anggaran Pendapatan Be­lanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2018. Sehingga siswa merasa nya­man saat berada di sekolah Peru­mahan Bogor Baru, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah itu.

”Sebelumnya, sekolah yang terle­tak di kawasan pemukiman ini hanya punya

tiga kamar mandi siswa. Tapi, tiga lagi sedang dibangun Dinas Pendidikan melalui pihak ketiga. Setidaknya ini bisa memenuhi ke­butuhan 258 siswa terhadap sani­tasi,” ujar Kepala SDN Tegallega, Euis Marni, kepada Metropolitan, kemarin.

Menurut Euis, lingkungan seko­lah merupakan salah satu kesa­tuan lingkungan

fisik, mental dan sosial dari sekolah yang memenuhi syarat-syarat kesehatan. Sehing­ga dapat mendukung proses belajar mengajar dengan baik dan menun­jang proses pertumbuhan dan perkembangan murid secara op­timal.

”Faktor lingkungan sekolah bisa memengaruhi proses belajar menga­jar dan kesehatan warga sekolah. Tidak sebandingnya jumlah kamar mandi dengan jumlah siswa, tak menutup kemungkinan bisa meny­ebabkan masalah kesehatan,” pung­kasnya.

 

Baca Juga :

Menristekdikti Stop Program Studi Guru Normatif

Menristekdikti Stop Program Studi Guru Normatif

Menristekdikti Stop Program Studi Guru Normatif

Kabar menge­jutkan datang dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Informa­sinya, Kemenristekdikti menutup beberapa program studi, menyusul adanya kelebihan ketersediaan guru dari Lembaga Pendidikan Te­naga Kependidikan (LPTK).

Sekadar diketahui, ada tiga jenis guru, yaitu guru produktif, adaptif dan normatif. Guru produktif adalah guru yang mengajar pada bidang tertentu yaitu bidang kekhususan, misalnya bidang keteknikan, perta­nian dan sains. Guru adaptif adalah guru yang mengajarkan kemam­puan dasar yaitu tentang matema­tika, kimia dan biologi.

Sedangkan guru normatif mengajar pelajaran seperti Bahasa Indonesia,

Bahasa Inggris dan Bimbingan Kon­seling. ”Guru produktif sangat kurang, guru adaptif juga masih kurang, guru normatif ini (jumlahnya) sangat ber­lebihan. (Guru bidang) Konseling ini (jumlahnya) sangat berlebihan, kami tutup yang ini dulu,” kata Menristek­dikti, M Nasir.

Menurut dia, penutupan ini atau moratorium sudah dimulai sejak akhir 2017. Kalau tidak salah diaplikasikan untuk prodi konseling yang pihaknya tindak akan berikan izinnya. ”Untuk program studi ilmu pendidikan kami nggak akan berikan itu. Kalau dia akan buka bidang pendidikan fisika silakan, pendidikan teknik mesin silakan, pen­didikan pertanian silakan, kami buka terus,” terangnya.

Nasir menyebut pihaknya sudah mengumpulkan semua LPTK dan

menjelaskan bahwa program studi yang diberikan izin hanya program yang mendukung kompetensi lulusan SMK ke depan. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen­dikbud) terkait hal ini. ”Ini kerja sama antara Kemendikbud. Mereka karena menyampaikan pada saya ’Pak Men­teri yang bidang produktif kurang sekali’. Bahkan mereka melakukan training adaptif ke produktif ternyata nggak selesai juga. Ini harus kita ku­liahkan lagi,” ungkap Nasir.

LPTK adalah lembaga yang ber­wenang untuk mengelola Program Pendidikan

Guru (PPG). Dalam pelaksanaannya, LPTK berada di bawah Direktorat Jenderal Pembe­lajaran dan Kemahasiswaan (Bel­mawa) Kemenristekdikti.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/